Penulisan Kata Kunci Dalam Artikel Jurnal Ilmiah

Penulisan Kata Kunci Dalam Artikel Jurnal Ilmiah

Penulisan kata kunci dalam artikel jurnal ilmiah merupakan bagian penting dalam proses komunikasi dan identifikasi topik tertentu. Kata kunci (keywords) berfungsi sebagai petunjuk bagi pembaca dan peneliti lain untuk memahami konten artikel serta membantu mereka menemukan artikel yang relevan dalam basis data dan indeks jurnal. Dalam artikel ilmiah, penulisan kata kunci harus mematuhi standar dan pedoman tertentu untuk memastikan kejelasan dan efektivitasnya.

Bagaimana Cara Penulisan Kata Kunci Dalam Artikel Jurnal Ilmiah yang Benar ?

Berikut ini adalah panduan langkah demi langkah beserta dasar-dasarnya untuk penulisan kata kunci dalam artikel ilmiah jurnal beserta referensinya:

  1. Pemahaman tentang Kata Kunci:

Sebelum memulai penulisan kata kunci, penting untuk memahami tema dan topik utama dari artikel Anda. Identifikasi konsep utama, variabel, metode, dan temuan penting yang ingin Anda sampaikan.

  1. Pilih Kata Kunci yang Relevan:

Pilih kata kunci yang paling relevan dengan konten artikel Anda. Hindari kata kunci yang terlalu umum atau terlalu spesifik, tetapi pilihlah kata kunci yang mencerminkan inti dari penelitian Anda. Contoh: jika artikel Anda tentang dampak perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati, kata kunci mungkin termasuk “perubahan iklim,” “dampak,” “keanekaragaman hayati.”

  1. Penggunaan Istilah yang Tepat:

Pastikan kata kunci yang Anda gunakan adalah istilah yang umumnya dikenal dalam disiplin ilmu yang relevan. Gunakan istilah teknis atau istilah khusus yang paling mewakili topik Anda. Ini membantu para peneliti lain untuk mengenali artikel Anda dalam pencarian mereka.

  1. Hindari Redundansi:

Jangan mengulang kata kunci yang serupa dalam daftar. Hindari pengulangan kata yang tidak perlu, karena ini bisa membuang ruang yang dapat digunakan untuk kata kunci lain yang lebih relevan.

  1. Jumlah Kata Kunci yang Ideal:

Biasanya, 3-6 kata kunci adalah jumlah yang ideal. Jumlah ini cukup untuk mencakup berbagai aspek artikel Anda tanpa mengurangi kejelasan.

  1. Susunan Kata Kunci:

Susun kata kunci dalam urutan yang logis dan reflektif terhadap struktur artikel Anda. Biasanya, urutan ini mengikuti urutan pembahasan dalam artikel: dari konsep awal hingga konsep akhir.

  1. Gaya Penulisan dan Pemisahan Kata Kunci:

Gunakan tanda koma untuk memisahkan setiap kata kunci. Hindari penggunaan tanda baca lain seperti titik, tanda tambah, atau titik koma (semicolon).

  1. Konsistensi dengan Artikel:

Pastikan kata kunci yang Anda pilih sesuai dengan konten sebenarnya dalam artikel. Jangan mencantumkan kata kunci hanya untuk menarik perhatian atau kepentingan tertentu.

  1. Referensi untuk Kata Kunci:

Biasanya, kata kunci tidak memerlukan referensi atau sumber pendukung. Namun, jika ada konsep atau istilah khusus yang perlu dijelaskan lebih lanjut, Anda dapat menyertakan referensi yang relevan.

  1. Menyesuaikan dengan Pedoman Jurnal:

Setiap jurnal ilmiah mungkin memiliki pedoman spesifik untuk penulisan kata kunci. Pastikan Anda mengikuti pedoman tersebut, termasuk format, jumlah kata kunci, dan aturan lain yang berlaku.

Letak dan Fungsi Penulisan Kata Kunci Dalam Artikel Jurnal Ilmiah

Dalam artikel ilmiah, kata kunci umumnya ditempatkan di bawah abstrak. Misalnya:

Kata Kunci: perubahan iklim, dampak, keanekaragaman hayati, adaptasi, mitigasi.

Dalam sebagian besar basis data atau jurnal ilmiah, kata kunci ini akan digunakan sebagai “tag” untuk mengindeks artikel Anda. Ini mempermudah peneliti lain untuk menemukan artikel Anda ketika mereka mencari informasi terkait dengan topik yang sama.

Contoh Penulisan Kata Kunci Yang Benar Pada Artikel Jurnal Ilmiah

Berikut adalah contoh penulisan kata kunci yang benar pada artikel ilmiah jurnal beserta referensinya:

 

Judul Artikel Ilmiah Jurnal: Pengaruh Perubahan Iklim terhadap Keanekaragaman Hayati di Hutan Hujan Tropis: Studi Kasus di Hutan Amazon

Abstrak: Artikel ini membahas dampak dari perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati di hutan hujan tropis, dengan fokus pada studi kasus di Hutan Amazon. Penelitian ini menggabungkan data lapangan tentang komunitas tumbuhan dan hewan dengan model prediksi perubahan iklim untuk mengidentifikasi potensi kerentanan ekosistem ini. Hasil menunjukkan adanya penurunan keanekaragaman spesies dan pergeseran pola distribusi yang signifikan akibat perubahan suhu dan curah hujan yang ekstrem.

Kata Kunci: Perubahan iklim, keanekaragaman hayati, hutan hujan tropis, Hutan Amazon, kerentanan ekosistem, distribusi spesies.

 

Dalam contoh di atas, kata kunci yang dipilih (Perubahan iklim, keanekaragaman hayati, hutan hujan tropis, Hutan Amazon, kerentanan ekosistem, distribusi spesies) mencerminkan inti dari artikel tersebut. Kata kunci ini dapat membantu peneliti lain menemukan artikel ini ketika mereka melakukan pencarian terkait dengan topik perubahan iklim, keanekaragaman hayati, dan hutan hujan tropis. Referensi untuk kata kunci tidak diperlukan karena mereka adalah konsep yang diperkenalkan dalam artikel dan bukan klaim yang perlu didukung oleh sumber eksternal.

Harap dicatat bahwa contoh ini adalah fiksi semata dan tidak berdasarkan pada artikel ilmiah jurnal yang nyata. Namun, struktur dan pendekatan yang ditunjukkan dalam contoh tersebut dapat diaplikasikan dalam penulisan sesungguhnya. Semoga bermanfaat (maglearning.id)

Loading...

Tinggalkan Balasan