Kombinasi Faktor Produksi

Kombinasi Faktor Produksi: Isoquant Dan Isocost

Loading...

Kombinasi faktor produksi merupakan alternatif pilihan yang penggunaan faktor-faktor produksi yang dilakukan oleh perusahaan dalam memproduksi barang atau jasa. Ada beberapa metode pemilihan kombinasi ini bisa dilakukan dalam berbagai skema. Diantaranya adalah isoquant dan isocost, juga least cost combination.

1. Isoquant

Isoquant atau isoproduct curve atau juga disebut equal product curve menunjukkan kombinasi antara dua faktor produksi atau lebih yang menghasilkan jumah produk yang sama. Misalnya dengan kombinasi faktor x dan faktor y, maka akan dihasilkan satuan produk yang sama. Kombinasi tersebut ditunjukkan dalam tabel dan kurva berikut ini.

Tabel Kombinasi Faktor Produksi X dan Faktor Y
Tabel Kombinasi Faktor X dan Faktor Y
Kurva Kombinasi Faktor Produksi Isoquant
Kurva Isoquant

 

Jika kombinasi atas faktor–faktor tersebut secara kuantitatif diperbanyak penggunaannya maka satuan produk yang dihasilkan akan naik dari 10 satuan menjadi 15 dan 20 satuan. Kumpulan kurva disebut equal product map, yang merupakan sekumpulan isoquant. Contoh kurva equal product map seperti di bawah ini.

Kurva Equal Product Map
Kurva Equal Product Map

Isoquant memiliki sifat-sifat (karakteristik) sebagai berikut:

  1. Selalu menurun dari kiri atas kekanan bawah. Ini berarti bahwa setiap tambahan unit faktor produksi tidak menghasilkan jumlah produk yang negatip.
  2. Selalu melengkung ke titik Nol (0). Ini berarti marginal signifinance dari suatu faktor produksi selalu menurun, dengan semakin bertambahnya faktor produksi tersebut. Makin banyak faktor produksi x yang dipakai, makin kurang faktor y yang dapat dihilangkan untuk diganti oleh unit dari faktor x yang sama untuk mempertahankan hasil yang sama.
  3. Isoquant tidak dapat saling memotong satu sama lain. Beberapa isoquant tidak akan berpotongan satu sama lain, titik isoquant yang lebih tinggi akan memberikan satuan output lebih tinggi dibanding isoquant dibawahnya.

Jadi ada perbedaan sekaligus persamaan karakteristik antara isoquant curve dan indifference curve. Persamaannya adalah isoquant menunjukkan kombinasi  faktor produksi yang memberikan produk yang sama, sedang indeference curve kombinasi barang-barang konsumsi yang memberikan kepuasan yang sama. Sedangkan perbedaannya adalah: isoquant, menunjuk pada hasil produk yang dapat diukur dalam unit, sedang indeference curve menunjuk pada kepuasan yang tidak dapat diukur dengan unit.

2. Isocost

Isocost menunjukan kombinasi dua atau lebih faktor produksi yang dapat dibeli dengan harga tertentu dari masing-masing sumber dan pengeluaran ongkos tertentu. Makna dari isocost adalah Line of attainable combination bagi konsumen. Dengan jumlah pengeluaran ongkos tertentu, perusahaan akan memakai sumber-sumber berdasar harga per satuan sumber-sumber.

Kurva Kombinasi Faktor Produksi Isocost
Kurva Isocost

Perusahaan dengan total cost sebesar TO akan memakai sumber x dan sumber y sedemikian rupa dimana harga persatuan x adalah Pa dan harga per satuan y adalah Pb. Jika TO dipergunakan untuk membeli sumber x seluruhnya akan diperoleh sumber-sumber sebanyak OA, jika keseluruhan ongkos untuk membeli sumber y akan diperoleh sumber sebanyak OB dan jika dikombinasi pembelian kedua-duanya akan memperoleh sumber x dan sumber y (OD dan OC serta OE, OF).

3. Least Cost Combination

Perusahaan individual akan mempergunakan sumber-sumber sedemikian rupa sehingga pengeluaran ongkos untuk sumber-sumber menjadi sekecil mungkin dalam menghasilkan output tertentu. Perusahaan akan mengkombinasikan sumber-sumber sedemikian rupa dengan pengeluaran ongkos yang tertentu dalam menghasilkan jumlah produksi yang sebesar-besarnya. Memaximumkan produk bagi firm individual dengan pengeluaran ongkos tertentu pada: MPPx / Px = MPPy / Py. dimana MPPx adalah marginal physical product sumber x dan Px adalah harga persatuan sumber x, begitu juga dengan sumber-sumber lainnya.

Suatu perusahaan akan mengeluarkan ongkos untuk sumber-sumber x dan y sebesar  14 satuan. Harga persatuan sumber x sebesar 2 satuan dan harga per satuan dari sumber y sebesar 1 satuan. Penggunaan sumber-sumber x dan y mempunyai MPP berbeda, ditunjukkan tabel berikut.

Tabel Kombinasi Faktor Produk x dan y
Tabel Kombinasi Faktor Produk x dan y

Maka firm akan mengalokasikan pengeluaran ongkos-ongkos diantara sumber-sumber x dan sumber y sedemikian rupa sehingga MPPy sumber y seharga 1 satuan sama dengan MPPx sumber x seharga 2 satuan. Dalam hal ini pada penggunaan sumber x sebanyak 4 satuan dan sumber y sebanyak 6 satuan  seharga 14 satuan ( 4 x 2x + 6 x 1y ) dimana :

Biaya yang dikeluarkan tidak sama dengan 14 satuan, jika menggunakan sumber-sumber x sebanyak 3 satuan dan sumber-sumber y sebanyak 5 satuan, atau penggunaan sumber-sumber x sebanyak 5 satuan dan sumber-sumber y sebanyak 7 satuan .

Jika firm akan mengeluarkan ongkos tertentu untuk mencapai satuan jumlah produk yang dikehendaki, ditunjukan oleh titik singgung isoquant dengan isocost, disebut least cost resources combination.  Least cost resources combination, menunjukkan satuan produk semakin meningkat dengan sejumlah biaya yang dikeluarkan perusahaan, ditunjukkan kurva berikut ini.

Kurva Least Cost Combination
Kurva Least Cost Combination

Jika titik-titik equilibrium dihubungkan dalam suatu garis diperoleh expantion path.

Demikianlah pembahasan singkat tentang topik kombinasi faktor produksi. Terutama tentang pilihan kombinasi faktor produksi isoquant, isocost, dan least cost. Semoga bermanfaat dan terus semangat.

Media Pembelajaran Interaktif

Untuk mempelajari ekonomi mikro secara cepat dan ringkas Anda juga bisa menggunakan media pembelajaran interaktif yang sudah saya kembangkan untuk Anda semua. Media ini saya sediakan dalam dua versi, yatu versi web dan versi Android. Untuk versi web hanya bisa digunakan secara online, sedangkan versi Android bisa digunakan secara offline jadi silakan install aplikasi ini terlebih dahulu di gawai Anda.

EkoMik Versi Web:

EkoMik Versi Android:

Loading...

Tinggalkan Balasan