Mengatur Dana Pensiun, Bagaimana Sebaiknya

Mengatur Dana Pensiun, Bagaimana Sebaiknya ?

Mengatur Dana Pensiun, Bagaimana Sebaiknya ? Pentingnya mengatur pendapatan bulanan Anda adalah suatu hal yang tidak bisa dipungkiri agar Anda hidup bebas dari defisit yang bisa dihindari. Namun lebih penting lagi Anda harus bisa mengatur dana atau aset Anda pada saat Anda sudah pensiun.

Kenapa demikian? karena pada saat itu mungkin Anda sudah tidak mempunyai penghasilan aktif  lagi melainkan hanya mengandalkan penghasilan pasif  berupa bunga, pendapatan sewa, keuntungan dari investasi yang telah Anda kumpulkan selama masa produktif Anda.

Masalahnya adalah apakah dana atau investasi yang telah Anda kumpulkan memang sudah mencukupi kebutuhan masa pensiun tersebut, yang artinya cukup untuk mencukupi kebutuhan hidup Anda pada masa pensiun sampai dengan Anda kembali kepada Sang Pencipta.

Jangan sampai Anda kurang persiapan sehingga dana tidak mencukupi atau Anda salah mengelola karena Anda menaikkan sendiri  tingkat kualitas hidup pada masa pensiun sehingga dana atau investasi habis lebih cepat dari yang diharapkan atau bahkan Anda lupa memasukkan tingkat inflasi ke dalam perencanaan tersebut sehingga nilai uang yang Anda kumpulkan telah mengalami penurunan dari yang diharapkan.

Banyak contoh, bahkan segudang masalah seputar kegagalan dalam perencanaan dan pengaturan dana pensiun pribadi  dan salah satunya yang paling sering adalah kebiasaan menunda-nunda perencanaan mengatur dana pensiun atau dana hari tua itu sendiri. 

Hayo segera evaluasi apa yang telah Anda persiapkan untuk dana pensiun Anda…..mungkin masa pensiun Anda sudah tinggal dihitung dengan jari tinggal berapa tahun lagi. Jangan tunda Bung…….

Saya mempunyai pengalaman berbicara pada seorang sopir taksi di Singapura. Sopir taksi tersebut saya perhatikan sudah cukup sepuh, sehingga mengundang penasaran saya untuk bertanya kenapa beliau masih bekerja?

Memang tidak bisa dipungkiri biaya hidup memang makin naik dari hari ke hari, sehingga pada saat pensiun kadang kala seseorang terpaksa harus mencari kerja tambahan guna memenuhi standar kebutuhan hidupnya. Saya bertanya kepada beliau berapa anak bapak? Bapak ini menjawab tiga tapi demi wajah yang sedikit sedih.

Barulah saya tahu setelah beliau bercerita bahwa pada jaman sekarang anak memperlakukan orang tua berbeda dengan jaman pada saat beliau memperlakukan orang tuanya pada saat orang tua mereka pensiun.

Nah cerita ini yang dijadikan jawaban atas pertanyaan saya bahwa mau tak mau orang tua tetap harus bekerja, karena sangat dimungkinkan anak-anak mereka juga sudah mulai kewalahan dengan rumah tangganya sendiri.

Walaupun ini tidak lazim buat orang timur , tapi hal ini sudah ada yang terjadi dan mungkin akan bertambah. Ya.. ya… jadi lebih baik kita mempersiapkan untuk mengatur dana pensiun kita sendiri dari sekarang, jangan membebankan anak-anak kita karena bisa jadi beban mereka juga menjadi semakin berat di kemudian hari. 

Jadi  benar-benar mantapkan perencanaan dana pensiun Anda dan jangan pandang remeh, semakin Anda menunda semakin beratlah Anda mencapai masa keemasan Anda di saat pensiun. 

Segera buat perencanaan dana pensiun Anda, tentukan target dan tujuan Anda dengan jelas termasuk standar kehidupan yang Anda harapkan pada saat pensiun dan juga life expectacy yang diperhitungkan, berapa tahun lagi Anda pensiun serta seberapa besar yang telah Anda persiapkan sekarang.

Setelah Anda mengerti dimana posisi Anda sekarang dan dimana posisi yang Anda harapkan kelak tercapai, Anda bisa mulai menghitung berapa besar persiapan yang Anda harus lakukan setiap bulan supaya Anda akhirnya mencapai  posisi yang Anda harapkan.

Mungkin setelah Anda hitung-hitung ternyata nilai yang dibutuhkan untuk diinvestasikan tiap bulan sangat besar …..hhmm pasti Anda agak telat memulainya….tapi gak usah kuatir, mulailah menabung dan berinvestasi dengan kemampuan Anda yang ada sekarang misalnya sebesar 10% dari gaji Anda tiap bulan. Baru terus tingkatkan porsinya dan valuenya dari waktu ke waktu seiring dengan meningkatnya kemampuan ekonomi Anda.

Nah untuk itu memang Anda harus berjuang. Oleh karena itu jangan tunda  segera tentukan target, analisa posisi keuangan Anda, tentukan strategi, evaluasi terus dari waktu ke waktu. Memang kelihatannya cukup kompleks karena ternyata banyak hal yang juga Anda harus persiapkan seperti dana pendidikan anak, tapi tidak menjadi masalah, yang menjadi masalah adalah kalo Anda terus menunda-nunda dari waktu ke waktu untuk merealisasikan rencana itu sendiri. at least we do our best first,  the rest……..just see…..

Pentingnya Mengatur Keuangan Dana Pensiun Sejak Dini

Sekarang jangan berlama-lama lagi segera ambil kalkulator keuangan Anda dan mulai hitung berapa sih sebenarnya kebutuhan dana pensiun Anda kelak. Ada 2 metode yang dapat digunakan untuk melakukan perencanaan dana pensiun yaitu pertama Metode Income Approach dan kedua adalah Metode Expense Approach.

Kedua duanya mempunyai maksud yang sama yaitu untuk menentukan berapa uang yang harus Anda investasikan tiap bulan mulai sekarang supaya Anda bisa mempunyai tingkat kehidupan ekonomi yang baik ketika Anda memasuki usia pensiun.

Apabila ternyata kemampuan Anda kurang untuk bisa melakukan investasi untuk memenuhi tujuan hari tua maka lakukan strategi yang lebih agresif misalnya dengan mencari tambahan penghasilan dengan mencari pekerjaan yang lebih menjanjikan atau ambil tambahan pekerjaan part time lainnya agar tujuan tersebut tercapai atau sebaliknya harus puas dengan menurunkan gaya hidup Anda kelak ketika memasuki usia senja.

Ilustrasi cara menghitungnya kurang lebih adalah seperti ini misalkan untuk memenuhi gaya hidup Anda sekarang dibutuhkan dana sebesar Rp. 120 juta per tahun, apabila untuk tiba ke masa pensiun adalah masih 20 tahun lagi (untuk tiba di umur 55 tahun).

Dengan asumsi inflasi sebesar 8 % per tahun maka pada waktu yang akan datang Anda memerlukan dana Rp. 559.314.857,- per tahun supaya memiliki standar kehidupan yang sama dengan masa sekarang. 

Nah dari situ di hitung lagi misalnya target masa pensiunnya adalah 20 tahun sampai umur 75 tahun, maka berapa total akumulasi dana yang dibutuhkan pada permulaan awal masa pensiun dengan asumsi misalnya net return untuk masa itu adalah sebesar 2% dan didapatlah bahwa akumulasi dana yang diperlukan pada awal permulaan masa pensiun adalah sebesar Rp. 9.145.599.603,- 

Jika asumsinya Anda belum memiliki investasi apa pun pada saat ini , maka untuk memenuhi tujuan hidup mempertahankan gaya hidup yang sama yang dimulai dari 20 tahun lagi dari sekarang ketika Anda mulai pensiun, maka Anda harus melakukan investasi sebesar Rp. 9.244.933,- per bulan dengan asumsi return investasi sebesar 12 % per tahun. 

Bila penghasilan Anda sekarang sebesar Rp. 20 juta per bulan atau Rp. 240 juta per tahun, maka tidak terlalu menjadi masalah karena masih ada sisa uang sebesar Rp. 10 juta per bulan untuk mempersiapkan dana pensiun tersebut tapi bila kurang, maka haruslah Anda berhati hati dan melakukan ekstra kerja keras untuk menutupi kekurangan tersebut dari sekarang.

Ini Cuma salah satu contoh ekstrem untuk menggambarkan kebutuhan dana pensiun Anda, saya berharap keadaannya tidak seperti itu dimana mungkin saja Anda sudah punya investasi property atau investasi keuangan lainnya dan tambahan dana pensiun lainnya yang memberikan return investasi yang baik yang sudah bisa memenuhi sebagian kebutuhan akumulasi dana pensiun tersebut di kemudian hari, sehingga Anda cukup menghitung kekurangan investasi yang harus dilakukan per bulan sekarang selama masa umur produktif Anda.

Bagaimanapun kita harus mencoba mempersiapkan idealnya harus bagaimana, ya kalo ternyata di kemudian hari anak Anda jadi orang sukses dan bersedia menjaga dan mengurus semua kebutuhan Anda ya itu patut disyukuri, dan mengenai uang yang Anda sudah persiapkan bisa digunakan untuk hal lainnya yang bermanfaat. Apa pun alasannya persiapkan dana pensiun Anda sejak dini, semakin cepat semakin mudah untuk mengejarnya.

Hati-hati bila saat ini Anda hidup berkecukupan, sehingga Anda senang dan terlena karenanya, karena pada saat itu biasanya kita lupa untuk memikirkan dana hari tua ini. Banyak sekali contoh yang pada masa mudanya hidup gemerlap dan berkecukupan, tapi di masa tuanya serba kekurangan. Waspadalah!

Demikianlah opini kami mengenai pentingnya mengatur dana pensiun. Semoga tulisan sederhana ini ada manfaatnya. Sampai jumpa lagi di lain kesempatan dengan maglearning.id.

%%footer%%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan