Perdagangan Internasional Kelas 9

Perdagangan Internasional Kelas 9 (Materi IPS)

Loading...

Perdagangan Internasional Kelas 9 (Materi IPS) – Tidak ada negara yang dapat menghasilkan kebutuhan sendiri, sehingga perlu adanya perdagangan antar negara. Perdagangan tidak hanya dilakukan dalam suatu negara, tetapi ada juga yang dilakukan antar negara.

Barang yang dihasilkan oleh negara yang satu berbeda dengan barang yang dihasilkan oleh negara lain. Perbedaan inilah yang menimbulkan pertukaran hasil antara satu negara dan negara lain.

Pengertian Perdagangan Internasional

Perdagangan antarnegara terdapat barang-barang keluar dan masuk dari suatu negara ke negara lain, artinya negara yang kelebihan barang akan mengirimkan barangnya ke negara lain. Mengirimkan atau menjual barang ke negara lain disebut ekspor. Negara pelaku ekspor disebut eksportir.

Jika suatu negara kekurangan barang kebutuhan untuk memenuhinya memerlukan barang dari negara lain. Masuknya barang dari negara lain ini disebut impor. Negara pelaku impor disebut importir.

Dengan demikian dalam perdagangan antarnegara terdapat arus barang keluar dan arus barang masuk. Secara tidak langsung dalam perdagangan antarnegara terjadi tukar-menukar barang antar negara.  Tukar menukar barang antar negara ini dilakukan dengan perantaraan uang.

Jadi, perdagangan internasional adalah proses pertukaran barang dan jasa antara dua negara atau lebih dengan tujuan mendapatkan keuntungan/laba.

Faktor yang Mendorong Terjadinya Perdagangan Internasional

Pada dasarnya perdagangan Internasional (kelas 9) muncul dilatar belakangi oleh karena kemampuan menghasilkan barang antara negara yang satu dengan negara lain berbeda. Perbedaan inilah mendorong terjadinya perdagangan internasional.

Faktor yang mendorong terjadinya perdagangan internasional antara lain sebagai berikut :

a. Perbedaan Sumber Daya Alam yang Dimiliki Oleh Setiap Negara.

Sumber daya alam yang dimiliki oleh masing-masing negara tidak sama dan mengakibatkan perbedaan hasil produksi dari negara tersebut. Keunggulan yang dimiliki oleh suatu negara dilihat dari keunggulan sumber daya alam dan faktor-faktor produksi lain sehingga biaya produksi lebih murah disebut keunggulan absolut (absolut advantage). Keunggulan absolut adalah kemampuan suatu negara untuk memproduksi barang atau jasa yang lebih efisien (murah) bila dibandingkan dengan negara lain.

b. Perbedaan Tingkat Kualitas Sumber Daya Manusia

Ketersediaan sumber daya alam memerlukan daya dukung kemampuan sumber daya manusia. Suatu negara yang mempunyai sumber daya manusia yang dilihat terutama dari segi kualitas maka akan menghasilkan barang dan jasa dengan mutu atau kualitas yang lebih baik. Hal ini juga termasuk dalam absolut advantage.

c. Perbedaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Negara yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi akan mampu memproduksi barang dan jasa yang lebih banyak, bermutu dan efisien dibanding dengan negara yang tidak menguasainya. Ilmu pengetahuan dan teknologi dapat menghemat biaya produksi, jumlah barang, dan kualitas barang. Keunggulan suatu negara yang dapat memproduksi barang dengan biaya produksi yang lebih murah dibandingkan negara lain juga disebut absolut advantage.

Lalu apa yang dimaksud dengan comparative advantage ? keunggulan komparatif atau comparative advantage adalah unggulan yang muncul karena menghasilkan barang dan jasa dengan biaya peluang (opportunity cost) yang lebih rendah bila dibandingkan dengan negara lain.

Lebih jelasnya silakan baca : Keunggulan Absolut dan Keunggulan Komparatif

d. Perbedaan Budaya Suatu Bangsa

Perbedaan budaya suatu negara akan sangat mempengaruhi barang yang dihasilkan. Misalnya, seni ukir dan batik Indonesia, merupakan daya tarik sendiri bagi negara lain untuk membeli barang tersebut. Demikian juga keramik China menjadi daya tarik tersendiri bagi negara lain.

e. Perbedaan lain

Perbedaan-perbedaan yang mempengaruhi perdagangan internasional yaitu perbedaan harga barang, perbedaan upah dan biaya produksi, dan perbedaan selera.

Manfaat Perdagangan Internasional (kelas 9)

Setiap perdagangan bertujuan untuk mencari keuntungan. Dalam perdagangan internasional selain untuk mencari keuntungan, ada beberapa manfaat yang diperoleh, antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Setiap negara dapat memenuhi kebutuhan akan barang dan jasa.
  2. Setiap negara dapat menciptakan spesialisasi produk yaitu membuat barang produksi yang khusus yang memiliki ciri khas yang tidak dapat dihasilkan oleh negara lain.
  3. Penduduk dari negara yang melakukan perdagangan akan mendapatkan barang dengan mudah dan harga murah.
  4. Mendorong kegiatan produksi. Setiap negara berusaha memperluas pemasaran barang hasil produksi. Apabila pemasaran semakin luas, maka produksi dapat ditingkatkan sehingga permintaan terpenuhi.
  5. Setiap negara dapat meningkatkan hubungan persahabatan antarnegara.
  6. Kegiatan produksi dapat meningkatkan sehingga perusahaan bertambah maju dan membuka kesempatan kerja.
  7. Pendapatan negara meningkat melalui perolehan devisa hasil ekspor.
  8. Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi karena masing-masing negara ingin meningkatkan kualitas dan kuantitas barang.
  9. Mendorong pertumbuhan ekonomi dan menyerap banyak tenaga kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran.

Hambatan perdagangan Internasional

Di samping manfaat yang dapat diperoleh dari perdagangan internasional, ada beberapa hambatan yang terjadi dalam perdagangan internasional. Hambatan perdagangan internasional menyangkut harga barang luar negeri lebih murah dari hasil produksi dalam negeri, bea masuk yang tinggi, adanya proteksi, adanya kuota, adanya peraturan, dumping, pertentangan politik, dan peperangan.

  • Proteksi, adalah kebijakan pemerintah untuk melindungi produksi dalam negeri merupakan hambatan perdagangan internasional.
  • Kuota, adalah kebijakan untuk membatasi jumlah ekspor dan impor barang dari suatu negara. Dengan kebijakan kuota, barang impor tertentu dibatasi dalam jumlah dan volumenya.
  • Tarif, adalah kebijakan pajak atas barang impor dan ekspor. Kebijakan tarif ini dengan tujuan dapat meningkatkan devisa negara, juga dimaksudkan untuk melindungi produk dalam negeri.
  • Politik dumping, adalah kebijakan menjual barang di luar negeri lebih murah daripada di dalam negeri. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan devisa negara.

Video Pembelajaran Materi Perdagangan Internasional

Berikut ini adalah video pembelajaran materi Perdagangan Internasional Kelas 9 yang bisa disimak untuk menambah bahan belajar.

Soal Materi Perdagangan Internasional

Silakan kerjakan latihan soal online materi Perdagangan Internasional Kelas 9 di bawah ini.

https://quizizz.com/join/quiz/5e70a6124fca0a001ba6388c/start

Soal Materi Perdagangan Internasional

Demikianlah rangkuman materi Perdagangan Internasional untuk siswa Kelas 9 SMP. Semoga bermanfaat. Selamat belajar dengan menyenangkan (maglearning.id)

Loading...

Tinggalkan Balasan