menulis latar belakang atau pendahuluan

Bagaimana Menulis Latar Belakang Artikel Yang Baik?

Dalam sebuah artikel illmiah bagian pendahuluan atau latar belakang sering dianggap sebagai bagian yang kurang penting, padahal sebaliknya. Mengapa demikian? Coba saja kita baca artikel ilmiah para penulis pemula yang biasanya panjang lebar namun miskin esensi. Kita mungkin baru menemukan esensi penelitian ini dibagian paling akhir, itu pun kalau ada. Terlebih lagi bila yang kita baca adalah skripsi, yang nota bene sebagian besar adalah para penulis pemula.

Sebenarnya justru bagian latar belakang inilah yang menentukan isi dan kualitas dari artikel ilmiah/penelitian. Bagaimana tidak, justru di bagian inilah kita harus menyampaikan gagasan penelitian kita yang disertai dengan alasan mengapa perlu untuk dilakukan penelitian, urgensi permasalahan, hipotesis penelitian (bila ada), dan apa saja yang perlu dilakukan. Di bagian ini pula kita harus bisa menyampaikan state of the art dari penelitian kita.

Dimulai dari mengapa penelitian perlu untuk dilakukan yang merupakan argumen dari peneliti yang menjelaskan sampai dimana pemahaman atas permasalahan yang terjadi. Jadi peneliti harus menyampaikan dengan jelas masalah yang penting untuk diselesaikan. Apakah permasalahan ini masih ada, serta seberapa pentingkah masalah itu perlu untuk dicari solusinya.

Dengan demikian peneliti harus memaparkan tinjauannya terhadap literatur-literatur yang terkait dengan permasalahan yang diangkat. Literatur-literatur ini sebaiknya merupakan literatur primer dan usahakan berasal dari publikasi yang kredibel, misalnya artikel yang terindeks oleh pengindeks bereputasi, atau artikel-artikel dari jurnal yang terakreditasi.

Berdasarkan kajian literatur ini ungkapkanlah sifat dan lingkup masalah yang akan diselidiki dengan jelas. Ingat, bahwa literatur-literatur ini sebaiknya diperoleh dari sumber-sumber primer seperti artikel jurnal ilmiah, disertasi, fakta atau sumber-sumber primer yang lain. Bukan sebaliknya misalnya buku teks yang merupakan sumber tersier. Hal ini justru sering terbalik dalam latar belakang peneliti pemula.

Loading...

Lalu berapakah sebaiknya jumlah literatur minimal yang harus kita kaji? Pertanyaan ini sering muncul dalam berbagai diskusi dan workshop. Tidak ada jawaban pasti tentang jumlah minimalnya, karena setiap topik penelitian punya karakteristik tersendiri, semakin banyak literatur yang dikaji tentunya semakin baik. Bila kita mengacu pada saran editor atau reviewer jurnal nasional biasanya mereka meminta minimal sebanyak 20 sumber primer, bila jurnal internasional biasanya menyarankan minimal 30 atau 40 literatur.

Nah dari kajian literatur inilah kita bisa menentukan apakah masih ada masalah yang belum terselesaikan? Bila ada tunjukkan masalah itu dengan jelas. Biasanya ditunjukkan dengan pertanyaan yang tidak terjawab atau yang bertentangan dengan hipotesis.

Berdasar pada masalah yang belum terjawab tersebut maka urgensi penelitian kita akan muncul. Dengan demikian tujuan penelitian atau artikel ini menjadi jelas. Sebaiknya nyatakan tujuan atau maksud tersebut dengan singkat tetapi jelas, sehingga pembaca menjadi tahu persis tentang tujuan artikel. Mereka akan tertarik menelusuri artikel tersebut sampai akhir.

Loading...

Nah, bila kita berhasil menulis latar belakang dengan baik maka langkah selanjutnya biasanya akan lebih mudah. Kita bisa menentukan dengan tepat pendekatan penelitian yang akan digunakan, metode yang sesuai serta alat analisis yang akurat, sampai pada obyek atau sampel penelitian yang tepat.

Jadi, jangan lagi membuat pendahuluan atau latar belakang yang bertele-tele namun tidak ada subtansinya. Perbanyaknya penggunaan rujukan-rujukan yang sesuai dengan masalah yang diangkat. Semakin banyak rujukan malah semakin baik.

Terakhir jangan lupa untuk melakukan sitasi dari artikel-artikel rujukan di latar belakang ini dengan aturan atau gaya yang sesuai. Gunakan aplikasi manajemen referensi untuk mempermudah melakukan sitasi. Silakan pilih saja aplikasi yang sesuai atau mudah digunakan seperti Mendeley atau yang lainnya.

Tinggalkan Balasan