Tren Teknologi Informasi Saat Ini di Bidang Pendidikan

Tren Teknologi Informasi Saat Ini di Bidang Pendidikan

Tren Teknologi Informasi Saat Ini di Bidang Pendidikan – Visi masa depan pendidikan akan dipenuhi oleh berbagai teknologi yang mungkin tampak ajaib dan tidak masuk akal pada saat ini. Seperti halnya telepon seluler dan teknologi yang dapat digunakan secara mandiri dan canggih seperti Google Glass yang hanya sebuah mimpi gila pada beberapa dekade yang lalu.

Kuliah daring dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) adalah sesuatu yang mewah untuk sepuluh tahun yang lalu, namun saat ini pembelajaran tatap maya sudah menjadi hal biasa. Media pembelajaran adaptif dengan algoritma pemrograman yang canggih bukan sesuatu yang luar biasa lagi.

Namun, kita semua tahu bahwa pendidikan masa depan sebenarnya tetap cerminan dari tren teknologi saat ini dan membentuk tujuan serta prioritas yang kita tetapkan hari ini untuk pendidikan masa depan. Seperti banyak teknologi “ajaib” lainnya, pertanyaannya adalah bagaimana kita akan memanfaatkan kemampuan tren teknologi pendidikan untuk mewujudkan jenis sistem pendidikan masa depan yang diinginkan masyarakat dan sesuai dengan kebutuhan ekonomi kita.

Apa yang menjadi tren teknologi informasi saat ini di bidang pendidikan turut mewarnai bagaimana kita menentukan pendidikan di masa depan. Ini menjadi dasar arah bagaimana teknologi pendidikan berkembang dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.

Tren Perangkat Keras, Perangkat Lunak, dan Pengembangan Sistem

Untuk mengetahui bagai mana perkembangan teknologi yang muncul dengan dampak signifikan terhadap pendidikan, kita bisa melihat laporan tahunan Proyek Horizon dari New Media Consortium’s (NMC), yang didirikan untuk mengidentifikasi dan menggambarkan teknologi baru yang kemungkinan punya dampak yang besar pada masyarakat kita. Beberapa tren teknologi informasi saat ini di bidang pendidikan di antaranya adalah seperti yang diulas di bawah ini.

Komputasi Bergerak di Mana-Mana

Tren perangkat seluler dalam pendidikan sudah tersebar luas dan berdampak besar pada pendidikan dasar sampai menengah, meskipun kekhawatiran tentang kurikulum, privasi, pengelolaan kelas, dan kebebasan akses masih banyak. Perkembangan teknologi penyimpanan dan komunikasi berbasis cloud memungkinkan tren ini terjadi.

Kita tahu bahwa bebagai jenis gawai sudah seakan-akan “menempel” pada seluruh dimensi kehidupan kita. Termasuk untuk urusan pendidikan dan pembelajaran.

Lebih banyak sumber konten terbuka

Tren teknologi informasi saat ini di bidang pendidikan telah diwarnai dengan banyaknya sumber belajar terbuka, yang bisa diakses oleh siapa pun dan dari mana pun. Jika digabungkan dengan materi sumber belajar terbuka, konten terbuka berarti bahwa lebih banyak kuliah dan materi pendidikan yang sebelumnya merupakan hak milik privat sekarang menjadi gratis dan tersedia untuk semua orang secara online.

Tren ini juga berarti ada lebih banyak konten gratis akan tersedia bagi guru dan siswa. Artinya pilihan siswa untuk mempelajari topik apa dan sumber belajar yang mana menjadi lebih luas sekaligus lebih mudah dan ccepat.

Massive open online courses (MOOC)

Salah satu tren teknologi informasi saat ini di bidang pendidikan baru yang tumbuh paling cepat adalah massive open online courses (MOOC). Sekaligus MOOC menandai cara baru dalam memandang pembelajaran. Salah satu hasil dari gerakan konten terbuka, MOOC menjanjikan masa depan di mana pendidikan lebih murah dan tersedia bagi siapa saja di dunia.

Munculnya banyak e-book / e-text

Meskipun teks elektronik sebenarnya sudah tersedia selama beberapa dekade terakhir, namun kecanggihan teknisnya belakangan ini semakin meningkat secara dramatis. Mereka dengan cepat menggantikan buku kertas sebagai media dominan untuk mengakses informasi.

Bahan cetak sudah mulai banyak ditinggalkan, karena tidak efisien dan biaya produksi yang mahal. Akses terhadap sumber belajar ini juga jauh lebih terbuka bila dibandingkan dengan buku kertas.

Komputasi tablet

Pesatnya perkembangan tren teknologi informasi saat ini di bidang pendidikan tidak lain karena didukung oleh perkembangan gawai portabel yang sangat cepat. Portabilitas perangkat tablet atau gawai portabel lainnya memfasilitasi akses internet di mana-mana dan komunikasi yang lebih cepat, serta akses ke teks elektronik yang lebih luas. Gerakan pengembangan perangkat lunak yang berkembang pesat untuk sistem operasi tablet (mobile) mendorong tren ini dan meningkatkan opsi yang mereka aktifkan.

Bahakan, saat ini software untuk gawai portabel ragam dan jenisnya sudah melampaui software PC. Walaupun untuk hal-hal tertentu masih belum mengalahkan PC, namun seiring berkembangnya waktu bukan tidak mungkin hal ini akan terselesaikan.

Sistem augmented reality

Augmented reality diciptakan oleh seorang peneliti dari Boeing pada tahun 1990. Sistem augmented reality mengacu pada lingkungan yang dihasilkan komputer di mana pemandangan kehidupan nyata dilapisi dengan informasi yang meningkatkan penggunaannya.

Sistem semacam ini telah lama digunakan di lingkungan industri, militer, dan hiburan selama bertahun-tahun, tetapi sekarang versi sederhana dari sistem ini tersedia untuk kebutuhan pembelajaran di perangkat seluler untuk penggunaan seperti GPS dan peta langit.

Devaney (2013) mengatakan bahwa augmented reality mengambil peran yang lebih besar di kelas karena alat pembelajaran yang didasarkan padanya menjadi tersedia. Misalnya, seorang guru menggunakan aplikasi augmented reality yang disebut Aurasma untuk memungkinkan siswa mengarahkan tablet mereka ke gambar lukisan terkenal, sehingga memanggil audio dan teks dengan fitur dan catatan tentang teknik artis.

Aplikasi augmented reality lainnya termasuk Layar, yang digunakan untuk menyempurnakan materi cetak, dan colAR yang berfungsi sebagai halaman buku mewarnai. Aplikasi semacam ini juga sudah banyak digunakan oleh pengembang di tanah air.

Teknologi yang dapat disandang

Dengan kombinasi dengan augmented reality, yang telah disebutkan di atas, teknologi yang dapat disandang seperti Google Glass diperkirakan akan memengaruhi pendidikan saat aplikasi baru mulai beredar di pasaran. Mineer (2014) mengutip prediksi bahwa BYOD akan berubah menjadi “WYOD” atau memakai perangkat Anda sendiri. Dia mendeskripsikan penggunaan Google Glass oleh seorang guru untuk merekam perkuliahan yang dia berikan kepada mereka dan membiarkan siswa mencatat kemajuan mereka dalam proyek yang mereka selesaikan.

Produk yang dapat disandang seperti “tekstil pintar” dari AiQ, yang memantau tanda-tanda vital pemakainya, dan kacamata olahraga Recon Instruments, yang bisa digunakan untuk memantau pergerakan, memiliki potensi besar untuk area yang berhubungan dengan kesehatan dan olahraga. Produk wearable lainnya melacak data lokasi, menawarkan potensi untuk meningkatkan keselamatan siswa di lingkungan sekolah.

Komputasi berbasis gerakan

Perangkat yang dapat kita kendalikan dengan menggerakkan tangan atau bagian tubuh lainnya mengubah cara orang berinteraksi dengan komputer. Dengan sistem pengenalan gerakan, kamera atau sensor membaca gerakan tubuh dan mengkomunikasikannya ke komputer, yang memproses gerakan sebagai perintah dan menggunakannya untuk mengontrol perangkat atau tampilan.

Teknologi berbasis gerakan, terutama dalam kombinasi dengan teknologi yang dapat disandang, memiliki potensi untuk meningkatkan pembelajaran simulasi yang sangat efektif dengan menjadikannya lebih hidup dan intuitif untuk digunakan.

Sebenarnya teknologi ini juga sudah hadir sejak lama, bahkan puluhan tahun lalu, namun masih digunakan secara terbatas. Publik mengetahui dan bisa menggunakan teknologi ini juga sudah cukup lama. Saya sendiri sudah menggunakan teknologi ini sejak 10 tahun lalu untuk bermain game. Teknologi game yang paling terkenal adalah kinect dari XBOX.

Game dan gamifikasi

Game dan gamifikasi adalah tren teknologi informasi saat ini di bidang pendidikan berikutnya dan terus akan berkembang lagi. Gamifikasi, atau menggabungkan aspek yang paling memotivasi dari game, misalnya lencana yang diberikan untuk kesuksesan dalam penyelesaian misi ke dalam aktivitas non-game. Penerapan gamifikasi ini menarik lebih banyak perhatian baik dari pengembang perangkat lunak maupun pendidik. Harapannya, mendorong minat dan penghargaan prestasi siswa dapat menambah waktu yang dihabiskan untuk kegiatan pembelajaran.

Mempelajari hasil analitik

Pengajar juga memberikan perhatian yang lebih besar pada analisis pembelajaran, atau kemampuan untuk mendeteksi tren dan pola dari kumpulan data kinerja (big data) dari sejumlah besar siswa. Tujuannya adalah untuk menemukan cara menerapkan temuan di seluruh siswa untuk menciptakan pendekatan pembelajaran yang dipersonalisasi untuk setiap siswa.

Print 3D

Meskipun saat ini teknologi ini masih cukup mahal dan masih belum begitu praktis, serta lebih cocok dalam pengaturan penelitian dan lab, printer 3D, perangkat yang dapat “mencetak” model atau produk aktual saat gambar 2-D diberikan, diperkirakan akan memainkan peran yang lebih besar dalam sains dan subjek lain yang mengandalkan model untuk mengilustrasikan dan memberikan latihan dengan konsep baru.

Demikianlah bahasan kami tentang tren teknologi informasi saat ini di bidang pendidikan yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan selamat belajar dengan cara yang menyenangkan (maglearning.id).

%%footer%%

One comment

Tinggalkan Balasan