Tarikan Senar Raket Badminton

Jenis dan Tarikan Senar Raket Badminton

Jenis dan kekuatan tarikan senar raket badminton merupakan faktor penting dalam bulu tangkis. Kedua hal ini yang paling mempengaruhi pukulan pemain. Terutama terkait dengan percepatan, kontrol, dan variasi pada kok (shuttlecock).

Senar raket badminton rata-rata memiliki tebal sekitar 0,7-0,85 mm. Senar ini dapat dibuat dari bahan sintetis atau gut (usus binatang).

Senar Raket Alami dan Sintetis

Pada jaman dulu para pemain elit biasanya lebih memilih senar yang dibuat dari benang usus alami yang terbuat dari usus sapi atau domba. Namun sekarang sudah tidak umum lagi karena kualitas senar (string) sintetis semakin meningkat. Bahkan jauh melampaui senar alami.

Senar yang terbuat dari usus binatang (gut) memiliki karakteristik elastisitas tinggi dan memungkinkan pemain bermain dengan sensitivitas tinggi. Akselerasi shuttle bisa sangat luar biasa.

Namun, senar jenis ini lebih mahal daripada senar sintetis dengan kualitas sebanding, dan juga kurang tahan lama. Senar raket alami dapat cepat rusak oleh pengaruh luar seperti suhu dan kelembaban udara. Jadi, yang umum digunakan saat ini adalah jenis senar sintetis.

Senar sintetis dibuat dari poliester atau nilon, atau kombinasinya. Komposisi senar raket badminton ini dapat terdiri dari satu untai poliester atau beberapa serat senar nilon multi filamen. Masing-masing jenis senar cocok untuk jenis permainan yang berbeda. Hal ini karena sifat sensitivitas dan kekuatannya.

Daya tahannya pun bervariasi sesuai dengan proses pembuatannya. Salah satu perusahaan dengan profil reputasi tertinggi di bidang ini adalah perusahaan Amerika bernama Ashaway, yang mulai memproduksi benang bedah dan tali pancing lebih dari 180 tahun yang lalu di daerah Boston. Mereka telah mengembangkan senar bulu tangkis dan squash selama sekitar 60 tahun.

Kekuatan Tarikan Senar Raket Badminton yang Pas

Seperti telah saya singgung di atas, bahwa kekuatan tarikan senar raket akan mempengaruhi kecepatan pukulan dan kontrol pada kok. Sebuah kompromi harus temukan antara percepatan dan kontrol shuttlecock dalam menentukan kekuatan tarikan senar.

Aturan praktis yang baik untuk dijadikan pedoman adalah: semakin keras ketegangannya, semakin besar kontrol dan keawetan kok, namun mengorbankan akselerasi. Jadi semakin kuat tarikan akan membuat pukulan Anda lambat namun kontrol menjadi lebih baik.

Untuk pemain pemula dan permainan non prestasi bisa memilih kekuatan tarikan sekitar 7,5-10 kg (16,5-22 pound) untuk mendapatkan daya tahan yang baik pada senar. Untuk profesional bisa memilih kekuatan tarikan antara 11 dan 14 kg (24 dan 31 pon).

Para profesional memiliki teknik dan kekuatan yang baik, sehingga memungkinkan mereka untuk mengimbangi kelemahan dari tarikan senar. Senar sering putus ketika senar ditarik dengan kekuatan tinggi jika kok dipukul di tepi raket, bukan tepat di tengah raket.

Beberapa Tips Terkait Dengan tarikan senar raket badminton

Berikut ini adalah beberapa tips terkait dengan senar raket badminton agar senar Anda tetap awet, tidak cepat rusak, dan tidak merusak raket.

  • Tips 1: Setelah selesai permainan, sebaiknya raket dimasukkan ke dalam penutup raket agar senar tidak rusak oleh kondisi cuaca.
  • Tips 2: Dengan latihan teratur sekali atau dua kali seminggu, raket harus disenar ulang kira-kira setiap 6 bulan. Walaupun tidak rusak, karena tegangan reguler menurun seiring waktu, sehingga memengaruhi ketepatan pukulan.
  • Tips 3: Jika senar raket putus, senar dapat diperbaiki bila memungkinkan. Atau bisa dipindah ke raket lain. Namun, tidak boleh dilakukan lebih dari satu kali, karena senar yang putus sudah mengurangi ketegangan senar normal.
  • Tips 4: Jika senar raket putus, disarankan untuk segera memotong senar lainnya dengan gunting. Hal ini terutama dilakukan oleh profesional dengan kekerasan senar yang tinggi untuk mencegah rangka kepala raket melengkung.

Nah, demikianlah tulisan singkat saya tentang jenis dan tarikan senar raket badminton. Semoga ada manfaatnya. Salam olahraga dan sehat selalu (maglearning.id).

%%footer%%

Tinggalkan Balasan