Manfaat Belajar Filsafat Ilmu

Manfaat Belajar Filsafat Ilmu Pengetahuan

Loading...

Manfaat Belajar Filsafat Ilmu Pengetahuan – Pertanyaan yang mungkin menggelitik bagi banyak mahasiswa adalah: Apa gunanya belajar filsafat pengetahuan dan filsafat ilmu pengetahuan? Pertanyaan semacam ini sah-sah saja dan sangat perlu diajukan, sebagai bukti bahwa mahasiswa ini memang benar-benar belajar filsafat pengetahuan dan filsafat ilmu pengetahuan.

Berdasarkan uraian-uraian yang hingga sekarang masih sangat umum tentang filsafat pengetahuan dan filsafat ilmu pengetahuan, kita dapat merumuskan beberapa manfaat yang bisa dipetik dari kuliah ini. Pertama, sebagai mata kuliah filsafat, kuliah ini, bersama kuliah filsafat lainnya, membantu mahasiswa untuk semakin kritis dalam sikap ilmiahnya. Ini lebih lagi berlaku dalam kaitan dengan filsafat pengetahuan dan filsafat ilmu pengetahuan.

Mahasiswa di sini dituntut untuk tetap kritis terhadap berbagai macam teori dan pengetahuan ilmiah yang diperolehnya baik di ruang kuliah maupun dari berbagai sumber yang dapat diperolehnya. Ini sangat penting karena seorang mahasiswa dicirikan terutama oleh sikap kritisnya, sikap tidak mudah percaya, sikap tidak mau menerima begitu saja berbagai teori, pendapat, pandangan dari mana saja, termasuk pandangan dan pendapatnya sendiri. Sikap ini harus dikembangkan terus menjadi sebuah cara hidup. Maka, dengan kuliah ini mahasiswa diajak untuk kembali menjadi filsuf, yaitu orang yang selalu meragukan dan mempertanyakan apa saja.

Manfaat belajar filsafat ilmu yang Kedua, secara khusus kuliah ini berguna bagi calon ilmuwan dengan memperkenalkan mereka dengan metode ilmu pengetahuan yang kiranya sangat berguna bagi mereka dalam mencari ilmu pengetahuan, khususnya dalam melakukan penelitian ilmiah. Dengan kuliah ini, diharapkan mahasiswa dibantu untuk mengembangkan kemampuan analisis ilmiahnya dengan menggunakan metode ilmiah tertentu.

Pada tingkat pertama, mahasiswa dibantu untuk secara kritis melihat segala sesuatu dalam hidup ini sebagai sebuah masalah, sebagai sebuah teka teki, maupun sebagai sebuah pertanyaan. Dengan ini diharapkan mahasiswa selalu peka dan tanggap terhadap berbagai persoalan di sekitarnya.

Pada tingkat kedua, dengan melihat segala sesuatu sebagai masalah, mahasiswa terdorong untuk berupaya mencari secara ilmiah-teoretis apa yang menjadi sebab dari masalah tersebut, di mana letak masalahnya, dan apa yang menyebabkannya.

Apa akibat lebih lanjut dari masalah tersebut terutama kalau masalah tersebut tidak ditangani secara baik? Apa pemecahan atas masalah itu? Apa konsekuensi dari pemecahan tersebut? Apa dampaknya bagi pihak lain atau bagi hal lain? Dan seterusnya.

Dengan demikian, diharapkan mahasiswa mampu menganalisis berbagai peristiwa dan mampu menjelaskan atau memahami keterkaitannya dengan peristiwa lainnya. Kalau perlu, mampu pula mengajukan solusi atau pemecahan atas masalah tersebut. Bahkan, sampai tingkat tertentu diharapkan mahasiswa mampu meramalkan peristiwa tertentu berdasarkan peristiwa yang sudah terjadi, atau berdasarkan langkah, tindakan atau kebijaksanaan tertentu yang diambil sekarang.

Semua hal itu, yang dikenal sebagai kemampuan ilmiah, perlu dimiliki seorang ilmuwan:

  1. mampu melihat sebuah peristiwa (fakta, data, informasi, tindakan, dan semacamnya) sebagai sebuah masalah ilmiah;
  2. mampu membuat analisis atas peristiwa tersebut dan kemudian memberi penjelasan atas peristiwa itu dalam hubungan sebab-akibat dengan peristiwa lainnya;
  3. mampu mengajukan pemecahan atas peristiwa yang menjadi masalah tersebut;
  4. mampu membuat prediksi atau ramalan tentang berbagai kemungkinan yang akan timbul berkaitan dengan peristiwa tersebut serta solusi yang telah diajukan. Kemampuan ini perlu dilatih terus-menerus.

Manfaat belajar filsafat ilmu yang ketiga, lebih praktis sifatnya, yaitu untuk membantu kerja mahasiswa tersebut kelak di kemudian hari. Manfaat ini sangat luas penerapannya. Contohnya, dengan mempelajari filsafat pengetahuan dan ilmu pengetahuan, khususnya cara kerja ilmu pengetahuan, seseorang akan memperoleh manfaat yang besar sekali bagi kerjanya kelak di kemudian hari sebagai polisi, ahli hukum, wartawan, teknisi, ataupun sebagai manajer karena pekerjaan-pekerjaan ini, dan semua pekerjaan lainnya pada dasarnya berkaitan dengan upaya memecahkan masalah tertentu.

Dalam hal ini, ilmu pengetahuan dibutuhkan demi memecahkan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pekerjaan masing-masing orang secara lebih rasional, tuntas, dan memuaskan. Yang dibutuhkan dari seseorang yang profesional dalam bidang perkerjaannya adalah, pertama-tama, kemampuan untuk melihat masalah: di mana masalahnya, seberapa besar masalahnya, apa dampaknya, dan bagaimana mengatasinya. Ini sangat dibutuhkan dalam semua bidang pekerjaan.

Sesungguhnya, inilah yang dipelajari dalam kaitan dengan filsafat ilmu pengetahuan. Yang terutama dipelajari dalam masing-masing ilmu adalah kemampuan teknis dalam masing-masing ilmu untuk memecahkan persoalan dari sudut ilmu masing-masing, sedangkan filsafat ilmu pengetahuan lebih melatih mahasiswa untuk mampu melihat masalah, mampu melihat sebabnya, apa akibatnya, dan apa solusinya.

Manfaat belajar filsafat ilmu yang keempat, salah satu aspek penting yang akan kita lihat dalam kuliah ini adalah bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya bersifat puritan-elitis, melainkan juga pragmatis. Dalam pengertian, ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti sekadar memuaskan rasa ingin tahu manusia. Melainkan juga bertindak membantu manusia untuk memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi manusia dalam hidupnya.

Salah satu persoalan aktual yang dihadapi kita dalam konteks Indonesia sekarang ini adalah problem modernisasi. Problem, modernisasi adalah bagaimana memecahkan masalah kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, maupun penyakit dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ternyata, ilmu pengetahuan dan teknologi, terlepas dari akibat negatifnya yang pernah dialami manusia, sekurang-kurangnya hingga sekarang membantu mengurangi penderitaan manusia dan meningkatkan kesejahteraannya, melalui apa yang kita kenal sebagai proses modernisasi. (maglearning.id)

Loading...

One comment

Tinggalkan Balasan