BAGAIMANA SISTEM PEREKONOMIAN BEKERJA?

Sistem perekonomian adalah suatu kumpulan lembaga dan kerangka kerja untuk  mengorganisir dan mengkoordinir kegiatan ekonomi, serta membuat keputusan-keputusan ekonomi yang pokok. Masyarakat menggunakan berbagai macam cara untuk mengkoordinir dan mengorganisir aliran barang dan sumber daya. Seluruh mayarakat harus membuat keputusan-keputusan ekonomi yang pokok yaitu:

  1. Apa yang harus diproduksi dan berapa banyak yang akan diproduksikan (What).
  2. Bagaimana cara sumber-sumber ekonomi yang ada dapat diproduksi menjadi barang (How).
  3. Untuk siapa barang-barang tersebut diproduksikan dan bagaimana membagi secara adil diantara para anggota masayarakat (For Whom).

Dalam suatu sistem perekonomian ada tiga perilaku individu masyarakat yang melakukan kegiatan ekonomi yaitu:

  1. Individu sebagai konsumen Individu mengkonsumsi berbagai macam barang untuk memperoleh kepuasan. Konsumen dapat berupa rumah tangga sebagai pemilik berbagai faktor produksi yang tersedia dalam perekonomian. Sektor ini menyediakan tenaga kerja dan tenaga usahawan. Juga memiliki faktor produksi modal, dan kekayaan alam.
  2. Individu sebagai produsen Individu mengadakan kegiatan produksi dengan membelanjakan dananya untuk menggunakan kombinasi faktor produksi yang optimal. Pihak ini disebut bisnis (sektor perusahaan), adalah organisasi yang dikembangkan oleh seseorang atau sekumpulan orang dengan tujuan untuk menghasilkan bebagai barang dan jasa (suplpy of goods) yang menjadi pemuas kebutuhan masayarakat. Tujuan utama usaha ini untuk memperoleh keuntungan yang maksimum. Perusahaan memperoleh uang (penghasilan) dari rumah tangga atas permintaan barang dan jasa (demand for goods). Peran individu sebagain besar sebagai tenaga kerja.
  3. Individu sebagai pengambil kebijaksanaan Individu yang partisipasinya berada di birokrasi. Individu ini dapat menentukan sistem perekonomian lewat kebijaksanaan yang dikeluarkan. Dalam perekonomian liberal hampir seluruhnya dimainkan oleh pihak swasta, yakni oleh pihak individu dan perusahaan.

Kelompok Pelaku Utama Ekonomi

Ilmu Ekonomi Makro memiliki fokus pada empat kelompok pelaku utama ekonomi yaitu:

  1. Rumah Tangga
  2. Perusahaan (Sektor Swasta)
  3. Pemerintah (Sektor Publik) dan
  4. Negara Lain (Sektor Internasional)
Loading...

Kelompok rumah, perusahaan, dan pemerintah berinteraksi yang mengakibatkan adanya diagram alir pada tiga arena pasar. Hubungan ketiga individu diperlihatkan pada gambar dibawah ini.

sistem perekonomian adalah
Aliran pendapatan perekonomian terbuka
Loading...

Secara sederhana suatu kegiatan ekonomi dimulai dari pelaku ekonomi produsen (penjual) dan konsumen (pembeli) yang biasanya produsen adalah perusahaan, sedangkan konsumen disebut rumah tangga (household). Kemudian dengan adanya kegiatan yang semakin komplek muncul pemerintah dan perdagangan luar negeri.

Kegiatan perekonomian suatu masyarakat atau negara dapat dikelompokkan menurut kepentingan pelaku-pelaku utamanya, yaitu:

  • Produsen atau Pengusaha, yaitu perseorangan atau kelompok perseorangan yang berkumpul secara hukum, dalam bentuk Perseroan Terbatas, CV, koperasi, atau bentuk formal lainnya, yang bertujuan untuk memprodusir barang/produk atau jasa untuk dilempar ke pasar guna memenuhi kebutuhan konsumen. Kegiatan pelaku ini disebut dengan kegiatan produksi.
  • Konsumen, yaitu perseorangan, rumah tangga atau kelompok organisasi yang memiliki kemampuan dari pendapatannya (biasa disebut dengan daya beli) dan memiliki pilihan-pilihan atau keinginan untuk memenuhi kebutuhan (demand) mereka di pasar. Kegiatan pelaku konsumen ini disebut dengan kegiatan konsumsi.
  • Lembaga Keuangan dan Perbankan, adalah organisasi formal, dapat juga berbentuk kelompok perseorangan, yang memiliki tujuan untuk memfasilitasi kegiatan perekonomian dengan mengumpulkan dana yang ada dimasyarakat, mengelolanya dan kemudian menyalurkannya dalam bentuk pemberian pinjaman maupun produk jasa keuangan lainnya.
  • Badan Publik dan Pemerintah. Suatu negara Lembaga Publik dan Pemerintah berfungsi untuk menjaga kepentingan masyarakat secara umum, menjadi wasit dalam sistem perekonomian pasar, dan mungkin juga memberikan pelayanan publik yang tidak ditangani oleh sektor swasta.

Tinggalkan Balasan