Karakteristik Ekonomi Syariah: Apa Saja?

Saat ini, banyak masyarakat yang mulai menyadari pentingnya mempelajari ekonomi syariah, salah satunya adalah karakteristik ekonomi syariah. Ekonomi syariah adalah sebuah cabang ilmu dari ekonomi yang dilandasi dengan nilai-nilai Islam. 

Yusuf Qardhawi, seorang ulama yang kiprahnya dalam berbagai ilmu menyatakan, bahwa ekonomi syariah merupakan sebuah sistem yang dilandaskan dengan Ketuhanan yang bisa menjadi sebuah sarana mendekatkan diri kepada Tuhan yang didasarkan pada ajaran Islam.

Hal ini bahkan telah diatur di dalam ajaran Islam, baik di al-Quran, hadis, ijma’, dan juga qiyas, sehingga dinamakan juga dengan ekonomi Islam. Prosedur yang diterapkan pada ekonomi syariah ialah hukum yang akan memberikan kemaslahatan bagi semua orang, sehingga dalam ekonomi ini tidak hanya memperhatikan aspek material belaka, tapi juga ada aspek lain, misalnya sosial, spiritual, mental, dan sebagainya.

Nah, sebenarnya apa saja karakteristik dalam ekonomi syariah? Berikut ini adalah di antaranya:

Kemaslahatan untuk Bersama

Karakteristik dalam ekonomi syariah yang pertama adalah kemaslahatan untuk bersama. Hal ini karena memang ekonomi syariah memiliki tujuan sebagai pengarah nasabahnya untuk memberi maslahat untuk bersama, bukan sekedar kepentingan pribadi atau golongan saja.

Selain itu, ekonomi syariah juga memiliki prinsip yang ketat dengan melarang semua nasabahnya untuk melakukan tindakan yang akan merugikan pihak lain dan mempraktikkan transaksi riba, penipuan, hingga gharar.

Mengutaman Prinsip Adil dan Tidak Membenarkan Riba

Tujuan ekonomi syariat lainnya ialah membentuk sebuah tatanan masyarakat yang solid. Karena hal ini sesuai dengan prinsip ekonomi syariah yang sudah jelas menerapkan konsep pembagian hasil.

Sistem ini diterapkan dengan menggunakan sebuah akad pengganti sistem riba dalam praktik ekonomi, yang sudah sangat jelas memberikan dampak munculnya sistem ketidakadilan.

Bahkan, di dalam Al-Quran sudah banyak ayat-ayat yang menjelaskannya, dan terdapat ketentuan-ketentuan dalam melakukan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan ekonomi, bahwa aktivitas ekonomi sama sekali tidak boleh dilakukan jika hanya memberikan keuntungan sepihak.

Praktik riba yang dilakukan pada ekonomi pada umumnya sangat berbanding terbalik dengan sistem yang ada di ekonomi syariah dengan sistemnya yang bagi hasil, sehingga tercipta sebuah prinsip yang adil, dan tidak merugikan pihak manapun.

Kebebasan Ekonomi yang sesuai dengan Akidah

Islam sama sekali tidak membatasi pemeluknya dalam melakukan berbagai transaksi selama masih di dalam jalur yang ada, dan tidak menyalahi ketentuan. Dalam hal ini, Islam juga memberikan kebebasan berekonomi, sehingga semua orang dapat dengan bebas melakukan berbagai aktivitas ekonomi, asalkan tetap pada praktik kerja sama dari dua pihak, dan tidak memberatkan dan menguntungkan satu pihak.

Misalnya, ada sebuah perusahaan yang tengah mencari investor yang bisa menanamkan modal, ataupun yang bisa menerapkan syirkah untuk dijalankan bersama-sama. Yang dalam transaksinya semua nasabah bebas dari berbagai rasa takut, contohnya takut  teraniaya, atau takut terdzolimi oleh lain.

Sehingga menjadi sebuah peluang besar bagi siapa pun yang ingin melakukan berbagai aktivitas ekonomi dengan jaminan yang jelas.

Menyeimbangkan Berbagai Motif

Karakteristik ekonomi syariah selanjutnya adalah menyeimbangkan berbagai motif, mulai dari rohani, kebendaan, dan sebagainya. Keseimbangan ini maksudnya ialah motif material untuk mendapatkan keuntungan, dan harus sesuai dengan motif spiritual.

Keseimbangan ini bertujuan supaya pihak nasabah yang mempunyai harta tidak akan terdzhalimi oleh pihak yang lain. Dengan keseimbangan ini, tentu juga pasti akan menciptakan sebuah semangat untuk berbagi dan juga mendorong nasabah lain yang memang membutuhkan, melalui infak, zakat, sedekah. Dan keuntungannya sama sekali tidak hanya berpaku pada keuntungan material atau fisik, tapi juga melahirkan ketenangan lahir dan batin.

Jadi, sangat jelas bahwa karakteristik ekonomi syariah selalu memperhatikan keuntungan dari semua pihak. Terima kasih, semoga bermanfaat (maglearning.id).

%%footer%%

One comment

Tinggalkan Balasan