Bagaimana Konsep Pembelajaran yang Efektif ? – Kegiatan belajar mengajar merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting untuk diperhatikan dalam upaya yang konsisten dalam mewujudkan cita-cita untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu menuntuti tuntutan kehidupan dalam menjalani kehidupannya di masa yang semakin modern ini. Saat ini dunia terus mengalami globalisasi di mana hal ini menimbulkan batasan-batasan kenegaraan yang selama ini jelas adanya menjadi kian abstrak.
Hal ini memiliki pengaruh yang besar pada semakin menyatunya kehidupan manusia dari berbagai belahan dunia. Jika ditinjau dari segi positif maka hal ini memiliki pengaruh yang besar dalam hal pembelajaran yang di alami masyarakat yakni erat kaitannya dengan alih teknologi yang diharapkan mampu membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik.
Namun, di balik itu semua jelas menimbulkan sebuah problem yang kian menjadi perhatian bagi kita semua yakni tentang dampak negatif yang timbul akibat dari dunia yang semakin global tersebut. Berbagai macam persaingan yang kian bebas menjadi problem utama yang dihadapi masyarakat saat ini dan yang akan datang karenanya perlu sebuah adaptasi yang baik dari para generasi penerus agar dapat mempertahankan jati diri bangsanya di masa yang akan datang.
Pembelajaran yang efektif merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan oleh segenap masyarakat guna menyikapi problem tersebut. Dengan pembelajaran yang efektif ini sumber daya manusia yang tercipta akan semakin terasah dan memiliki kualitas yang lebih baik. Lalu bagaimanakah pembelajaran yang efektif tersebut?
Bagaimana Konsep Pembelajaran yang Efektif Itu ?
Pembelajaran yang efektif adalah sebuah pembelajaran yang terjadi secara tepat guna. Baik dari tenaga pendidik yang mampu memberikan pelajaran yang dibutuhkan oleh peserta didik dengan baik hingga kemampuannya menggunakan media pembelajaran yang ada hingga membuat para peserta didik lebih mudah memahami apa yang disampaikannya. Pada prinsipnya konsep pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang mendapatkan hasil maksimal dengan memanfaatkan sumber daya yang ada (walaupun minimal).
Salah satu ciri dari sebuah pembelajaran dapat dikatakan sebagai pembelajaran yang efektif adalah saat para peserta didik dapat mencerna apa yang ada di dalam kegiatan pembelajaran dan dapat mengimplementasikannya secara nyata dalam kehidupannya. Atau dapat kita katakan keberhasilan dari sebuah kegiatan pembelajaran ini bukan hanya pada keberhasilan dalam penguasaan teori saja tetapi lebih mengarah pada praktik di lapangan.
Mengukur Efektivitas Pembelajaran
Efektivitas pembelajaran dapat diukur dengan mengadaptasi pengukuran efektivitas pelatihan yaitu melalui validasi dan evaluasi (Lesli Rae, 2001). Untuk mengukur keberhasilan pembelajaran harus ditetapkan sejumlah fakta tertentu, antara lain dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
- Apakah pembelajaran mencapai tujuannya?
- Apakah pembelajaran memenuhi kebutuhan siswa dan dunia usaha?
- Apakah siswa memiliki keterampilan yang diperlukan di dunia kerja?
- Apakah keterampilan tersebut diperoleh siswa sebagai hasil dari pembelajaran?
- Apakah pelajaran yang diperoleh diterapkan dalam situasi pekerjaan yang sebenarnya?
- Apakah pembelajaran menghasilkan lulusan yang mampu bekerja dengan efektif dan efisien?
Untuk mengukur tingkat efektivitas pembelajaran dapat digunakan komponen berikut ini.
- Adanya kerja sama dan partisipasi total. Tujuannya adalah berorientasi pada tanggung jawab kelompok, bersedia membuat lebih/berpartisipasi dalam bidang yang berhubungan, menciptakan kesadaran kelompok, dan saling menghargai satu sama lain.
- Berorientasi pada mutu. Maksudnya adalah disesuaikan dengan permintaan dan standarnya adalah tidak ada cacat/kesalahan (zero mistakes) serta ukurannya adalah biaya yang tidak terlalu banyak dikeluarkan.
- Hubungan atasan dan bawahan secara harmonis. Maksudnya adalah terjalinnya hubungan yang baik antara pihak manajemen (pimpinan sekolah dan pimpinan program keahlian) dengan para guru, saling memotivasi dan memberikan dukungan dalam setiap penyelenggaraan kegiatan pembelajaran.
Peran Guru dalam Konsep Pembelajaran yang Efektif
Bagaimana peran guru dalam konsep pembelajaran yang efektif ? Kesiapan guru dalam penguasaan bidang keilmuan yang menjadi kewenangannya, merupakan modal dasar bagi terlaksananya pembelajaran yang efektif. Guru yang profesional dituntut untuk memiliki persiapan dan penguasaan yang cukup memadai, baik dalam bidang keilmuan maupun dalam merancang program pembelajaran yang disajikan.
Selain itu, pelaksanaan pembelajaran menggambarkan dinamika kegiatan belajar siswa yang dipandu dan dibuat dinamis oleh guru. Untuk itu, guru semestinya memiliki pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan dalam mengaplikasikan metodologi dan pendekatan pembelajaran secara tepat. Kompetensi profesional dari guru perlu dikombinasikan dengan kemampuan dalam memahami dinamika perilaku dan perkembangan yang dijalani oleh para siswa.
Beberapa aspek yang menjadi orientasi ke arah pencapaian efektivitas pembelajaran dalam perspektif guru dipaparkan oleh Djam’an Satori, et al. (2003) sebagai berikut.
- Apresiasi Guru Terhadap Pengembangan Kurikulum dan Implikasinya.
Guru dituntut mempunyai kemampuan dalam pengembangan kurikulum secara dinamik sesuai dengan potensi sekolah dengan berdasarkan pada prinsip-prinsip di bawah ini.
- Keseimbangan etika, logika, estetika, dan kinestika.
- Kesamaan memperoleh kesempatan bagi semua siswa.
- Kesiapan menghadapi abad pengetahuan dan tantangan teknologi informasi.
- Pengembangan keterampilan hidup.
- Berpusat pada anak sebagai pembangun pengetahuan.
- Penilaian berkelanjutan dan komprehensif.
- Kreativitas Guru dalam Aplikasi Teknologi Pembelajaran.
Guru dituntut mempunyai pemahaman konsep teoretis dan praktis berkenaan dengan desain, pengembangan, pemakaian, manajemen, dan evaluasi pembelajaran serta pengelolaan sumber belajar. Pembelajaran yang memiliki efektivitas tinggi ditunjukkan oleh sifatnya yang menekankan pada pemberdayaan peserta didik.
Pembelajaran bukan sekadar transformasi dan mengingat, juga bukan sekadar penekanan pada penguasaan pengetahuan tentang apa yang diajarkan, akan tetapi lebih menekankan pada internalisasi tentang apa yang diajarkan sehingga tertanam dalam jiwa anak dan berfungsi sebagai muatan nurani dan hayati serta dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari oleh peserta didik. Bahkan pembelajaran lebih menekankan pada peserta didik agar mau belajar bagaimana cara belajar yang produktif.
Selain faktor guru, keberhasilan proses pembelajaran banyak bertumpu pada sikap dan cara belajar siswa, baik perorangan maupun kelompok. Selain itu, tersedianya sumber belajar dengan memanfaatkan media pembelajaran secara tepat merupakan faktor pendorong dan pemelihara kegiatan belajar siswa yang produktif, efektif, dan efisien.
Memelihara suasana pembelajaran yang dinamis dan menyenangkan merupakan kondisi esensial dalam proses pembelajaran. Dalam hal ini, perlu ditanamkan persepsi positif pada setiap diri siswa, bahwa kegiatan pembelajaran merupakan peluang bagi mereka untuk menggali potensi diri sehingga mampu menguasai kompetensi yang diperlukan untuk kehidupannya kelak.
Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sampaikan mengenai bagaimana konsep pembelajaran yang efektif itu. Kurang lebihnya saya mohon maaf, Semoga bermanfaat. (maglearning.id)