Desain Pembelajaran PAI Serta Contoh Metode Pembelajaran

Desain Pembelajaran PAI Serta Contoh Metode Pembelajaran

Desain Pembelajaran PAI Serta Contoh Metode Pembelajaran – Dalam sebuah kegiatan pembelajaran, maka desain pembelajaran menempati sebuah posisi yang teramat penting untuk menjamin kualitas kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Saat ini sendiri terdapat beberapa desain pembelajaran khususnya pada PAI yang dinilai baik untuk dikembangkan. Di antaranya adalah beberapa desain pembelajaran PAI berikut ini.

 

Beberapa Desain Pembelajaran PAI

Berikut ini adalah beberapa desain pembelajaran yang cocok untuk mata pelajaran PAI.

Desain Pembelajaran PAI Brigs. Desain pembelajaran ini merupakan sebuah desain pembelajaran yang memiliki ciri utama yakni tenaga pendidik yang memiliki fungsi instruksional dalam sebuah kegiatan pembelajaran. Model pembelajaran ini pada umumnya adalah merupakan sebuah sistem pembelajaran yang memiliki tujuan untuk menyelaraskan komponen pembelajaran yang terdapat di dalamnya seperti tujuan yang akan dicapai dalam kegiatan pembelajaran agama Islam, strategi yang digunakan oleh tenaga pendidik dalam memberikan materi pembelajaran pendidikan agama Islam serta upaya melakukan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran PAI yang telah dilaksanakan.

Desain pembelajaran PAI Banathy. Model desain pembelajaran yang satu ini memiliki ciri utama yakni tersusun dalam tahapan yang jelas. Yakni terdiri dari 6 tahapan utama yaitu tahapan menganalisis rumusan dan tujuan yang diinginkan pada kegiatan pembelajaran yang akan dilangsungkan, membuat tes yang sesuai untuk rumusan dan tujuan yang dibuat, melakukan analisis dan perumusan kegiatan pembelajaran, merancang sebuah sistem pembelajaran, menganalisis efektivitas sistem dan terakhir melakukan perbaikan atas evaluasi pembelajaran yang telah dilakukan.

Desain pembelajaran PAI Kemp. Desain pembelajaran PAI yang dikembangkan oleh Kemp merupakan sebuah desain pembelajaran siklus yang mana tersusun dalam sebuah sistem dan terdiri dari beberapa komponen pembelajaran yang saling berkaitan. Di antaranya komponen pembelajaran ini adalah hasil yang ingin dikehendaki, analisis tes, tujuan khusus kegiatan belajar dan lain sebagainya yang masing-masing saling berkaitan membentuk sebuah siklus.

Model Gerlach dan Ely dalam kegiatan pembelajaran PAI. Model pembelajaran yang satu ini memiliki ciri utama sebagai suatu sistem yang mengembangkan perencanaan pembelajaran. Di antaranya beberapa hal yang diperhatikan dalam desain pembelajaran ini adalah tujuan instruksional, materi pembelajaran, kemampuan awal yang dimiliki oleh para peserta didik, serta teknik dan strategi yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

 

Langkah Pokok Desain Pembelajaran PAI

Desain pembelajaran pendidikan agama Islam yang baik memiliki komponen-komponen utama, yaitu:

  1. Menentukan tujuan pengajaran pendidikan Islam, adapun tujuan secara umum, pendidikan agama Islam adalah bertujuan untuk meningkatkan keimanan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan peserta didik tentang agama Islam, sehingga menjadi manusia muslim yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt. serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat dan berbangsa dan bernegara.[10] Untuk mencapai tujuan tersebut juga perlu adanya suatu materi pengajaran tertentu.
  2. Menentukan materi pengajaran/ bahan ajar, bahan ajar atau materi pengajaran di dalam pendidikan agama Islam adalah terdiri dari Al-Qur’an dan al-hadist, keimanan, syari’ah, Ibadah, muamalah, akhlak dan tarih atau sejarah yang lebih menekankan pada perkembangan ajaran agam, ilmu pengetahuan dan kebudayaan.
  3. Menentukan pendekatan dan metode mengajar dan strategi yang akan digunakan agar bisa menyesuaikan dengan keadaan peserta ajar., di dalam pendidikan agama Islam metode yang banyak digunakan adalah dengan menggunakan metode ceramah, Tanya jawab dan diskusi.
  4. Media pengajaran dan pengalaman belajar ini di lakukan untuk mempermudah peserta ajar/murid untuk menerima pelajaran. Dalam hal ini bisa menggunakan media naratif, interaktif, adaptif, dll.
  5. Evaluasi keberhasilan, hal ini di lakukan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menerima pelajaran yang telah di berikan oleh pengajar pendidikan agama Islam.

 

Komponen Desain Pembelajaran PAI

Yang menjadi komponen utama dari desain pembelajaran PAI adalah:

  1. Tujuan Pembelajaran (umum dan khusus) Adalah penjabaran kompetensi yang akan dikuasai oleh pembelajar.
  2. Pembelajar (pihak yang menjadi fokus) yang perlu diketahui meliputi, karakteristik mereka, kemampuan awal dan prasyarat.
  3. Analisis Pembelajaran, merupakan proses menganalisis topik atau materi yang akan dipelajari.
  4. Strategi Pembelajaran, dapat dilakukan secara makro dalam kurun satu tahun atau mikro dalam kurun satu kegiatan belajar mengajar. Bahan Ajar, adalah format materi yang akan diberikan kepada pembelajar .
  5. Penilaian Belajar, tentang pengukuran kemampuan atau kompetensi yang sudah dikuasai atau belum.

 

Metode Dalam Desain Pembelajaran PAI

Pendidikan agama Islam merupakan salah satu pendidikan yang sangat penting yang harus diintensifkan kepada para peserta didik. Hal ini karena masalah pendidikan agama merupakan sebuah masalah yang sangat urgen, terlebih dengan semakin tingginya arus globalisasi yang menghilangkan batas-batas kebudayaan, yang dengannya lebih banyak membawa dampak negatif dalam hal semakin banyaknya pergaulan bebas.

Dengan kenyataan tersebut maka mengintensifkan pendidikan agama di sekolah menjadi alternatif utama untuk menanamkan akhlakul karimah pada peserta didik. Tentunya untuk melakukan hal ini diperlukan banyak hal yang harus dilakukan oleh tenaga pendidik untuk meningkatkan minat belajar siswa terhadap pendidikan agama Islam. Salah satunya adalah dengan memilih metode pembelajaran PAI yang tepat.

Nah, berikut ini saya akan mengutarakan kepada anda sekalian tentang beberapa metode yang sangat baik untuk digunakan dalam peningkatan kualitas pendidikan agama Islam sebagai bagian dari desain pembelajaran PAI. Di antaranya beberapa metode tersebut adalah.

  1. Metode ceramah plus. Metode ini merupakan sebuah metode yang berasal dari gabungan metode ceramah dan metode interaktif, kelebihan metode ini jika dibandingkan dengan metode yang lainnya adalah pertama karena tenaga pendidik memberikan pembelajaran secara langsung kepada peserta didiknya atau secara ceramah sehingga peserta didik dapat mengetahui materi pembelajaran tanpa menggantungkan pada ketersediaan sumber buku yang terbatas, kedua karena metode interaktif maka peserta didik akan aktif dalam bertanya dan akan menimbulkan integrasi sosial antara tenaga pendidik dan juga peserta didik di dalam kegiatan pembelajaran.
  2. Metode diskusi. Seorang tenaga pendidik pendidikan agama Islam dapat menerapkan metode diskusi pada peserta didiknya. Banyak hal yang dapat diberikan menggunakan metode ini, misalkan saja dengan menggabungkannya dengan metode observasi kelompok, studi kasus dan juga metode problem solving atau pemecahan masalah. Dengan cara yang semacam ini maka akan sangat baik untuk membentuk suatu kesatuan antara peserta didik yang terlibat. Selain itu tenaga pendidik dapat memacu semangat yang dimiliki oleh peserta didik dengan cara memberikan penghargaan pada tim atau kelompok yang memiliki prestasi atau poin yang tertinggi. Jalan semacam ini akan membuat peserta didik menjadi semangat belajar.

 

Demikian tadi beberapa ulasan yang dapat saya sajikan tentang desain pembelajaran PAI dan dua metode yang paling umum digunakan sebagai salah satu komponen desain. Semoga ulasan di atas dapat memberikan manfaat bagi Anda sekalian. Sampai jumpa lagi di lain kesempatan (maglearning.id).

%%footer%%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan