Korelasi Data Ordinal Rank Spearman

Korelasi Data Ordinal Rank Spearman Menggunakan SPSS

Loading...

Korelasi Data Ordinal Rank Spearman Menggunakan SPSS – Konsep dasar dari korelasi Rank Spearman adalah korelasi yang tidak berdasarkan pada hubungan pada variabilitas data asli (sebenarnya), melainkan berdasarkan rangking atau peringkatnya. Jadi data yang sebenarnya diolah dulu berdasarkan urutan rangkingnya pada masing-masing variabel kemudian dilihat pola keterkaitan antar perubahan rangkingnya.

Analisis korelasi data ordinal Rank Spearman ini lebih cocok untuk data dengan skala pengukuran ordinal dan tidak tepat digunakan untuk data nominal, juga data interval atau rasio. Mengapa data nominal tidak tepat? Sebab data nominal tidak menunjukkan rangking dan hanya bersifat dikotomi.

Data dengan skala interval atau rasio juga kurang tepat bila menggunakan korelasi Rank Spearman, sebab seperti dinyatakan dia atas analisis ini tidak berdasar pada variabilitas aslinya, sehingga hasilnya tentu kurang akurat. Apalagi bila dibandingkan dengan korelasi Karl Pearson.

Hubungan antar peringkat tersebut di atas akhirnya dinamakan rank correlation coefficient atau biasa disebut dengan korelasi Spearman. Dalam statistik, analisis korelasi ini termasuk dalam analisis statistik non-parametrik.

Persamaan yang digunakan dalam menghitung korelasi Rank Spearman ini adalah sebagai berikut:

Korelasi Rank Spearman Menggunakan SPSS

Baiklah, tanpa panjang lebar marilah kita coba melakukan analisis Rank Spearman menggunakan perangkat lunak analisis statistik yang sudah sangat kondang yaitu SPSS. Kali ini saya menggunakan SPSS versi 12.

Saya telah mempunyai data ordinal yaitu data kredibilitas dan autentisitas guru di Surabaya. Screenshoot sebagian data dari 200 data adalah sebagai berikut:

Saya akan mengimpor data tersebut yang semula ada di Excel ke SPSS dengan prosedur sebagai berikut:

  • Buka SPSS kemudian pilih “File” lalu “Open” kemudian pilih “Data”.
  • Pilih lokasi di mana data disimpan, jangan lupa ubah format pencarian dari “sav” menjadi “Excel”. Kemudian pilih file yang akan digunakan.
  • Setelah berhasil diimpor maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini.

Proses Analisis Korelasi Rank Spearman

Nah, setelah data berhasil diimpor maka akan segera saya lakukan prosedur analisis korelasi data ordinal menggunakan penghitungan korelasi Rank Spearman. Prosedur analisisnya di SPSS adalah sebagai berikut:

  • Mulailah analisis korelasi Rank Spearman dengan klik “Analyze” lalu arahkan mouse ke “Correlate” kemudian pilih “Bivariate”.
  • Pilih kedua variabel yang akan di analisis, lalu pindahkan ke kanan atau kotak “Variables”.
  • Jangan lupa atur tanda centang analisis korelasi yang bagian “Spearman” saja. Kemudian klik “OK”.
  • Hasil analisisnya adalah sebagai berikut:
  • Selesai

Hasil penghitungan korelasi Rank Spearman antara variabel kredibilitas dan autentisitas guru adalah sebesar 0,387 yang dinilai signifikan pada alpha 0,05 maupun 0,01 atau 5% dan 1%. Jadi bernilai positif, di mana ketika autentisitas meningkat maka kredibilitas meningkat, begitu pula sebaliknya.

Ok Sobat, jadi demikianlah prosedur analisis korelasi data ordinal Rank Spearman menggunakan SPSS versi 22. Semoga bermanfaat, salam belajar menyenangkan kapan saja dan di mana saja (maglearning.id).

Loading...

One comment

Tinggalkan Balasan