Macam Macam Lemak di Tubuh, Sumber, dan Manfaatnya

Macam Macam Lemak di Tubuh, Sumber, dan Manfaatnya

Loading...

Macam Macam Lemak di Tubuh, Sumber, dan Manfaatnya – Halo sobat, kali ini kita akan mencoba untuk membahas mengenai macam-macam lemak yang ada  di dalam tubuh manusia ataupun hewan dan tumbuhan, Manfaat Lemak, atau Fungsi Lemak untuk tubuh manusia, serta sumber lemak itu sendiri.

Seperti halnya karbohidrat, lemak tersusun atas unsur karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), dan kadang kala di tambah fosfor (P). Serta Nitrogen (N). Berbeda dengan protein dan karbohidrat, lemak tidak larut di dalam air, tetapi larut di dalam pelarut zat organik seperti klorofom, eter dan minyak tanah.

Macam Macam Lemak
macam macam lemak di tubuh atau disebut juga dengan lipid dapat di bedakan menjadi tiga macam yakni lemak sederhana, campuran dan lemak asli.

  1. lemak sederhana. Lemak yang termasuk ke dalam lemak sederhana adalah lemak dan minyak. Walaupun kondisi fisiknya berbeda, yakni berupa benda padat sedangkan minyak cair, namun struktur kimianya sama. Keduanya tersusun atas trigliserida. Setiap trigliserida tersusun atas satu gliserol atau tiga asam lemak.
  2. Lemak Campuran. Yang termasuk lemak campuran adalah fosfolipid, fosfatid, dan lipoprotein. Kedua macam lemak campuran yang pertama dapat di buat oleh tubuh sendiri. Fosfolipid merupakan komponen pembentuk struktur dinding sel. Fungsinya adalah untuk mencegah terjadinya penguapan air yang berlebihan. Fosfatid, di bentuk oleh tubuh sendiri dari asam lemak, gliserin, kolin, dan fosat. Zat ini berfungsi untuk mengatur timbunan lemak di dalam tubuh. Fosfatid banyak terdapat di dalam kuning telur, otak, dan urat syaraf. Lipoprotein adalah lemak yang mengandung unsur nitrogen (N). Lemak jenis ini mempunyai peranan besar dalam pengangkutan beberapa jenis zat makanan dari saluran pencernaan ke seluruh tubuh. Sel atau jaringan tubuh yang membutuhkan.
  3. Lemak Asli. Yang termasuk ke dalam lemak asli antara lain asam lemak, sterol, kolestrol, dan pelarut vitamin D.

Asam Lemak Jenuh dan Tidak Jenuh

Asam lemak yakni senyawa asam yang menyusun lemak. Berdasarkan tingkat kejenuhanya, asam lemak di bedakan menjadi dua, yakni asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh.

Asam lemak jenuh dapat di buat tubuh sendiri, umumnya berbentuk padat dan banyak terdapat pada hewani. Termasuk asam lemak jenuh antara lain asam palmitat, asam stearat, dan asam kaprilat. Asam lemak tidak jenuh umumnya berbentuk cair, dan tidak dapat di sintesis oleh tubuh sendiri, sehingga harus diperoleh dari luar. Termasuk asam lemak tidak jenuh antara lain asam oleat, asam linoleat, dan asam linolenat.

Asam asetat dapat dibentuk oleh tubuh dari asam aseto-asetat atau asam piruvat yang berasal dari pemecahan karbohidrat. Ini menunjukkan bahwa pembentukan karbohidrat dan lemak merupakan proses timbal balik.

Tidak semua asam lemak dapat di buat oleh tubuh. Asam lemak esensial seperti asam linoleat, asam linolenat, dan asam arachodonat termasuk senyawa yang tidak dapat disintesis di dalam tubuh kita. Kandungan asam lemak dalam berbagai bahan makanan sangat bervariasi.

Misalnya daging ayam mengandung asam lemak jenuh 28%, daging kambing 46% dan susu sapi 60%. Margarin mengandung 47% asam oleat dari total kandungan lemaknya, minyak bunga matahari mengandung 73% asam linoleat dari total kandungan lemaknya dan minyak jagung mengandung 57% dari total kandungan lemaknya. Sterol merupakan minyak asli yang penting sebagai komponen hormon dan vitamin.

Kolesterol, zat ini oleh hati akan di gunakan sebagai bahan utama (kurang dari 80%) untuk menyintesis asam empedu, asam kholat, dan beberapa garam empedu lainya yang amat diperlukan dalam penyerapan lemak.

Walaupun kolesterol ini penting untuk membentuk garam-garam empedu, akan tetapi bila kadarnya dalam darah berlebihan, maka akan menjadi penyebab utama terjangkitnya penyakit jantung koroner, yaitu penyumbatan pada pembuluh nadi tajuk atau arteria koronaria.

Sumber Sumber Lemak

Sumber lemak dapat di bedakan menjadi dua, yakni nabati atau tumbuhan dan hewani atau hewan. Minyak nabati misalnya mentega, kedelai, kacang tanah, minyak kelapa, minyak kelapa sawit dan lain sebagainya. Minyak hewani meliputi daging, telur, susu, ikan dan lain-lain.

Fungsi Lemak

Di dalam tubuh kita, lemak memiliki beberapa fungsi penting, di antaranya adalah sebagai berikut ini.

  • Sebagai penghasil kalor tertinggi, yakni setiap gramnya menghasilkan energi 9,3 kalori.
  • Sebagai pelarut vitamin A, D, E dan K. serta sebagai pembawa zat makanan yang esensial.
  • Sebagai pelindung alat-alat tubuh, yaitu sebagai bantalan lemak.
  • Menjaga tubuh dari kedinginan.
  • Penyedap makanan sehingga makanan menjadi lebih lezat.
  • Penahan rasa lapar, karena adanya lemak akan memperlambat pencernaan. Bila pencernaan terlalu cepat maka akan cepat pula timbul rasa lapar.

Manfaat Macam Macam Lemak di Tubuh

Di dalam saluran pencernaan lemak akan di hidrolisis oleh enzim-enzim lipase menghasilkan asam lemak dan gliserol. Sebelum di serap oleh jonjot usus, asam lemak direaksikan dengan garam-garam karbonat menjadi senyawa-senyawa sabun. Setelah terbentuk senyawa sabun baru dapat di serap oleh jonjot usus.

Di dalam jonjot usus, senyawa sabun terurai kembali menjadi asam lemak dan garam karbonat.  Asam lemak bersenyawa kembali dengan gliserol membentuk lemak. Selanjutnya lemak di angkut oleh pembuluh getah bening usus atau pembuluh kil menuju pembuluh getah bening dada kiri terus ke pembuluh balik bawah selangka kiri.

Dari tempat penimbunan lemak dikirim ke hati dalam bentuk lesitin. Di sini lemak dihidrolisis menjadi asam lemak dan gliserol. Selanjutnya gliserol mengikuti proses kimiawi karbohidrat, yaitu mengalami proses kimiawi diubah menjadi gula otot atau glikogen, sedangkan asam lemak di pecah menjadi asetil koenzim, yaitu senyawa ikatan dua karbon.

Dua gugusan asetil ini selanjutnya berkoordinasi membentuk asam aseto-asetat. Senyawa asam aseto-asetat ini selanjutnya dikirim kejaringan dan masuk ke daur kreb’s sebagai asam oksalo-asetat. Di sinilah bertemunya antara metabolisme karbohidrat dengan lemak. Di dalam daur Kreb’s inilah lemak dioksidasi menjadi H2O, CO2, dan membebaskan sejumlah energi. Air atau H2O akan dikeluarkan melalui ginjal dan kulit, sedangkan CO2 dan uap air akan dikeluarkan melalui paru-paru.

Bila dalam metabolisme karbohidarat tidak sampai terbentuk asam piruvat maka zat yang berupa asetil-asetat akan di ubah menjadi aseton, yakni ikatan keton yang ditimbun dalam darah. Akibatnya darah menjadi lebih bersifat asam dari biasanya. Peristiwa ini disebut asidosis. Asidosis berat dapat menyebabkan terjadinya koma, dalam kasus semacam ini, darah dalam hal ini Hb akan membebaskan gugusan alkalinya untuk mengikat gugus keton sehingga Ph darah menjadi normal kembali.

Nah artikel Macam Macam Lemak di Tubuh, Sumber, dan Manfaatnya cukup sampai di sini dahulu ya sobat. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di lain kesempatan (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan