Penyebaran Fauna di Indonesia

Penyebaran Fauna di Indonesia, Dibedakan Tiga Garis !

Loading...

Penyebaran Fauna di Indonesia, Dibedakan Tiga Garis ! – Kata fauna berasal dari bahasa Latin yang berarti alam hewan artinya adalah khazanah segala macam jenis hewan yang hidup di bagian tertentu atau periode tertentu. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Penyebaran Fauna di Indonesia. Sebelum masuk ke penyebaran fauna di Indonesia, terlebih dahulu mari mencoba untuk mengetahui sedikit tentang sejarah persebaran fauna.

Wilayah persebaran fauna pertama kali diperkenalkan oleh Sclater (1858) dan kemudian dikembangkan oleh Huxley (1868) dan Wallace (1876). Ada beberapa faktor alam yang mempengaruhi persebaran fauna di dunia yang bersifat menghambat, yaitu faktor-faktor fisik yang berhubungan dengan keadaan di bumi, misalnya perairan (sungai, danau, laut), daratan (gunung, lembah, jurang, padang pasir, dll), iklim (suhu, tekanan udara, kelembaban, dll).

Faktor-Faktor Penyebaran Fauna di Indonesia

Flora dan Fauna memiliki penyebaran/persebaran yang dipengaruhi oleh berbagai aspek. Seperti Penyebaran Fauna Indonesia yang dipengaruhi oleh berbagai aspek geografi dan peristiwa geologi benua Asia dan Australia. Menurut pendapat para pakar zoologi yang berpendapat bahwa tipe fauna di kawasan Indonesia bagian barat mirip dengan fauna yang ada di Asia Tenggara (oriental), sedangkan fauna yang ada di kawasan Indonesia bagian timur mirip dengan fauna yang terdapat di benua Australia (australis).

Kawasan Penyebaran Fauna di Indonesia

Daerah persebaran fauna Indonesia dibagi menjadi tiga kawasan. Tiga kawasan pembagian persebaran fauna Indonesia adalah kawasan indonesia bagian barat, kawasan peralihan (Wallacea), dan kawasan Indonesia bagian timur. Penyebaran fauna Indonesia dibagi dan dipisahkan oleh garis Wallace, garis Weber, dan garis Lydekker.

Berikut penjelasan mengenai pembagian kawasan penyebaran fauna Indonesia:

1. Kawasan Indonesia Bagian Barat (asiatis)

Fauna kawasan Barat

Kawasan Indonesia bagian barat meliputi Sumatra, Kalimantan, Bali dan Jawa. Kawasan tersebut dibatasi oleh garis imajiner Wallace yang terletak di antara Kalimantan dengan Sulawesi dan antara Bali dengan Lombok. Dari jarak antara Bali dan Lombok sangat dekat, namun jenis fauna yang juga dikemukakan oleh Alfred Russel Wallace (abad ke -19) , ahli zoologi yang berasal dari Inggris. Jenis fauna kawasan Indonesia bagian barat, antara lain :

  • Macam Tutul atau Leopard (Panthera pardus)
  • Badak Jawa (Rhinoceros)
  • Harimau (Panthera tigris)
  • Orang Utan (Pongo pygmaeus)
  • Gajah (Elephas maximus)
  • Beruang Madu (Ursus malayanus)
  • Wau-Wau (Hylobates lar)
  • Lutung (Presbytis cristata)
  • Banteng (Bos sondaicus)
  • Burung Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)
  • Dan Merak Hijau (Pavo muticus)

2. Kawasan Peralihan

Penyebaran Fauna kawasan pearlihan

Kawasan peralihan meliputi wilayah seperti Maluku, Timor, Sulawesi, Sumbawa, Sumba, dan Lombok. Kawasan peralihan dibatasi oleh garis Wallace yang berada di sebelah barat dan garis Lydekker di sebelah timur. Di antara kedua garis ini, terdapat garis keseimbangan Weber yang terletak di sebelah timur Sulawesi. Garis Weber dikemukakan oleh Max Carl Wilhelm Weber, seorang ahli zoologi yang berasal dari Jerman. Pada Kawasan tersebut terdapat peluang percampuran antara unsur fauna oriental dan fauna australis. Jenis fauna kawasan peralihan antara lain :

  • Anoa pegunungan (Bubalus quarlesi)
  • Komodo (Varanus komodoensis)
  • Maleo (Macrocephalon maleo)
  • Anoa Dataran rendah (Bubalus depressicornis)
  • Burung Rangkong (Rhyticeros cassidix)
  • Duyung (Dugong dugon)
  • Kuskus Beruang (Ailurops ursinus)
  • Kakatua Putih Berjambul Merah (Cacatua moluccensis)
  • Kupu-kupu Sulawesi (Papilio iswara, Papilio peranthus)
  • Dan Soa-Soa (Hydrosaurus amboinensis).

3. Kawasan Indonesia Bagian Timur (australis)

kawasan fauna

Kawasan Indonesia timur dibatasi oleh garis Lydekker yang meliputi wilayah seperti Papua dan pulau-pulau kecil yang ada di sekitarnya. Jenis fauna yang terdapat di kawasan Indonesia bagian timur, antara lain :

  • Buaya Irian (Crocodylus novaeguineae)
  • Kupu-kupu sayap burung (Ornithoptera sp.)
  • Kasturi raja (Psittrichas fulgidus)
  • Ular sanca hijau (Chondrophython viridis)
  • Kanguru pohon (Dendrolagus ursinus)
  • Burung cendrawasih ekor pita (Astrapia mayeri)
  • Walabi kecil (Dorcopsulus vanheurni)
  • Burung kasuari gelambir ganda (Casuaris casuarius)
  • dan Burung Kakatua Raja (Probosciger aterrimus). Burung di kawasan ini memiliki bulu yang berwarna-warni.

Jadi, penyebaran fauna di indonesia dibatasi oleh beberapa garis? Tentu Anda sudah bisa menjawabnya setelah membaca artikel di atas. Sederhananya, persebaran fauna di Indonesia adalah tipe asiatis, australis, dan peralihan (garis Wallace, garis Weber, dan garis Lydekker).

Demikianlah uraian tentang penyebaran fauna di Indonesia dari kami. Semoga bermanfaat dan selamat belajar, berkarya, bahagia selalu (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan