Sultan Terakhir Khalifah Utsmani

Sosok Sultan Terakhir Khalifah Utsmani

Loading...

Sosok Sultan Terakhir Khalifah Utsmani – 97 tahun yang lalu, khalifah Utsmani telah dibubarkan ataupun telah runtuh. Kekhalifahan Islam yang pernah menjadi sejarah emas dan pernah mengukir sebuah prestasi terbesar, yakni menguasai dua pertiga dunia telah dihapuskan di dalam tatanan dunia, kemudian Islam mulai tidak lagi dikomandoi oleh 1 Khalifah.

Kekhalifahan zaman dulu, yang dipimpin oleh Sultan Abdul Hamid telah dihancurkan dengan berbagai cara yang sistematis oleh orang-orang yang ingin menguasai dunia, oleh orang-orang yang ingin menghancurkan Islam, dan bahkan mereka telah mengumpulkan dendam bertahun-tahun terhadap khalifah Usmani yang telah didirikan penuh perjuangan oleh Ertugrul Gazi.

Mereka ingin memadamkan nilai-nilai Islam. Nah, sebelum khalifah Usmani yang saat ini berubah menjadi Republik Turki, dulunya ada seorang Sultan yang mempunyai kecintaan teramat besar terhadap Islam, mempunyai kecintaan terhadap Rasulullah saw. yang sangat besar. Beliau adalah Sultan Abdul Hamid Han. Sultan Abdul Hamid selalu berupaya untuk mempertahankan agama Islam, terus berupaya menyebarkan cahaya Islam ke berbagai penjuru negeri. Tak peduli dengan berbagai ancaman dari luar, terutama dari Yahudi dan Barat.

Sultan Abdul Hamid Sosok Sultan Terakhir Khalifah Utsmani
Sultan Abdul Hamid

Sultan Abdul Hamid Han senantiasa berupaya keras untuk menghidupkan Adzan di seluruh penjuru dunia yang memang ada umat muslim bagaimanapun caranya. Dengan sosoknya yang luar biasa, rakyat-rakyat di Turki yang terdiri dari banyak sekali warga negara yang berbeda, mereka bisa hidup berdampingan dengan aman meskipun dipimpin oleh seorang sultan yang beragama Islam. Sultan Abdul Hamid Han merupakan Sultan kelahiran Topkapi, Istanbul, Turki yang bertepatan pada tanggal 21 September 1842.

Nama lengkap beliau Abdul Hamid bin Abdul Majid bin Ahmad bin Abdul Hamid bin Ahmad. Lahir dari sepasang kekasih Abdul Majid Tirmujgan. Ibu Sultan Abdul Hamid merupakan istri kedua dari ayahnya. Sultan Abdul Hamid menggantikan kakaknya yang sudah sangat lama berkuasa. Hanya saja, kakaknya meski diturunkan dari jabatannya menjadi khalifah Usmani tahun 1876, yang kemudian dibunuh dengan cara yang sangat misterius oleh orang-orang yang ingin merebut Islam.

Tak lama kemudian khalifah Usmani digantikan oleh Murd V yang merupakan kakak Sultan Abdul. Hanya saja Murad V hanya menjabat selama 3 bulan. Hal ini karena Murad V diketahui mempunyai gangguan mental, hingga akhirnya ia dipindahkan tempat ke Ciragan dengan seluruh keluarganya.

Sultan Abdul Hamid adalah Sultan ke-34 dan merupakan Sultan terakhir di kesultanan Utsmani. Sebelum akhirnya berganti menjadi republik Turki seperti saat ini. Dalam memerintah, Sultan Abdul Hamid mengalami berbagai macam cobaan, tekanan, hadangan, dari musuh. Beliau bahkan mengalami periode disintegrasi selama menjabat.

Tatkala beliau menerima Tahta dari kakaknya, negara tengah berada di dalam kondisi yang sangat kacau, carut-marut terjadi di mana-mana, dan berada di krisis yang sangat besar. Hutang luar negeri sangat banyak, dan ada banyak sekali pejabat-pejabat tikus, ada juga campur tangan negara asing di dalam pemerintahannya.

Bahkan, ada juga berbagai kepentingan di dalam pemerintah hingga parlemen yang membuat parlemen tidak teratur. Dan di saat itulah kesultanan mempunyai hari-hari yang paling buruk. Sultan Abdul Hamid dijuluki dengan kata Sultan merah oleh banyak orang, alias oleh musuh-musuhnya dan juga orang yang hanya mengenal beliau dari cerita-cerita para musuh, tapi bagi rakyatnya Sultan Abdul Hamid adalah malaikat yang memang diutuskan kepada mereka menjadi sebuah anugerah yang paling besar, karena beliau telah membuktikan betapa seluruh rakyatnya adalah prioritas dalam menjalani roda pemerintahan.

Seluruh cobaan dihadapi beliau, hingga akhirnya beliau harus diasingkan karena dikudeta, dan wafat di pengasingan. Bagaimanapun, jasanya terhadap Islam dan Negara tak bisa dihilangkan di hati orang-orang yang pernah hidup semasa dengan beliau.

Demikianlah tulisan ringkas kami tentang Sosok Sultan Terakhir Khalifah Utsmani ini.Semoga Allah merahmatinya (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan