Jenis Jenis Rasio Keuangan dan Rumusnya

Jenis Jenis Rasio Keuangan dan Rumusnya

Pada tulisan ini akan dibahas apa saja jenis jenis rasio keuangan dan rumusnya. Mengetahui jenis jenis rasio keuangan sangat penting dalam menganalisa kondisi keuangan sebuah perusahaan. Berikut ini adalah definisi dan pengertian beberapa jenis rasio keuangan perusahaan.

RASIO LIKUIDITAS

Rasio likuiditas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansialnya yang segerah dipenuhi. Perusahaan dikatakan likuid apabila perusahaan tersebut mempunyai kemampuan untuk memenuhi semua kewajibannya yang segera jatuh tempo. Dan, perusahaan dikatakan tidak likuid apabila perusahaan tersebut tidak mampu membayar hutang jangka pendek yang segera  jatuh tempo. Sedangkan jenis jenis rasio likuiditas adalah current ratio dan quick ratio.

Current Ratio

Current ratio adalah ukuran kemampuan suatu perusahaan untuk membayar hutang yang harus segera dipenuhi dengan aktiva lancar. Jika current ratio kurang dari 2:1 atau 200%  kurang baik, sebab apabila aktiva lancar turun misalnya sampai lebih dari 50% maka jumlah aktiva lancar tidak akan cukup lagi untuk menutup utang lancarnya.

Dengan demikian current ratio 200% bukanlah pedoman yang mutlak. Apabila pedoman current ratio 2:1 atau 200% sudah ditetapkan sebagai ratio minimum yang akan dipertahankan oleh suatu perusahaan, maka perusahaan dalam penarikan kredit jangka pendeknya juga harus selalu didasarkan pada pedoman tersebut.

Setiap saat perusahaan harus  mengetahui berapa kredit jangka pendek maksimum yang boleh ditarik supaya pedoman current ratio tersebut tidak dilanggar. Batas maksimum kredit jangka pendek yang boleh diambil supaya menggangu atau melanggar pedoman current ratio tertentu.

Apabila suatu perusahaan menetapkan bahwa current ratio yang harus dipertahankan adalah 3:1 atau 300%, ini berarti bahwa setiap utang lancar sebesar Rp 1,00 harus dijamin dengan aktiva lancar Rp3,00 atau dijamin dengan net working capital sebesar 2:1, karena modal kerja tak lain adalah kelebihan aktiva lancar diatas utang lancar (2 = 3-1). Apabila perusahaan kurang dari 200%  atau 2:1 dikatakan kurang likuid.      

Rumus Penghitungan Current Ratio adalah:

Current Ratio =  (Aktiva Lancar / Hutang lancar) X 100% 

Quick Ratio

Quick ratio adalah menunjukkan angka perbandingan antara aktiva lancar persediaan dengan hutang lancar. Tolok ukur untuk Quick ratio adalah 100%.

Quick ratio = (Aktiva Lancar dikurangi Persediaan / Hutang Lancar)  X 100%

RASIO SOLVABILITAS

Rasio solvabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk membayar seluruh hutang-hutangnya baik hutang jangka pendek maupun hutang jangka panjang. Macam macam rasio solvabilitas adalah:

Equitty To Total Debt Ratio

Equitty To Total Debt Ratio dihitung  dengan membandingkan antara modal sendiri dengan total hutang. Hasilnya dinyatakan dengan persentase.

Rumus Equitty To Total Debt Ratio adalah :

Equity To Total Debt Ratio = (Modal Sendiri / Total Hutang) X 100%

Total Assets To Debt Ratio

Total Assets To Debt Ratio menghitung berapa bagian dari keseluruhan dana yang dibelanjai dengan hutang atau seberapa bagian dari aktiva yang dibelanjai dengan hutang.

Rumus Total Assets To Debt Ratio adalah:

Total Assets To Debt Ratio =  (Jumlah Aktiva / Total Hutang)  x 100%

RASIO RENTABILITAS

Rasio rentabilitas adalah alat untuk mengukur laba yang diperoleh dari modal yang digunakan untuk operasi perusahaan atau mengukur kemampuan untuk memperoleh keuntungan. Berikut ini adalah macam macam jenis rasio rentabilitas:

a. Rentabilitas Ekonomis

Rasio Rentabilitas Ekonomisadalah perbandingan antara laba usaha dengan modal sendiri dan modal asing yang dipergunakan untuk menghasilkan laba tersebut dan dinyatakan dalam persentase. Rumusnya adalah :

Rentabilitas ekonomis =   (Laba Usaha / Modal Sendiri dan Modal Asing) X 100%

b.  Profit Margin

Rasio profit marginadalah perbandingan antara net operating income dengan net sale. Assets turn over dimaksudkan untuk mengetahui efisensi perusahaan dengan melihat kepada besar kecilnya laba usaha. Rumus profit margin adalah sebagai berikut:

Profit Margin =   (Net Operating Income / Net Sales )X 100% 

c. Assets Turn Over

Rasio assets Turn Over adalah kecepatan berputarnya operating assets dalam suatu periode tertentu. Assets turn over dimaksudkan untuk mengetahui efisiensi perusahaan dengan melihat kepada kecepatan perputaran operating assets dalam suatu periode tertentu.Rumus assets turn over adalah sebagai berikut:

Assets turn over =       (Net Sales / Net Operating  Asset) X 100%                

d.   Rentabilitas Modal Sendiri

Rasio rentabilitas modal sendiri adalah perbandingan antara jumlah laba yang tersedia bagi pemilik modal sendiri di satu pihak dengan jumlah modal sendiri yang menghasilkan laba tersebut di lain pihak.  Rasio rentabilitas modal sendiri dihitung menggunakan rumus:                                  

RMS =  (Pendapatan setelah pajak /  Modal Sendiri)  X 100%

RASIO AKTIVITAS

Rasio aktivitas adalah rasio yang dimaksudkan untuk mengukur seberapa besar efekfitas perusahaan dalam mengalokasikan sumber dananya. Macam macam jenis rasio aktivitas adalah sebagi berikut.

a. Total Assets Turn Over

Total assets turn overatauperputaran aset adalah alat untuk mengukur kemampuan modal yang tertanam dalam keseluruhan aktiva berputar dalam suatu periode tertentu atau kemampuan modal yang di investasikan untuk menghasilkan revenue.

Rumus Total Assets Turn Over adalah sebagai berikut :

Total Assets Turn Over =    (Penjualan Bersih / Jumlah  Aktiva) X 100% 

b. Perputaran Piutang

Perputaran piutang adalah analisis untuk mengetahui berapa kali piutang berputar dalam suatu periode tertentu melalui penjualan kredit.

Rumus perputaran piutang adalah:

Perputaran Piutang =  (Penjualan Kredit /  Rata-rata Piutang )  X 1kali

b. Perputaran Persediaan

Perputaran Persediaanadalah kemampuan dana yang tertanam dalam perputaran persediaan berputar dalam satu periode tertentu atau likuiditas inventory dan kecenderungan untuk over stock. Rasio ini juga menujukkan berapa kali jumlah persediaan barang dagangan diganti dalam satu tahun. Makin besar tingkat inventory turn overnya maka semakin singkat barang tersimpan digudang.

Rumus Perputaran Persediaanadalah:

Perputaran Persediaan =  ( Harga Pokok Penjualan / Rata-rata Persediaan )  X 1kali

Rata-rata Persediaan  =   (Persediaan Awal + Pers. Akhir) / 2

Avarage days inventory =   360 / Inventory Turn Over

Demikianlah bahasan kami tentang jenis jenis rasio keuangan dan rumusnya. Semoga ada manfaatnya. Selamat belajar dari mana saja, kapan saja, dengan cara apa saja (maglearning.id)

%%footer%%

Tinggalkan Balasan