Pengertian Sumber, Bukti, dan Fakta Sejarah

Pengertian Sumber, Bukti, dan Fakta Sejarah

Loading...

Pengertian Sumber, Bukti, dan Fakta Sejarah – Halo sobat kali ini kita akan membahas materi yang sudah lama tidak kita sentuh yakni Materi Sejarah. Nah kita akan membahas mengenai Pengertian Sumber Sejarah, Pengertian Bukti Sejarah, dan Fakta Sejarah yang akan kita bahas satu persatu di artikel ini, tentu sobat sudah penasaran bukan, alangkah baiknya jika kita langsung saja membahas materinya di bawah ini.

Pada pembahasan telah lalu kita sudah menjelaskan tentang makna kata dari “sejarah” setidak-tidaknya sejarah mengandung dua makna, Yakni sejarah sebagai peristiwa dan juga sejarah sebagai Kisah.

Sejarah sebagai peristiwa adalah peristiwa sejarah atau kejadian-kejadian itu sendiri. Misalnya, Berdirinya Budi Utomo, Perang Dunia I, serbuan tentara Jepang ke Indonesia, Upacara Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, dan Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

Sejarah sebagai peristiwa hanya terjadi sekali saja. Ia dapat di lihat, di rasakan dan menimbulkan kesan yang mendalam bagi pelaku satu saksi sejarah. Sedangkan sejarah sebagai kisah adalah cerita tentang peristiwa sejarah atau penerjemahan peristiwa sejarah menjadi cerita atau kisah sejarah.

Peristiwa sejarah meninggalkan jejak-jejak berupa peninggalan atau bukti sejarah. Contoh: Kongres Pemuda II tahun 1928 meninggalkan jejak berupa dokumen ikrar sumpah pemuda, serangan jepang atas pearl Harbour meninggalkan jejak berupa bangkai kapal perang USS “Arizona”, Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, meninggalkan jejak berupa naskah teks proklamasi dan foto pelaksanaan upacara.

Bukti atau peninggalan sejarah merupakan sumber penulisan sejarah, di samping sumber-sumber lainya. Sumber-sumber sejarah adalah :

  1. Berupa benda, misalnya senjata, bangunan dan patung
  2. Berupa tulisan, misalnya dokumen, notulen rapat, prasasti, majalah, surat perjanjian dan lain sebagainya.
  3. Berupa sumber lisan, misalnya hasil wawancara dengan pelaku atau saksi peristiwa sejarah, hasil rekaman pidato.

Setelah memahami pengertian sumber sejarah, lalu bagaimana tentang pengertian fakta sejarah. Fakta berasal dari bahasa latin yang berbunyi Factus atau Facerel, yang berarti selesai atau mengerjakan. Fakta sejarah mempunyai Sifat, Pasti, Tidak berubah-ubah dan Sesuai dengan Kenyataan.

Fakta dapat di peroleh dari penafsiran data yang terdapat di berbagai sumber, sebagai contoh :

  1. Sumber sebagai naskah teks proklamasi kemerdekaan Indonesia tulisan tangan dan yang di ketik. Di situ terdapat beberapa data, misalnya, coretan terdiri atas dua kalimat singkat, bahasanya tidak revolusioner atau radikal, Terdapat perbedaan antara yang tulisan tangan dengan yang di ketik. Fakta yang kita peroleh dari penafsiran adalah bahwa terdapat banyak pertimbangan menyusun teks proklamasi sampai dihasilkan rumusan final.
  2. Seseorang akan menulis sejarah tentang konflik-konflik yang terjadi di berbagai kawasan dunia, misalnya, Kashmir, Palestina, dan Irlandia. Data yang diperoleh antara lain konflik itu telah terjadi cukup lama dan sampai sekarang belum terselesaikan. Fakta yang diperoleh dari penafsiran adalah bahwa konflik politik mengandung dimensi keagamaan penyelesaiannya sukar dan memerlukan waktu lama.

Dalam interpretasi, baik yang bersifat analisis maupun sintesis, orang bisa berbeda pendapat. Perbedaan hasil interpretasi adalah wajar dan sah, sekalipun datanya sama. Tentu saja tidak boleh mengambil kesimpulan yang terlalu berani sehingga terkesan mengada-ngada.

Misalnya, dengan penelitian yang mendetail, seseorang tidak dapat menyimpulkan bahwa sang merah putih telah berkibar di Indonesia selama 6.000 tahun. Fakta apa yang mendasari Kesimpulan tersebut.?

Ketersediaan bukti atau sumber dan data tergantung pada topik penelitian. Penelitian yang mengambil topik jauh di masa lampau, ketersediaan sumber atau bukti makin sedikit.

Demikianlah bahasan sederhana tentang pengertian sumber, bukti, dan fakta sejarah yang bisa kami sajikan kepada sobat semua. Semoga membawa manfaat dan selamat belajar dengan menyenangkan (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan