Masjid An-Nurumi

Masjid An-Nurumi, Penggabungan Konsep Rusia dan Jawa

Loading...

Masjid An-Nurumi, tak banyak masyarakat mengetahui keberadaan masjid yang memiliki keunikan berlimpah ini. Letaknya yang berada di pinggir Jalan Raya Solo Km 15, Candisari, Kalasan, Sleman, Yogyakarta tidak lantas membuatnya dikenal oleh orang-orang. Banyak yang mengira bangunan masjid ini adalah taman bermain anak-anak atau toko kue, apalagi plang identitas masjid yang ukurannya terbilang kecil.

Bentuknya yang cukup asing tersebut memiliki beberapa kesamaan ciri dengan bangunan yang berada di Moskow, Rusia. Hanya saja bangunan di Jalan Solo ini memilki ukuran yang lebih kecil. Arsitektur dan bangunannya sangat mencolok dengan keberadaan 9 kubah dengan warna-warni yang menawan. 9 kubah yang ditonjolkan melambangkan Walisongo, dengan harapan pendirinya bahwa masyarakat akan terus mengingat kisah Walisongo dalam menyebarkan Islam di tanah Jawa.

Kubah utamanya setinggi 26 meter, sementara kubah lainnya 20 meter. Bagian interior masjid  dan dinding-dinding dihiasi dengan ornament berlafaldz Asmaul Husna yang dibuat sampai ke lorong kubah. Kaligrafi tersebut ditulis oleh seorang anak yang tinggal di panti asuhan dari Temanggung. Atap masjid ini berbentuk seperti kerucut yang berbentuk menyerupai bawang yang merupakan salah satu kekhasan bangunan di Moskow.

Warna-warni yang dikombinasikan pada kubah melambangkan organisasi-organisasi Islam yang beragam tanpa membedakan organisasi yang satu dengan lainnya. Bangunan masjid yang unik ini memang terinspirasi dari Ketedral Saint Basil yang merupakan bangunan sebuah gereja di Lapangan Merah, Rusia.

Loading...

Kabarnya, pendiri masjid An-Nurumi sepulang umrah melewati Eropa Timur, di sana mereka singgah di kota Kremlin. Saat melihat bangunan-bangunan yang ada di sana, mereka terinspirasi dan memiliki keinginan untuk membangun masjid dengan arsitek unik yang sama. Meski demikian, masjid ini tidak sepenuhnya menjiplak bangunan Katedral loh, karena pendiri masjid tetap menghadirkan nuansa budaya asal pada bagian mimbar di dalam masjid yang bergaya Jawa.

Keunikan lainnya masjid ini dapat dilihat dari desain interiornya yang didominasi dengan warna putih ditemani dengan foto Masjidil Haram yang terlihat menghiasi masjid.  Makanya tak heran jika akhirnya masjid ini memiliki sebutan yang beragam karena kubahnya yang nyentrik abis. Sebutan di antaranya ialah Masjid Candy/Masjid Permen, Masjid Lollipop, Masjid Kremlin, dan sebagainya.

Meski ukuran masjid terbilang kecil, namun jasanya melindungi pengendara yang berisitrahat sambil menunggu waktu shalat sudah tidak dapat dihitung sejak 2005 silam. Masjid yang dibangun 2005 ini diresmikan oleh Sultan Hamengkubuwono X pada tahun 2007.

Bisa Diakses Menggunakan Transyogya

Jika Anda mengendari motor atau mobil, cukup dengan melewati jalan keluar Jogja ke arah Solo sudah dipastikan dapat melihat bangunan ini. Namun, bagi Anda yang ingin menyaksikan keindahannya menggunakan transportasi umum, Anda bisa memilih menggunakan Transjogja loh. Selain hemat ongkos, Anda juga bisa berbincang-bincang ceria bersama kenek, sopir, atau penumpang lain. Dijamin berkesan.

Loading...

Jika berangkat dari Istana Sultan, Malioboro, atau Tugu, Anda tinggal mengambil rute 1A yang akan langsung berhenti di Kalasan. Dari sana, cukup berjalan kaki 15 menit, Anda sudah bisa menyaksikan sendiri keindahan Masjid Kremlin yang tetap mempertahankan budaya Jawanya. Jadi, untuk mengunjungi masjid yang uniknya luar biasa ini Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun angkutan umum, karena keberadaan masjid tepat di pinggir jalan raya yang ramai pengunjung.

Untuk wisatawan yang berasal dari luar Jogja, Anda bisa menemukan banyak penginapan di sekitaran masjid dengan harga murah meriah, salah satunya adalah Hotel Sriwedari yang menawarkan tarif mulai Rp. 200.000 per hari. Lokasinya di Jalan Laksda Adisucipto, Km 6, dengan posisi yang sangat strategis, halaman parkir luas, bahkan kendaraan bisa diparkir di depan kamar, hanya saja, Anda harus membawa uang cash jika menginap di sini. Jarak antara lokasi masjid An-Nurumi dengan hotel dapat Anda tempuh hanya dengan 15 menit menggunakan motor.

Nah, ketika Akan kembali ke kampung halaman, Anda juga bisa mengunjungi took-toko oleh-oleh yang melimpah di sekitaran masjid. Hanya dengan berkendara 6 menit, Anda sudah sampai di salah satu tokoh oleh-oleh bernama Mahkota Rasa. Tempat yang sangat cocok untuk memilih buah tangan dengan oleh-oleh khas Jogja yang melimpah dengan harga murah meriah mulai dari Rp. 15.000.

Masjid ini sangat recommended bagi Anda yang sedang berada di Jogja atau akan ke Jogja. Anda harus menyaksikan sendiri keindahan masjid An-Nurumi ini, bahwa ternyata tidak hanya Rusia yang memiliki bangunan unik dengan kubah yang gendut bersama warna-warninya. Anda bisa melakukan wisata religi di masjid ini. Tunggu apa lagi? Cus saksikan kemewahan, kemegahan, keunikan, dan keindahan masjid ini yang pasti saat pertama kali melihatnya juga akan mengira bahwa masjid ini adalah took kue atau tempat bermain anak.  Jogjamu akan berkesan, sebab nuansa Rusia bisa Anda dapatkan dengan berada di Jogja.

Loading...

One comment

Tinggalkan Balasan