Materi IPA Kelas 4 Tema 2 Subtema 3 “Energi Alternatif”

Materi IPA Kelas 4 Tema 2 Subtema 3 “Energi Alternatif”

Halo jumpa lagi dengan modul BDR online dari maglearning.id. Kali ini kita akan mempelajari materi IPA Kelas 4 Tema 2 Subtema 3 dengan materi energi alternatif. Untuk menjalankan aktivitasnya, semua makhluk hidup membutuhkan energi. Manusia dan hewan memperoleh energi dari makanan.

Namun, kebutuhan energi manusia tidak hanya dari makanan. Misalnya untuk menjalankan kendaraan, manusia membutuhkan energi yang berasal dari bahan bakar seperti bensin. Energi yang dibutuhkan manusia bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan dalam hidup.

Sumber energi yang berasal dari minyak bumi dan gas merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbarui. Sumber energi ini memiliki ketersediaan yang terbatas dan suatu saat akan habis.

Berkembangnya kebutuhan manusia, menyebabkan energi digunakan oleh manusia secara berlebihan. Beberapa jenis sumber energi seperti minyak tanah, batu bara, dan bensin dapat habis.

Sumber energi ini dapat habis karena berasal dari fosil yang diperoleh dari penambangan sisa-sisa makhluk hidup yang tertimbun jutaan tahun yang lalu. Proses terbentuknya bahan bakar ini membutuhkan waktu jutaan tahun.

Jadi, apabila digunakan secara berlebihan sebelum bahan bakar baru terbentuk, bahan bakar yang ada sudah habis digunakan. Adanya hal semacam ini menyebabkan manusia mencari sumber energi lain. Salah satunya adalah energi alternatif. Manusia memerlukan sumber energi lain atau energi alternatif untuk memenuhi kebutuhannya.

Dari mana saja manusia mendapatkan sumber energi alternatif? Sumber energi alternatif berasal dari sumber energi yang dapat diperbarui, contohnya sinar matahari, angin, air, panas bumi, gelombang laut, dan bio. Berikut ini adalah ringkasan materi muatan IPA Kelas 4 Tema 2 Subtema 3 tentang Energi Alternatif.

1. Sumber Energi Air

Salah satu sifat air adalah mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Air terjun atau air yang dialirkan dari bendungan dapat digunakan sebagai sumber energi gerak.

Energi gerak dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik. Sebelumnya air ditampung dalam bendungan. Aliran air memutar turbin yang dihubungkan dengan generator sehingga menghasilkan listrik. Stasiun pembangkit listrik tenaga air disebut sebagai PLTA.

2. Sumber Energi Angin

Pada zaman dahulu, orang memanfaatkan energi angin untuk menggerakkan kapal layar. Sekarang, angin juga digunakan untuk menjalankan mesin penggiling jagung dan pompa air.

Selain itu, angin juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan tenaga listrik. Alat yang mengubah energi angin menjadi listrik disebut aerogenerator. Makin banyak aerogenerator, makin banyak tenaga listrik yang dihasilkan.

3. Sumber Energi Panas Bumi

Bumi terdiri dari berbagai lapisan. Lapisan kulit bumi merupakan lapisan keras dengan ketebalan kira-kira 15 km. Di bawah lapisan tersebut berupa cairan yang panas. Panas tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Biasanya panas bumi digunakan sebagai tenaga pembangkit listrik, yaitu pembangkit listrik tenaga panas bumi. Caranya, panas bumi itu digunakan untuk memanaskan air yang sangat banyak sehingga menghasilkan uap.

Uap dikumpulkan kemudian disalurkan untuk memutar turbin yang terhubung dengan generator. Generator menghasilkan listrik. Listrik tersebut kemudian disalurkan melalui kabel ke tempat orang-orang yang membutuhkan.

4. Sumber Energi Matahari

Matahari merupakan sumber panas dan sumber cahaya terbesar bagi bumi. Energi matahari dapat dipakai secara langsung atau diubah dahulu menjadi energi listrik.

Pada siang hari, matahari menerangi bumi. Oleh tumbuhan hijau, energi cahaya matahari dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk membuat makanannya. Sedangkan manusia memanfaatkannya untuk menjemur pakaian, pengawetan ikan asin, ataupun pembuatan garam.

Energi panas dari matahari juga dimanfaatkan untuk memanaskan air di rumah dengan menggunakan panel surya. Caranya, pada bagian atas panel surya dilapisi dengan kaca dan di bawahnya terdapat lapisan tembaga hitam. Lapisan tembaga menyerap panas dengan baik sehingga memanaskan pipa di bawahnya yang berisi cairan. Cairan panas akan memanaskan air dalam tangki air.

Matahari juga dapat dimanfaatkan untuk diubah menjadi tenaga listrik menggunakan sel surya. Sel surya terbuat dari hambatan silikon tipis.

5. Sumber Energi Gelombang air laut

Gelombang air laut saat memecah di pantai menghasilkan banyak energi. Energi ini dapat diubah menjadi energi listrik.

6. Bahan Bakar Bio

Bahan bakar bio merupakan bahan bakar yang berasal dari makhluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan. Bahan bakar bio yang berasal dari tumbuhan di antaranya tumbuhan berbiji yang mengandung minyak, seperti bunga matahari, jarak, kelapa sawit, kacang tanah, dan kedelai.

Bahan bakar tersebut dikenal sebagai biodiesel. Biodiesel dapat digunakan untuk menggantikan solar. Singkong, ubi, jagung, dan sagu dapat diubah menjadi bioetanol. Bioetanol dapat menggantikan bensin ataupun premium.

Bahan bakar bio juga dapat berasal dari kotoran ternak. Bahan bakar tersebut dikenal sebagai biogas. Kotoran ternak yang ada dimasukkan ke dalam ruangan bawah tanah (lubang). Selain itu, bahan bakar ini dapat juga dimanfaatkan untuk bahan bakar kendaraan bermotor.

Itulah ringkasan materi mutan IPA Kelas 4 Tema 2 Subtema 3 Energi Alternatif. Berikutnya adalah bagaimana kita dapat memanfaatkan energi alternatif itu?

Penggunaan Energi Alternatif

Apakah penggunaan energi alternatif bisa mengurangi kerusakan lingkungan? Apa lagi yang bisa kita lakukan untuk mengurangi kerusakan lingkungan?

Penggunaan energi alternatif bertujuan mengurangi penggunaan energi dari fosil, seperti minyak bumi. Mengapa? Karena butuh waktu bertahun-tahun untuk proses pembentukan minyak bumi. Selain itu, energi alternatif juga mengurangi kerusakan lingkungan.

Pencemaran asap karena sisa pembakaran minyak bumi menyebar ke udara dan menyebabkan pemanasan global. Salah satu cara paling bijak yang dapat kita lakukan adalah berhemat energi.

Kewajiban dan Hak Kita Terhadap Lingkungan

Kewajiban kita terhadap lingkungan adalah menjaga kelestariannya. Salah satu caranya adalah memanfaatkan energi alternatif yang ramah lingkungan, misalnya menggunakan kendaraan berbahan bakar listrik atau gas, seperti mobil listrik dan mobil tenaga surya.

Sumber energi alternatif yang terbarukan dan ramah lingkungan dan tidak pernah habis, misalnya energi yang berasal dari air, angin, panas matahari, dan sumber daya alam lain yang dapat diperbaharui.

Kita juga berkewajiban membangun gedung dengan memperhatikan aspek ramah lingkungan, misalnya membangun gedung yang menggunakan cahaya matahari sebagai penerangan di siang hari.

Setelah memenuhi kewajiban, kita dapat memperoleh hak kita, misalnya memperoleh lingkungan yang segar untuk kesehatan dan kenyamanan. Selain itu, kita juga mempunyai hak untuk memperoleh air sehat dan bersih yang disediakan oleh alam, untuk minum, mandi, pengairan, dan pembangkit tenaga listrik.

Selain itu, kita juga mempunyai hak untuk memperoleh sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan, misalnya dari tumbuhan dan hewan yang merupakan sumber energi/tenaga. Sebelum memperoleh hak kita terhadap lingkungan, mari kita laksanakan kewajiban terlebih dahulu.

Keuntungan Penggunaan Energi Alternatif

Semua yang ada di bumi ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Begitu pula dengan penggunaan energi untuk memenuhi kehidupan sehari-hari juga memiliki keuntungan dan kerugian.

Sumber energi yang berasal dari bahan bakar fosil, baik minyak bumi maupun batu bara, dalam penggunaannya memiliki beberapa keuntungan, di antaranya:

  1. Biaya yang diperlukan tidak terlalu besar, karena dapat diperoleh hanya dengan mengeruk di permukaan bumi.
  2. Penggunaan bahan fosil lebih mudah, seperti minyak tanah pada kompor yang tinggal tuang.

Adapun kerugian penggunaan sumber energi fosil antara lain:

  1. Cepat habis jika dipergunakan terus-menerus.
  2. Menimbulkan pencemaran karena adanya sisa pembakaran, misalnya karbon monoksida.

Sumber energi alternatif memiliki kelebihan sebagai berikut:

  1. Dapat dipergunakan terus karena tidak cepat habis.
  2. Energi yang dihasilkan sangat besar.
  3. Tidak mencemari lingkungan.

Selain kelebihan, terdapat pula kesulitan yang dihadapi dalam penggunaan energi alternatif, di antaranya:

  1. Dibutuhkan biaya yang besar, misalnya dalam pembuatan stasiun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
  2. Diperlukan teknologi tinggi untuk mengubah energi alternatif ke bentuk energi yang bisa langsung digunakan.
  3. Ketersediaan energi alternatif dipengaruhi oleh musim. Misalnya pada musim kemarau jumlah air di bendungan berkurang, sehingga energi listrik yang dihasilkan hanya sedikit.

Latihan Soal Materi IPA Kelas 4 Tema 2 Subtema 3 “Energi Alternatif”

Setelah mempelajari materi modul BDR Materi IPA Kelas 4 Tema 2 Subtema 3 tentang Energi Alternatif di atas silakan uji hasil belajar muatan IPA kamu menggunakan kuis online interaktif dengan link di bawah ini:

https://quizizz.com/join/quiz/5f631bfec62c55001caa0c89/start

Video Materi IPA Kelas 4 Tema 2 Subtema 3 “Energi Alternatif”

Video pembelajaran tematik muatan Materi IPA Kelas 4 Tema 2 Subtema 3 tentang Energi Alternatif di atas bisa kamu manfaatkan untuk memperjelas pemahaman kamu tentang materi ini. Jadi silakan pilih gaya belajar kamu ya….

Semoga bermanfaat, selamat belajar dengan menyenangkan (maglearning.id).

%%footer%%

Tinggalkan Balasan