JENIS-JENIS DESAIN GRAFIS

Desain grafis menggunakan komposisi visual untuk mengkomunikasikan ide-ide melalui tipografi, citra, warna dan bentuk. Tidak ada cara tunggal untuk melakukan itu, artinya tidak ada satupun jenis desain yang dapat menyelesaikan semua masalah. Tidak ada satupun bentuk desain yang bisa digunakan untuk untuk mengkomunikasikan informasi secara tepan dan efektif. Itulah sebabnya ada beberapa jenis desain grafis, masing-masing jenis desain grafis ini mempunyai bidang spesialisasi mereka sendiri. 

Meskipun sering tumpang tindih, masing-masing jenis desain grafis membutuhkan keahlian dan teknik desain tertentu. Banyak desainer yang memilih spesialisasi dalam satu jenis, dan yang lain fokus pada serangkaian jenis yang terkait dan serupa. Tetapi karena industri ini terus berubah, desainer harus dapat beradaptasi dan belajar seumur hidup sehingga mereka dapat mengubah atau menambah spesialisasi sepanjang karier mereka. Terutama teknologi digital yang semakin berkembang pesat disertai dengan kecepatan penyampaian informasi dalam kapasitas yang semakin besar.

Saat ini peran seorang desainer semakin muncul ke permukaan. Hampir di setiap bentuk industri digital, peran desain grafis menjadi salah satu yang vital. Apapun jenisnya mulai dari industri makanan sampai jasa, dari lokal sampai internasional, di situ ada sentuhan desain grafis yang tidak main-main. Hampir bisa di bilang bahwa reputasi sebuah institusi bisa dilihat dari karya desain grafis yang digunakan, semakin profesional karya desain grafis yang digunakan maka akan identik dengan profesionalitas institusi atau lembaga bisnis tersebut.

Baiklah, bila Anda tertarik di dunia desain grafis dan bercita-cita ingin menjadi seorang desainer profesional atau Anda sedang mencari layanan desain untuk bisnis, memahami delapan jenis desain grafis akan membantu Anda menemukan keterampilan yang tepat untuk pekerjaan itu. Berikut ini adalah 8 jenis desain grafis yang banyak digunakan.

Desain grafis identitas visual

Merek adalah hubungan antara bisnis atau organisasi dengan audiens atau konsumennya. Sebuah merek identitas adalah bagaimana organisasi mengkomunikasikan kepribadian, nada dan esensi, kenangan, serta emosi dan pengalaman kepada stakehorldernya. Desain grafis identitas visual persis seperti itu: elemen visual dari identitas merek yang bertindak sebagai wajah merek untuk mengkomunikasikan kualitas-kualitas tak berwujud melalui gambar, bentuk, dan warna. 

Desainer yang berspesialisasi dalam desain grafis identitas visual berkolaborasi dengan pemangku kepentingan merek untuk menciptakan aset seperti logo, tipografi, palet warna, dan perpustakaan gambar yang mewakili kepribadian merek. Selain kartu nama standar dan alat tulis perusahaan, desainer sering mengembangkan seperangkat pedoman merek visual (panduan gaya) yang menggambarkan praktik terbaik dan memberikan contoh branding visual yang diterapkan di berbagai media. Panduan ini membantu memastikan konsistensi merek di seluruh aplikasi perusahaan saat ini dan di masa depan.     

Desainer grafis identitas visual harus memiliki pengetahuan umum tentang semua jenis desain grafis untuk membuat elemen desain yang cocok di semua media visual. Mereka juga membutuhkan komunikasi yang sangat baik, keterampilan konseptual, kreativitas, dan semangat untuk meneliti industri, organisasi, tren, dan pesaing.   

Desain Grafis Pemasaran dan Iklan

Ketika kebanyakan orang berpikir tentang desain grafis, mereka memikirkan desain yang dibuat untuk pemasaran dan periklanan. Perusahaan bergantung pada upaya pemasaran yang berhasil untuk memanfaatkan proses pengambilan keputusan target audiens mereka. Pemasaran yang hebat melibatkan orang-orang berdasarkan pada keinginan, kebutuhan, kesadaran dan kepuasan yang mereka miliki tentang suatu produk, layanan, atau merek. Karena orang akan selalu menemukan konten visual yang lebih menarik, desain grafis membantu organisasi/perusahaan berpromosi dan berkomunikasi lebih efektif.  

Desainer pemasaran bekerja dengan pemilik perusahaan, direktur, manajer atau profesional pemasaran untuk menciptakan aset sebagai bagian dari strategi pemasaran perusahaan. Mereka mungkin bekerja sendiri atau sebagai bagian dari tim in-house atau tim kreatif. Desainer dapat mengkhususkan diri dalam jenis media tertentu misalnya baliho atau iklan cetak, atau juga membuat berbagai macam bentu cetak lainnya, tayangan digital, dan seterusnya. Meskipun tetap berpusat pada cetak tradisional, namun saat ini telah berkembang menjadi lebih banyak aset digital, terutama untuk digunakan dalam pemasaran konten. 

Contoh desain grafis pemasaran

  • Kartu pos dan selebaran
  • Iklan majalah dan surat kabar
  • Poster, spanduk dan baliho
  • Infografis
  • Brosur (cetak dan digital)
  • Display pameran
  • Template email pemasaran
  • Presentasi PowerPoint
  • Iklan media sosial, spanduk dan gambar
  • Gambar untuk situs web dan blog

Desainer pemasaran membutuhkan keterampilan komunikasi, pemecahan masalah, dan manajemen waktu yang sangat baik. Selain mahir dalam beberapa desain grafis, tata letak dan aplikasi presentasi, mereka juga harus terbiasa dengan produksi untuk lingkungan cetak dan online sekaligus. Mengambil posisi sebagai pemula di bidang ini adalah cara yang bagus bagi desainer baru untuk mempelajari proses dan memperoleh keterampilan dan pengalaman yang berharga.

Desain Grafis Antarmuka Pengguna

Antarmuka pengguna atau user interface (UI) adalah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat atau aplikasi. Desain UI adalah proses mendesain antarmuka untuk membuatnya mudah digunakan dan memberikan pengalaman yang ramah bagi pengguna.

UI mencakup semua hal yang terkkait dengan interaksi dengan pengguna dengan perusahaan. Umumnya akan terkait dengan layar, keyboard, dan mouse tetapi dalam konteks desain grafis. Desain UI berfokus pada pengalaman visual pengguna dan desain elemen grafis di layar seperti tombol, menu, interaksi mikro, dan banyak lagi. Adalah tugas seorang desainer UI untuk menyeimbangkan daya tarik estetika dengan fungsi teknisnya. 

Desainer UI berspesialisasi dalam aplikasi desktop, aplikasi seluler, aplikasi web, dan gim. Mereka bekerja sama dengan desainer pengalaman pengguna atau user experience (UX) yang menentukan cara kerja aplikasi dan pengembang UI yang menulis kode untuk membuatnya berfungsi.

Contoh desain grafis antarmuka pengguna

  • Desain halaman web
  • Desain tema (WordPress, Shopify, dll.)
  • Antarmuka game
  • Desain aplikasi

Desainer UI harus menjadi sebuah tim yang didukung oleh keterampilan desain grafis yang serius dan pemahaman yang sangat baik tentang prinsip UI / UX, desain responsif, dan pengembangan web. Selain aplikasi grafis, mereka membutuhkan pengetahuan tentang bahasa pemrograman seperti HTML, PHP, CSS, JavaScript, dan Bootstrap.

Desain Grafis Publikasi

Publikasi adalah karya naratif panjang yang digunakan untuk berkomunikasi dengan audiens melalui distribusi publik. Secara tradisional publikasi ini dikenal sebagai media cetak. Misalnya buku, koran, majalah, dan katalog. Namun, saat ini lebih didominasi oleh penerbitan publikasi dalam format digital.   

Desainer grafis yang berspesialisasi dalam publikasi bekerja dengan editor dan penerbit untuk membuat tata letak dengan tipografi yang dipilih dengan cermat dan karya seni yang menyertainya, yang meliputi fotografi, grafik, dan ilustrasi. Desainer publikasi dapat bekerja sebagai freelancer, sebagai anggota agensi kreatif atau in-house sebagai bagian dari perusahaan penerbitan.

Loading...

Contoh desain grafis publikasi

  • Buku
  • Surat kabar
  • Nawala
  • Direktori
  • Laporan Tahunan
  • Majalah
  • Katalog

Desainer publikasi harus memiliki keterampilan komunikasi, tata letak, dan organisasi yang sangat baik. Selain keahlian desain grafis, mereka perlu memahami manajemen warna, metode pencetakan, dan penerbitan digital.

Desain Grafis Kemasan Produk

Sebagian besar produk memerlukan beberapa bentuk kemasan agar bisa disimpan, didistribusikan, dan dijual. Namun desain kemasan produk juga dapat berkomunikasi langsung dengan konsumen, yang menjadikannya alat pemasaran yang sangat berharga. Dalam marketing ini masuk dalam dimensi pemasaran produk. Setiap kotak, botol, tas, kaleng, atau wadah apapun adalah kesempatan menceritakan kisah sebuah merek pada konsumennya.  

Desainer kemasan produk membuat konsep, mengembangkan maket, dan membuat file siap cetak untuk suatu produk. Ini membutuhkan pengetahuan yang ahli tentang proses cetak dan pemahaman yang kompleks tentang desain dan manufaktur industri. Karena desain kemasan menyentuh begitu banyak disiplin ilmu, tidak jarang para perancang mengerti tentang fotografi, ilustrasi, dan identitas visual. 

Perancang kemasan produk mungkin merupakan ahli desain kemasan produk apapun atau memilih berspesialisasi dalam jenis pengemasan tertentu (seperti label atau kaleng minuman) atau industri tertentu (seperti makanan atau mainan anak-anak). Pekerjaan mereka membutuhkan keterampilan konseptual dan pemecahan masalah terbaik selain pengetahuan kerja yang kuat tentang desain cetak dan industri. Mereka harus fleksibel untuk memenuhi permintaan klien, pemasar, dan produsen dan menyadari tren yang berkembang saat ini.   

Desain Grafis Gerak

Gambar bergerak adalah gambar yang bergerak dalam ukuran serta jumlah frame tertentu. Gambar gerak ini dapat mencakup animasi, audio, tipografi, citra, video, dan efek lain yang digunakan dalam media online, televisi, dan film. Popularitas media telah meroket dalam beberapa tahun terakhir karena teknologi yang meningkat dan konten video yang semakin mencuat.

Perancang grafis gerak adalah spesialisasi yang agak baru. Awalnya mereka banyak bekerta untuk TV dan film, namun kemajuan teknologi telah mengurangi waktu dan biaya produksi, sehingga membuat bentuk seni ini lebih mudah diakses dan terjangkau. Sekarang, grafik gerak dapat ditemukan di semua platform digital, yang telah menciptakan segala macam bidang dan peluang baru.

Contoh desain grafis gerak:

  • Bumper atau judul video
  • Kredit akhir
  • Advertisements
  • Logo animasi
  • Trailer
  • Presentasi
  • Video promosi
  • Video tutorial
  • Situs web
  • Aplikasi
  • Video game
  • GIF

Desainer grafis gerak mulai dengan mengembangkan storyboard dan kemudian menghidupkan konsepnya dengan animasi, video, dan seni tradisional. Bergantung pada industri, pengetahuan kerja yang kuat tentang pemasaran, pengkodean, dan pemodelan 3D dapat menjadi aset yang penting. 

Desain Grafis Lingkungan

Desain grafis lingkungan secara visual menghubungkan orang-orang ke tempat-tempat untuk meningkatkan pengalaman mereka secara keseluruhan dengan membuat ruang lebih mudah diingat, menarik, informatif atau lebih mudah dinavigasi.

Loading...

Contoh desain grafis lingkungan

  • Rambu
  • Mural dinding
  • Pameran museum
  • Pencitraan kantor
  • Navigasi transportasi umum
  • Interior toko
  • Ruang acara dan konferensi

Wayfinding adalah jenis desain grafis lingkungan khusus yang terdiri dari tanda strategis, landmark dan isyarat visual yang membantu orang mengidentifikasi di mana mereka berada dan ke mana mereka harus pergi sehingga mereka bisa sampai di sana tanpa kebingungan.

Desain grafis lingkungan adalah praktik multidisiplin yang menggabungkan desain grafis, arsitektur, interior, lansekap, dan industri. Desainer bekerja sama dengan orang-orang di sejumlah bidang ini untuk merencanakan dan mengimplementasikan desain mereka. Karena itu, desainer biasanya memiliki pendidikan dan pengalaman dalam desain grafis dan arsitektur. Mereka harus terbiasa dengan konsep desain industri dan mampu membaca dan membuat sketsa rencana arsitektur. 

Seni dan Ilustrasi Untuk Desain Grafis

Seni grafis dan ilustrasi sering dianggap sama dengan desain grafis, namun mereka masing-masing sangat berbeda. Desainer membuat komposisi untuk berkomunikasi dan menyelesaikan masalah, seniman grafis dan ilustrator membuat karya seni asli. Seni ilustrasi mengambil sejumlah bentuk, dari seni rupa hingga dekorasi hingga ilustrasi mendongeng.

Walaupun seni grafis dan ilustrasi bukan jenis desain grafis secara teknis, banyak yang dibuat untuk kepentingan komersial dalam konteks desain grafis sehingga Anda tidak dapat meninggalkan ssalah satunya. Keduanya menjadi satu kesatuan yang utuh dalam sebuah karya grafis.

Contoh seni dan ilustrasi untuk desain grafis

  • Desain kaos
  • Pola grafis untuk tekstil
  • Grafis bergerak
  • Laman web
  • Buku komik
  • Album Seni
  • Sampul buku
  • Infografis
  • Ilustrasi teknis

Seniman grafis menggunakan kombinasi media dan teknik apa pun untuk menciptakan karya mereka saat mereka berkolaborasi dengan penulis, editor, manajer, pemasar, dan direktur seni di semua jenis desain grafis. Mereka sering harus memiliki dasar dalam seni rupa, animasi atau arsitektur. Keterampilan dan aplikasi yang tumpang tindih memungkinkan untuk menemukan desainer grafis yang juga bekerja sebagai seniman grafis dan ilustrator atau sebaliknya.

Jadi mulailah dari sesuatu yang Anda suka dan terus belajar, karena sejatinya desain grafis juga akan terus berkembang. Suatu saat nanti desain realitas virtual juga akan berkembang dengan pesat.

Tinggalkan Balasan