Pemasaran Digital Marketing, Sebuah Pengantar !

Pemasaran Digital Marketing, Sebuah Pengantar !

Pemasaran digital atau digital marketing adalah tren baru yang tidak bisa dihindari oleh para pebisnis. Baik itu pebisnis modern maupun pebisnis tradisional. Dan, memahami rimba penasaran digital ini adalah modal yang sangat penting bagi setip.

Medan perang pemasaran digit ini sangat luas, cepat dan super dinamis. Luas karena mampu menjangkau seluruh pelosok dunia. Cepat karena informasi perusahaan dapat sampai ke konsumen dengan begitu cepatnya, begitu pula respons dari pasar atas produk dan jasa langsung bisa dipindai oleh perusahaan dengan seketika. Dan, dinamis karena begitu cepat berubah.

Memahami rimba digital ini berdampak pada organisasi di segala lini, tidak hanya di departemen penjualan. Perusahaan yang cerdas menggunakan internet tidak hanya untuk mendorong kesadaran dan minat pada apa yang mereka tawarkan (merek atau produk dan jasa), tetapi juga untuk mengubah pembeli biasa menjadi pendukung merek yang membeli lebih banyak dan mendorong anggota jaringan mereka untuk melakukan hal yang sama.

Upaya ini menjadi “aliran darah” perusahaan atau organisasi. Dari mulai Service Encounter sampai pada petugas pergudangan.

Walaupun dalam banyak hal, tidak ada yang berubah dalam pemasaran. Pemasaran masih tentang mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan dengan pelanggan potensial. Namun ada perubahan atau lebih tepatnya perkembangan hubungan ini sebagai perjalanan pelanggan. 

Peran pemasaran digital atau digital marketing adalah membantu memindahkan prospek, calon pelanggan, atau pelanggan potensial dari satu tahap perjalanan pelanggan ke tahap berikutnya yang lebih intim. Misalnya dari pelanggan menjadi penggemar, bahkan sampai menjadi promotor fanatik.

Membuat Gambaran Pelanggan

Karena peran pemasaran digital marketing adalah menggerakkan orang melalui serangkaian tahapan dari calon prospek, prospek hingga penggemar dan promotor fanatik, kita harus mempunyai kejelasan tentang karakteristik pelanggan ideal kita terlebih dahulu. Manajer pemasaran digital harus membuat gambaran tentang pelanggan potensialnya.

Kita harus mampu memperjelas tujuan mereka, tantangan yang mereka hadapi untuk mencapai tujuan tersebut, dan di mana mereka menghabiskan waktu untuk mendapatkan informasi dan hiburan. Membuat gambaran tentang pelanggan akan memberi kita kejelasan ini. Istilah untuk gambaran pelanggan pelanggan dalam pemasaran digital marketing adalah avatar pelanggan, personalisasi pembeli, target pasar, target audiens, dan masih banyak lagi.

Gambaran pelanggan atau target audiens adalah representasi fiktif dan umum dari pelanggan ideal kita. Secara realistis, produk atau layanan kita sebenarnya hanya cocok dalam ceruk yang sempit, Kita akan memiliki banyak gambaran pelanggan untuk setiap kampanye. Gambaran pelanggan (target audiens) itu lebih dari sekadar usia, jenis kelamin, etnis, latar belakang agama, profesi, dan sebagainya.

Pelanggan secara individu pada dasarnya sulit di generalisasi, itulah sebabnya kampanye pemasaran umum yang luas, pada umumnya tidak menghasilkan konversi yang baik; mereka tidak beresonansi dengan target audiens. Sangatlah penting bagi perusahaan untuk memahami dan membuat gambaran pelanggan sespesifik mungkin sehingga manajer pemasaran bisa membuat konten, penawaran, dan kampanye pemasaran yang dipersonalisasi dan menarik minat anggota audiens atau memecahkan masalah mereka. Faktanya, latihan membuat gambaran pelanggan memengaruhi hampir setiap aspek pemasaran.

Saluran Pemasaran Digital Marketing

Ada beberapa saluran pemasaran digital yang dulunya belum ada atau pun sudah ada namun belum maksimal digunakan. Namun, perkembangan teknologi informasi membuat munculnya beberapa saluran pemasaran digital baru merevolusi saluran pemasaran yang sudah ada sebelumnnya. Beberapa saluran pemasaran digital itu diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Pemasaran konten, yang termasuk dalam pemasaran konten ini diantaranya adalah Posting blog, video di YouTube, podcast, dan sebagainya. Penting sekali untuk memahami apa yang harus kita buat untuk menarik dan mengonversi calon pembeli potensial kita.
  • Pemasaran penelusuran, yaitu solusi atau kata kunci apa yang dicari oleh calon konsumen potensial kita di mesin telusur seperti Google, YouTube (YouTube adalah mesin telusur), dan Bing tentunya. Saluran ini sangat terkait dengan Search Engine Optimization (SEO) dan Search Engine Marketing (SEM).
  • Pemasaran media sosial, situs media sosial apa yang digunakan calon konsumen potensial kita (target audiens) untuk menghabiskan waktu? Topik apa yang suka didiskusikan? dan sebagainya.
  • Pemasaran email, target audiens mana yang harus atau masih menerima kampanye pemasaran email tertentu?
  • Tarfik berbayar, Dari platform iklan mana kita harus membeli lalu lintas (trafik online) dan bagaimana kita akan menargetkan gambaran konsumen kita?

Setiap bagian dari proses pemasaran dan penjualan yang menyentuh pelanggan akan meningkat ketika kita memperjelas setiap gambaran target pelanggan kita. Untuk membidik pembeli yang nyata dan akan membeli produk dan layanan, penting untuk memperjelas karakteristik individu tersebut sehingga kita dapat menemukan dan menyampaikan pesan yang menggerakkan target tersebut untuk bertindak.

Komponen Gambaran Pelanggan Pemasaran Digital Marketing

Untuk membuat gambaran pelanggan yang baik kita harus memperhatikan lima komponen utama dari gambaran pelanggan (target audiens), yaitu:

» Tujuan dan nilai : Tentukan apa yang ingin dicapai oleh pelanggan. Value apa yang dia cari?

» Sumber informasi : Cari tahu buku, majalah, blog, stasiun berita, dan sumber-sumber lain yang menjadi referensi pelanggan untuk mencari informasi.

» Demografi : Tetapkan usia, jenis kelamin, status perkawinan, etnis, pendapatan, status pekerjaan, kebangsaan, dan preferensi politik pelanggan.

» Tantangan dan poin rasa sakit : Apa yang menghalangi pelanggan untuk mencapai tujuannya?

» Keberatan : Mengapa pelanggan memilih untuk tidak membeli produk atau layanan kita?

Dalam beberapa kasus, kita perlu melakukan survei atau melakukan percakapan dengan pelanggan yang sudah ada untuk menyempurnakan gambaran pelanggan kita secara akurat. Dalam kasus lain, kita mungkin sudah akrab dengan karakteristik pelanggan ideal perusahaan kita. 

Dalam hal apa pun, kita harus bergerak maju. Jangan menunggu survei atau wawancara. Alih-alih, lanjutkan dan buat asumsi meskipun tidak memiliki data atau umpan balik, dan masukkan menyelesaikan penelitian kita pada daftar pendek yang harus dilakukan. Sementara itu, kita dapat mulai memanfaatkan gambaran yang telah dibuat buat. Ingat, persaingan bisnis semakin dinamis, pergeseran kebutuhan dan karakteristik pelanggan juga terus terjadi.

Menggunakan lima elemen utama gambaran pelanggan, menjadi masukan untuk membuat lembar kerja yang selalu dilengkapi dan diupdate setiap kali kami membuat gambaran pelanggan baru. Lembar kerja membantu kita mengasah pelanggan yang ideal dan memasangkannya dengan pesan yang tepat.

Demikianlah bahasan singkat ami tentang pemasaran digital atau digital marketing terutama dari sisi pelanggan dan saluran pemasaran yang bisa digunakan. Kita akan membahasnya satu persatu secara detail di tulisan-tulisan berikutnya. Sampai jumpa di lain kesempatan. Selamat belajar dengan menyenangkan (maglearning.id).

%%footer%%

One comment

Tinggalkan Balasan