Perkembangan Hidup Hewan (IPA Kelas 9)

Perkembangan Hidup Hewan (IPA Kelas 9)

Loading...

Perkembangan Hidup Hewan (IPA Kelas 9) – Setiap hewan memiliki tahap perkembangan hidup yang dimulai dari perkembangan embrio, proses kelahiran, perkembangan menuju kedewasaan, berkembang biak, dan mengalami kematian.

Perkembangan Langsung

Pada beberapa jenis hewan, telur akan berkembang menjadi hewan muda yang memiliki struktur dan fungsi organ mirip dengan hewan dewasa (imago). Selama berkembang menuju kedewasaan, hewan muda tidak mengalami banyak perubahan pada struktur dan fungsi organ tubuh.

Selama berkembang, hewan muda hanya mengalami pertambahan ukuran sehingga menjadi lebih besar. Perkembangan hewan tersebut disebut dengan perkembangan langsung.

Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

Pada jenis hewan yang lain, hewan muda memiliki struktur dan fungsi organ tubuh yang berbeda dengan hewan dewasa. Hewan muda tersebut kemudian berkembang melalui tahap tertentu sehingga memiliki struktur dan fungsi organ tubuh yang sama dengan hewan dewasa. Perkembangan hewan yang demikian disebut dengan metamorfosis.

Metamorfosis dapat dibedakan menjadi dua, yaitu metamorfosis tidak sempurna dan metamorfosis sempurna. Pada hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna, telur akan berkembang menjadi hewan muda yang disebut nimfa.

Nimfa adalah hewan muda yang mirip dengan hewan dewasa tetapi memiliki ukuran yang lebih kecil dari hewan dewasa. Selanjutnya, nimfa berkembang menjadi hewan dewasa.

Pada hewan yang mengalami metamorfosis sempurna, telur akan berkembang menjadi hewan muda yang disebut larva. Larva memiliki struktur dan fungsi organ yang sangat berbeda dengan hewan dewasa.

Pada hewan tertentu misalnya kupu-kupu dan lalat, larva berkembang menjadi pupa. Selanjutnya pupa berkembang menjadi hewan dewasa. Selama berkembang, struktur dan fungsi organ tubuh mengalami banyak perubahan sehingga menjadi hewan dewasa.

Perkembangan Hidup Hewan Ubur-ubur (IPA Kelas 9)

Pada beberapa hewan, selama perkembangan hidup dari hewan muda menjadi hewan dewasa terjadi perkembangbiakan secara seksual dan secara aseksual. Tahukah kamu hewan ubur-ubur? Selama perkembangan hidupnya, ubur-ubur dapat berkembang biak secara seksual dan secara aseksual.

Ubur-ubur seringkali dijumpai dalam bentuk medusa dan berada pada tahap seksual yaitu dapat menghasilkan sel kelamin. Sel kelamin dilepaskan ke air dan dapat mengalami fertilisasi.

Zigot akan berkembang menjadi larva. Jika berada pada tempat yang sesuai, larva akan tumbuh menjadi polip yang disebut skifistoma. Saat dalam tahap polip, ubur-ubur dapat berkembang biak secara aseksual melalui pembentukan tunas.

Polip akan berkembang dan menghasilkan strobila. Strobila akan terlepas dari induknya dan berkembang menjadi medusa kecil yang disebut efira. Efira selanjutnya tumbuh menjadi medusa dewasa. Itulah adalah satu contoh Metamorfosis Tidak Sempurna.

Perkembangan Hidup Hewan Katak (IPA Kelas 9)

Selain ubur-ubur, katak juga mengalami perkembangan hidup yang menarik untuk dipelajari. Pernahkah kamu menjumpai puluhan bahkan ratusan kecebong pada suatu kolam? Tahukah kamu dari mana asal kecebong? Katak dewasa akan menghasilkan ratusan telur.

Telur kemudian menetas menjadi kecebong, kecebong selanjutnya berkembang menjadi berudu yang memiliki kaki. Berudu berkembang menjadi katak muda yang kemudian berkembang menjadi katak dewasa. Itulah salah satu contoh Metamorfosis Sempurna.

Teknologi Perkembangbiakan pada Hewan

Pernahkah kamu mendengar kawin suntik pada sapi? Kawin suntik atau dikenal dengan istilah inseminasi buatan (IB) adalah proses memasukkan cairan sperma (semen) dari sapi jantan yang unggul ke dalam saluran perkembangbiakan sapi betina dengan bantuan manusia.

Inseminasi buatan ini dilakukan dengan cara memasukkan sperma (semen) yang telah dibekukan dengan menggunakan alat seperti suntikan.

Inseminasi buatan memiliki beberapa manfaat, antara lain efisiensi waktu, efisiensi biaya, dan juga memperbaiki kualitas anakan sapi. Perbaikan kualitas misalnya sebagai penghasil daging yang berkualitas (sapi potong).

Sebagai contoh, untuk menghasilkan anakan sapi dengan kualitas daging yang baik dan berjumlah banyak, diambil sel-sel sperma dari sapi brahma dari India untuk diinseminasikan pada sapi betina lokal.

Selain IB masih banyak lagi Teknologi Perkembangbiakan pada Hewan buatan yang telaah ditemukan manusia. Salah satunya adalah kloning. Kloning adalah proses untuk menghasilkan individu yang sama persis atau yang identik secara genetik.

Prinsip kerja kloning adalah menyalin materi genetik DNA dari suatu individu dan memasukkannya ke dalam suatu embrio untuk menggantikan materi genetik embrio tersebut. Hasilnya, setelah tumbuh, embrio akan menghasilkan individu baru dengan materi genetik yang sama persis dengan individu yang dikloning.

Video Pembelajaran Perkembangan Hidup Hewan (IPA Kelas 9)

Untuk melengkapi pembelajaran di atas silakan simak video berikut ini.

Soal Evaluasi Online Materi Perkembangan Hidup Hewan (IPA Kelas 9)

Berikut ini adalah latihan soal evaluasi belajar materi perkembangbiakan hewan dan tumbuhan. Silaka dicoba.

https://quizizz.com/join/quiz/5ea8feefe9de15001d930b9c/start

Soal Evaluasi Online Materi Perkembangan Hidup Hewan (IPA Kelas 9)

Demikianlah sajian kami tentang materi Perkembangan Hidup Hewan (IPA Kelas 9). Semoga bermanfaat, sampai jumpa lagi di bahasan berikutnya (maglearning.id).

Loading...

One comment

Tinggalkan Balasan