Pengaruh Teknologi Terhadap Organisasi

PENGARUH TEKNOLOGI TERHADAP ORGANISASI

Loading...

Pengaruh Teknologi Terhadap Organisasi – Perkembangan teknologi pada saat ini sudah semakin cepat, hampir seluruh aspek kehidupan manusia tidak ada yang tidak tersentuh oleh teknologi, termasuk di dalamnya adalah sebuah organisasi. Pada dasarnya semua organisasi yang melibatkan aktivitas manusia yang dinamis tidak akan pernah terlepas dari pengaruh teknologi.

Teknologi alam hal ini dapat didefinisikan sebagai teknik operasi yang digunakan dalam aktivitas arus kerja; karakteristik bahan baku yang digunakan dalam arus kerja; berbagai kompleksitas dalam sistem pengetahuan yang digunakan dalam arus kerja; tingkat saling ketergantungan antara sistem kerja.

Menurut para peneliti teori organisasi, teknologi merujuk pada informasi, peralatan, teknik, dan proses yang dibutuhkan untuk mengubah masukan menjadi keluaran dalam organisasi. Artinya, teknologi melihat bagaimana input diubah menjadi output organisasi.

Empat Elemen Teknologi yang Mempengaruhi Organisasi

Menurut Syarif (1996), teknologi meliputi empat elemen yaitu technoware, humanware, infoware, dan orgaware. Keempat elemen inilah yang menentukan pengaruh teknologi terhadap organisasi atau perusahaan.

Yang dimaksud dengan technoware merupakan object-embodied fasilitas fisik termasuk segala sesuatu yaitu: peralatan, mesin, kendaraan, struktur dan sebagainya. Technoware menunjang tenaga manusia dan proses kontrol untuk transformasi operasi. Dalam kegiatan bisnis, technoware mengalami perubahan-perubahan periodik antara yang tua dan yang baru.

Secara umum, tingkat kemajuan technoware berkaitan dengan peningkatan kompleksitas (dalam hal ini skala produksi; hubungan sesama proses; cakupan output; tipe konversi; kebutuhan energi; kualitas output; keamanan lingkungan untuk operasi dan sebagainya) dari fasilitas fisik untuk transformasi operasi dan fungsi-fungsi lainnya.

Komponen humanware merupakan person-embodied dari kemampuan manusia seperti halnya keterampilan, keahlian dan kreativitas. Humanware berubah melalui proses pembelajaran dari hal-hal baru. Biasanya tingkat kemajuan humanware mengindikasikan peningkatan kompetensi individu.

Humanware yang mengalami kemajuan adalah kemampuan untuk menggunakan teknologi yang berkaitan dengan pekerjaannya, kemampuan untuk memobilisasi, mempersiapkan dan menggunakan komponen teknologi untuk pekerjaan, kemampuan untuk mengoptimalkan kerja dari seluruh komponen, dan kemampuan untuk menjalankan komponen inovasi dalam rangka peningkatan kesejahteraan.

Infoware merupakan record embodied documented knowledge yang mengacu pada fakta dan formula parameter desain, spesifikasi, manual, teori dan sebagainya. Infoware berubah melalui proses kumulatif dari akuisisi pengetahuan. Infoware  dapat mempercepat pembelajaran dan penghematan waktu serta sumber daya. Peningkatan infoware mencerminkan tingkat utilitas ari pengetahuan terkini yang dapat dimanfaatkan untuk berbagi usaha.

Komponen terakhir adalah orgaware merupakan institution-embodied yang merupakan kerangka organisasi yang diwujudkan dalam hal, metode, teknik, jaringan organisasi dan manajemen praktis. Orgaware biasanya digunakan untuk koordinasi aktivitas dan penggunaan sumber daya untuk mencapai sesuatu yang diinginkan.

Komponen orgaware berubah melalui proses praktik dan keterlibatan dalam manajemen. Tingkat kemajuan orgaware menunjukkan peningkatan nilai tambah, kemajuan penggunaan teknik manajemen baru, metode dan keterkaitannya dengan persaingan pasar serta rasa percaya diri dalam perusahaan.

Keempat komponen teknologi tersebut berinteraksi secara dinamis menentukan tingkat kemampuan penguasaan teknologi. Inilah yang menentukan pengaruh teknologi terhadap organisasi perusahaan.

Tingkat Kemampuan Teknologi Organisasi

Pada prinsipnya terdapat empat tingkat kemampuan teknologi mulai dari kemampuan yang paling rendah adalah:

  • kemampuan operatif;
  • kemampuan akuisitif;
  • kemampuan suportif; dan
  • kemampuan inovatif.

Kemampuan operatif dicirikan oleh adanya :

  • Kemampuan untuk menggunakan dan mengontrol perangkat teknologi (technoware);
  • Kemampuan untuk merencanakan operasi yang termasuk aspek-aspek seperti perencanaan dan penjadwalan produksi, jaminan kualitas dan kontrol inventori;
  • Kemampuan untuk memberikan dukungan informasi dan jaringan untuk operasi;
  • Kemampuan untuk melaksanakan perbaikan preventif, rutin dan tingkat komponen; dan
  • Kemampuan untuk mencari dan menyelesaikan masalah dengan cepat (troubleshooting).

Kemampuan akuisitif yang dimaksud adalah:

  • Kemampuan untuk melaksanakan studi rekayasa secara rinci dan menerjemahkan proses parameter dasar ke dalam rancangan (layout), peralatan, dan sebagainya;
  • Kemampuan mengidentifikasi secara mandiri semua sumber teknologi yang baik;
  • Kemampuan untuk mengkaji teknologi yang ditawarkan berkenaan dengan proses parameter, spesifikasi lain, keuntungan sosio-ekonomi, kebijakan pemerintah, dan sebagainya;
  • Kemampuan bernegosiasi untuk memperoleh atau mengejar teknologi (negosiasi harga, jaminan kegiatan, garansi, tanggal penyetoran, dan sebagainya).

Kemampuan suportif yang dimaksud adalah:

  • Kemampuan untuk mengerti, dalam rincian, “pengetahuan bagaimana” (know how) dan “pengetahuan mengapa” (know-why) dihubungkan dengan teknologi produksi dan proses;
  • Kemampuan untuk membuat prototipe, melakukan pengujian dan demonstrasi;
  • Kemampuan untuk menduplikasi teknologi yang dibutuhkan, dan kemampuan untuk mengadaptasi teknologi yang diduplikasinya.

Kemampuan inovatif yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Kemampuan untuk melaksanakan perubahan secara mandiri dalam produk dan atau proses untuk memenuhi kebutuhan perubahan pasar; dan
  • Kemampuan untuk mengenalkan ke pasar produk dan atau proses baru yang sampai saat ini merupakan produk atau proses baru.

Peranan Perkembangan Teknologi Terhadap Organisasi

Peranan teknologi yang muncul pertama kali adalah melalui perannya untuk meningkatkan produktivitas sumber daya manusia. Dalam hal ini teknologi merupakan alat untuk meningkatkan produktivitas sumber daya manusia dalam rangka mengeksploitasi, mengontrol, dan mengembangkan sumber daya alam sehingga tercapai peningkatan daya saing di pasar.

McKenna (1997) menyoroti peranan teknologi interaktif seperti komputer, faksimile, telepon seluler, dan internet sehingga dapat melakukan sesuatu lebih cepat dari sebelumnya, dan meningkatkan daya tanggap secara istimewa. Daya tanggap tersebut terutama dalam menghadapi perubahan lingkungan yang sangat cepat, dan memenuhi harapan pelanggan atau kepuasan pelanggan dengan segera.

Dengan daya tanggap terhadap perubahan yang lebih cepat tersebut dapat dipastikan dapat menikmati peluang-peluang dan mengantisipasi ancaman secara lebih dini sehingga dapat dicapai suatu keunggulan organisasi. Organisasi akan terus memantau, menyesuaikan diri, memprakarsai, membuat verifikasi, dan bertindak berdasarkan perubahan informasi secara terus-menerus.

Teknologi dalam suatu organisasi berhubungan dengan struktur walaupun tidak secara langsung dan kongkret. Walaupun di dalam beberapa penelitian menyebutkan tidak selalu ada keterkaitan yang erat antara teknologi dan struktur organisasi tetapi ada beberapa bukti empiris yang mengungkapkan hal yang berbeda.

Organisasi pada industri apa pun mungkin harus mengadopsi teknologi inti konvensional agar dapat bersaing. Selain dapat mempengaruhi besaran operasi organisasi yang efisien, tingkat persaingannya, atau tingkat peraturan pemerintah, industri juga dapat membatasi pilihan teknologi yang dapat berjalan terus.

Pengaruh Teknologi Terhadap Organisasi perusahaan
Sumber: Stephen P Robbins

Gambar di atas menggambarkan integrasi hubungan industri-besaran-teknologi-struktur. Industri menghambat pilihan teknologi. Tetapi organisasi harus mencapai suatu besaran tertentu sebelum kemajuan dapat diperoleh dari keuntungan yang ditawarkan oleh perkembangan teknologi yang lebih kompleks.

Keputusan untuk menerima sebuah teknologi yang kompleks kemungkinan tidak akan diambil sampai organisasi tersebut mencapai besaran yang cukup untuk menggunakan kesempatan yang diberikan oleh economies of scale. Dengan demikian besaran menentukan teknologi. Tetapi, seperti yang diperlihatkan pada gambar di atas, panah kausal dapat juga menuju arah lain, dari teknologi ke tingkat besaran yang juga berdampak pada struktur organisasi.

Demikianlah bahasan kami tentang pengaruh perkembangan teknologi terhadap organisasi perusahaan. Dewasa ini teknologi semakin berkembang dengan pesat dan membawa banyak perubahan mendasar pada setiap organisasi atau perusahaan-perusahaan di seluruh dunia.

Semoga bahasan singkat ini bermanfaat bagi Anda. Salam belajar menyenangkan kapan saja dan di mana saja (maglearning,id).

Loading...

Tinggalkan Balasan