Karakter Bisnis Syariah

Karakter Bisnis Syariah yang Harus Anda Tahu

Loading...

Karakter bisnis syariah sebenarnya sederhana dan sudah mashyur di kalangan pebisnis dan dunia kewirausahaan. Walaupun dengan bahasa dan istilah yang berbeda-beda. Yang paling utama adalah bisnis yang saling menguntungkan.

Berbisnis adalah sebuah kegiatan yang selain menguntungkan juga sangat menyenangkan. Apalagi dalam Islam, berdagang atau transaksi jual beli adalah perkara yang mubah, asalkan dilakukan sesuai dengan yang telah ditetapkan.

Salah satu bisnis yang bisa Anda lakoni adalah bisnis syari’ah. Emangnya ada? Ya, memang dalam Islam semua transaksi jual beli yang didasarkan dengan ketentuan syariat termasuk ke dalam bisnis syariah.

Di dalam transaksi ini, seorang pedagang tidak hanya memikirkan untung dan rugi yang akan diperolehnya saja, tapi juga mencari ridha-Nya. Bisnis yang didasarkan dengan syariat ini bukanlah sesuatu yang baru, sebab Rasulullah telah mencontohkannya sendiri.

Saat ini, sudah banyak para pengusaha yang selalu berusaha untuk melakukan transaksi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan Allah dan telah dicontohkan Rasulullah agar menuai keridhaan-Nya.

Nah, jika saat ini Anda sedang merancang sebuah bisnis, ada baiknya mengetahui beberapa karakteristik sebuah bisnis syariah agar usaha yang Anda jalankan mendapatkan keberkahan dari Allah.

Selalu terkait dengan Halal dan Haram

Yang pertama kali harus Anda pahami sebelum mulai bisnis syariah adalah memahami konsep halal dan haram dengan baik dalam Islam. Anda membutuhkan ilmu ini agar bisnis Anda mendapatkan keridhaan Nya.

Jadi ternyata, halal haram dalam Islam tidak hanya seputar makanan yang halal dan haram, rezeki yang halal dan haram, tapi juga segala halnya, termasuk akan berbisnis syariah. Maka, sangat jelas, bahwa pemahaman yang baik mengenai halal dan haram sangatlah penting.

Karena jika Anda tidak memahaminya dengan baik, Anda bisa saja mempraktikkan bisnis yang tidak halal dan jauh dari tuntunan syariat.

Memegang Teguh Rabbaniyah

Rabbaniyah merupakan sebuah kepercayaan akan Allah. Di mana Anda akan selalu percaya, bahwa di mana pun dan apa pun yang Anda lakukan tidak akan pernah luput dari pengawasan-Nya.

Jika Anda berpegang teguh dengan nilai ini, maka akan menghasilkan sebuah sikap yang senantiasa taat kepada semua ketentuan yang telah ditetapkan-Nya. Bahkan, Anda juga akan menerapkan nilai rabbaniyah ini tatkala Anda mulai berbisnis. Anda akan senantiasa merasa bahwa Allah mengawasi seluruh gerak gerik Anda, sehingga Anda merasa takut dan malu untuk berperilaku tidak jujur, curang, dan lainnya.

Orientasi Bisnis hanya Mengharap Keridhaan Allah

Tatkala menjalankan bisnis syariah, maka bisnis Anda harus berorientasi akhirat, yakni mendapatkan keridhaan Allah. Ya, tak menjadi masalah jika Anda berusaha mendapatkan laba yang banyak, dengan tetap menjalankan semua sistem yang sudah ditetapkan dalam Islam. Hanya saja, tetaplah memahami, bahwa bisnis bisa menjadi pendekat Anda dengan Allah.

Maka, jangan lupa untuk berupaya semaksimal mungkin agar bisnis Anda tetap berorientasi kepada keridhaan Allah dan dinilai sebagai sebuah ibadah oleh-Nya.


Menerapkan Aturan Bisnis Secara Syar’i

Ketika menjalankan sebuah bisnis syariah, Anda harus memahami bahwa peraturan yang ada dan sudah tertulis dalam Islam bukan hanya sekedar teori, tapi juga harus Anda praktikkan. Jangan sampai Anda memahami teorinya dengan baik, tapi saat praktik Anda seolah tak mau tahu dengan dalih ini dan itu. Tetaplah pahami, bahwa bisnis bukan hanya sekedar urusan keuntungan dan kerugian semata, karena Anda juga akan dimintai pertanggungjawaban kelak di hari pembalasan.

Itulah beberapa karakter bisnis syariah yang harus Anda ketahui dan terapkan ketika berbisnis. Tetaplah berada di jalur yang telah Allah tetapkan agar keberkahan terus datang menghampiri bisnis Anda. Semoga tulisan ini ada manfaatnya dan jangan lupa untuk terus belajar kapan saja dan dimana saja (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan