Materi IPA Kelas 3 Tema 3 Subtema 3 “Perubahan Wujud Benda”

Materi IPA Kelas 3 Tema 3 Subtema 3 “Perubahan Wujud Benda”

Loading...

Halo jumpa lagi dengan modul BDR online dari maglearning.id. Kali ini kita akan mempelajari materi IPA Kelas 3 Tema 3 Subtema 3 dengan kajian tentang Perubahan Wujud Benda. Kalian telah mengenal wujud benda. Ada padat, cair, dan gas. Kalian juga telah mengetahui sifat-sifatnya.

Sekarang, apa yang terjadi jika benda tersebut dipanaskan, didinginkan, dan diletakkan di  dara terbuka? Apakah benda-benda itu mengalami perubahan?

Benda-benda di sekitar kita dapat mengalami perubahan wujud. Jika benda tersebut dipanaskan atau didinginkan. Perubahan wujud apa sajakah yang akan terjadi?

Perubahan wujud benda di alam tanda kebesaran Tuhan. Marilah pelajari perubahan wujud benda di sekitarmu!

Faktor-Faktor Perubahan Wujud Benda

Bentuk benda dapat berubah jika suhunya berubah. Benda padat dapat berubah menjadi benda cair jika dipanaskan. Benda cair dapat berubah menjadi gas jika dipanaskan.

Sebagai contoh, bongkahan es akan berubah menjadi air (mencair) jika dipanaskan, dan air tersebut akan berubah menjadi uap (menguap) jika terus dipanaskan.

Sebaliknya, gas dapat berubah menjadi benda cair jika suhunya diturunkan atau didinginkan. Benda cair dapat berubah menjadi benda padat jika didinginkan.

Sebagai contoh, uap air akan menjadi air (mengembun) jika suhunya turun. Air akan berubah menjadi es jika didinginkan (misalnya, dimasukkan ke dalam lemari es).

Perubahan seperti di atas disebut perubahan fisika. Perubahan fisika adalah perubahan sementara. Benda yang mengalami perubahan fisika akan berubah kembali ke bentuk semula jika suhunya dikembalikan ke suhu semula.

Perubahan yang terjadi pada suatu benda, menunjukkan ada sesuatu yang mengenai atau terjadi pada benda tersebut. Sesuatu yang mengenai atau terjadi merupakan suatu proses atau kejadian dengan hasil tertentu. Proses perubahan pada suatu benda dapat terjadi secara cepat ataupun perlahan-lahan.

Apa saja hal-hal yang menyebabkan perubahan benda? Hal-hal yang menyebabkan perubahan benda adalah:

1. Perubahan wujud benda karena dibakar

Pernahkah kamu membakar sampah di kebun? Ada berapa macam sampah di sana? Berbagai jenis bahan terkandung dalam sampah. Misalnya daun, kertas, kain, dan plastik.

Sebelum dibakar sampah terdiri banyak warna. Ranting berwarna coklat dan plastik berwarna hitam. Daun berwarna coklat dan kain berwarna putih. Sampah yang sudah lama berbau busuk. Sampah busuk dibakar. Setelah dibakar sampah berwarna hitam menjadi abu.

Perubahan tersebut di atas adalah perubahan kimia. Perubahan kimia adalah perubahan tetap atau permanen. Benda yang mengalami perubahan kimia tidak bisa berubah kembali ke bentuk semula.

Benda yang dibakar mengalami perubahan sifat. Sifat benda mudah kita amati. Misalnya warna, bentuk, dan baunya.

Terdapat beberapa benda jika dibakar menjadi hilang. Hal ini terjadi pada berbagai jenis bahan bakar. Misalnya bensin, minyak tanah, batu bara, dan parafin.

Sebetulnya bahan bakar tidak hilang. Tetapi mengalami perubahan wujud. Apabila dibakar bahan bakar menjadi gas. Ketika dibakar terbentuklah asap. Ini juga salah satu perubahan sifat benda.

2. Perubahan sifat benda karena dipanaskan

Kamu pasti sudah mengenal lilin bukan? Pernahkah kamu melihat beraneka bentuk lilin? Semula bentuk lilin adalah padat. Dengan ukuran agak besar lilin bisa dibentuk menjadi bermacam-macam bentuk. Misalnya dibentuk seperti daun, persegi, dan bulat.

Coklat adalah benda padat. Namun setelah dipanaskan akan mencair. Pada saat itu bentuk coklat berubah. Sifat coklat seperti benda cair.

Karena mencair, coklat meleleh dan dapat dibentuk menjadi bentuk yang lain. Kamu bisa menjadikan bentuk coklat menjadi beberapa macam. Dibuat seperti kotak, segitiga, dan bulat. Coklat dapat dibentuk sesuka hatimu.

Masukkan coklat ke dalam kulkas, dalam beberapa jam coklat akan mengeras. Lihatlah coklat menjadi keras seperti biasanya.

Pernahkah kamu mendengar mentega? Mentega adalah benda pada yang lunak. Mentega lebih lunak dari lilin. Apabila disimpan dalam kulkas menjadi mengeras. Keras seperti es.

Mentega akan mencair jika dipanaskan. Misalnya dipanaskan dalam wajan atau penggorengan. Jika mentega mencair, wujudnya seperti minyak goreng.

3. Perubahan sifat benda karena diletakkan di udara terbuka

Air dapat membeku di tempat yang dingin. Misalnya es krim atau es batu. Es krim awalnya berwujud cair. Zat cair berubah menjadi padat setelah ditaruh di tempat dingin.

Es krim akan berubah wujudnya jika diletakkan di tempat terbuka. Dalam waktu 1 jam bentuknya berubah. Es akan mencair seperti air. Sifatnya sama seperti air yaitu mencair.

Ada wadah yang dapat mengawetkan es. Tahukah kamu apa nama wadah itu? Wadah itu adalah termos. Termos menjaga benda dari pengaruh udara.

Termos dapat menjaga suhu benda. Agar di dalamnya tetap dingin atau panas. Serbuk kayu juga dapat mengawetkan es balok. Misalnya serbuk kayu sisa penggergajian. Untuk apa es diberi serbuk kayu?.

Maksudnya untuk mengurangi pengaruh udara panas dari luar. Dengan serbuk kayu es tidak mudah mencair. Walaupun ditaruh di tempat terbuka.

Adakah kapur barus di lemarimu? Pernahkah kamu mengamati kapur barus di lemari? Kapur barus biasanya diletakkan di dalam lemari. Dalam waktu tertentu bentuknya berubah. Bentuknya menjadi lebih kecil. Setelah beberapa hari kapur barus habis.

Kapur barus mengalami perubahan bentuk. Perubahan benda padat menjadi gas (menyublim). Kapur barus memberikan bau wangi. Itulah sebabnya kapur barus berada di lemari.

Contoh Macam-macam Perubahan Wujud Benda

Perubahan wujud pada benda dapat mengubah sifat-sifat benda. Berikut ini perubahan wujud benda beserta contohnya.

  1. Membeku. Membeku adalah proses perubahan wujud benda dari cair menjadi padat. Peristiwa ini disebabkan oleh proses pendinginan. Contoh: proses air yang didiamkan di mesin pendingin hingga menjadi keras.
  2. Mencair. Mencair adalah proses perubahan wujud benda dari padat menjadi cair. Peristiwa ini disebabkan oleh proses pemanasan. Contoh: es batu yang didiamkan di suhu terbuka atau panas akan berubah cair.
  3. Menguap. Menguap adalah peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi gas. Peristiwa ini disebabkan oleh pemanasan. Contoh: saat memasak air di panci kemudian keluar udara yang disebut uap. Uap tersebut merupakan hasil air yang menguap karena suhu panas.
  4. Mengembun. Mengembun adalah peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi cair. Contoh: saat memasak air tak hanya ada uap. Ketika wadah ditutup terdapat butiran-butiran air di tepi atau di dinding wadah. Butiran air tersebut disebut air yang mengembun.
  5. Deposisi. Deposisi atau desublimasi atau mengkristal adalah peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi padat. Peristiwa ini disebabkan oleh pemanasan. Contoh: proses pembentukan jelaga di kaca lampu atau uap air panas yang dibiarkan membeku di tempat dingin.
  6. Menyublim. Menyublim adalah peristiwa perubahan wujud dari padat menjadi gas. Peristiwa ini disebabkan oleh pendinginan. Contoh: benda kamper yang dibiarkan di udara terbuka atau di luar bungkusnya akan habis lama kelamaan.

Video Materi IPA Kelas 3 Tema 3 Subtema 3 “Perubahan Wujud Benda”

Video pembelajaran tematik muatan Materi IPA Kelas 3 Tema 3 Subtema 3 tentang Perubahan Wujud Benda di atas bisa kamu manfaatkan untuk memperjelas pemahaman kamu tentang materi ini. Jadi silakan pilih gaya belajar kamu ya….

Latihan Soal Materi IPA Kelas 3 Tema 3 Subtema 3 “Perubahan Wujud Benda”

Setelah mempelajari materi modul BDR Materi IPA Kelas 3 Tema 3 Subtema 3 tentang Perubahan Wujud Benda di atas silakan uji hasil belajar kamu menggunakan kuis online interaktif dengan link di bawah ini:

https://quizizz.com/join/quiz/5f006a5dba5884001bf933b3/start

Latihan Soal Materi IPA Kelas 3 Tema 3 Subtema 3 “Perubahan Wujud Benda”

Demikianlah bahan ajar online Materi IPA Kelas 3 Tema 3 Subtema 3 tentang Perubahan Wujud Benda yang bisa kami sajikan untuk Anda semua. Semoga bermanfaat, selamat belajar dengan menyenangkan (maglearning.id).

Loading...

One comment

Tinggalkan Balasan