Dampak Positif dan Negatif Globalisasi

Dampak Positif dan Negatif Globalisasi

Loading...

Dampak Positif dan Negatif Globalisasi – Globalisasi mempunyai banyak manfaat dan pengaruh bagi masyarakat di dunia. Namun di sisi lain, globalisasi juga membawa pengaruh atau dampak negatif. Untuk mengetahui berbagai dampak dan pengaruh positif atau negatif globalisasi, marilah kita ikuti pembahasan berikut ini!

Apa Saja Dampak Positif dari Globalisasi ?

1). Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Perkembangan ilmu pengetahuan yang cepat membawa perubahan yang cepat pula dalam bidang teknologi. Globalisasi membawa masyarakat melakukan penyesuaian terhadap perubahan sosial budaya.

Minat masyarakat terhadap ilmu pengetahuan yang semakin besar. Teknologi yang dihasilkan sebagai aplikasi dari ilmu pengetahuan kemudian dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat. Pemanfaatan teknologi ini membawa banyak keuntungan bagi masyarakat seperti kemudahan dalam melakukan berbagai kegiatan, hasil produksi menjadi lebih banyak, dan sebagainya.

2). Meningkatnya Efektivitas dan Efisiensi

Efektivitas dan efisiensi adalah kata kunci untuk menjelaskan pengaruh positif globalisasi. Efektivitas dapat diartikan sebagai pengukuran keberhasilan dalam pencapaian tujuan yang telah diinginkan. Apabila sesuatu telah berhasil dikerjakan dengan cara yang tepat dan sesuai dengan yang diinginkan maka disebut efektif. Efisien dapat diartikan sebagai tepat, cermat, berdaya guna, dan bertepat guna dalam melakukan sesuatu. Dengan kata lain efektif adalah melakukan tugas yang benar sedangkan efisien adalah melakukan tugas dengan tepat.

Globalisasi memberikan manfaat yang sangat besar dalam kehidupan manusia. Diantaranya adalah terjadi efektivitas dalam penggunaan pikiran, tenaga, ataupun waktu. Hal ini tentunya membuat segala kebutuhan manusia dapat dipenuhi dengan lebih mudah.

3). Perekonomian Suatu Negara Semakin Meningkat

Globalisasi ekonomi tampak antara lain di bidang perdagangan, produksi, investasi, ideologi organisasi, pasar modal, dan pasar kerja. Globalisasi perekonomian ini mampu membawa banyak manfaat positif. Salah satu dampak positif kehadiran globalisasi ekonomi adalah semakin berkembang dan menggeliatnya perekonomian sebuah negara. Hal ini salah satunya karena semakin banyak modal yang masuk ke sebuah negara.

4). Meningkatnya Taraf Hidup Masyarakat

Meningkatnya perekonomian suatu negara pada akhirnya dapat membuat peningkatan taraf hidup masyarakat. Keadaan seperti ini akan membuat negara semakin aman, damai, dan tenteram karena bisa menurunkan tingkat kriminalitas di negara tersebut seperti pencurian, pembunuhan, korupsi, dan lainnya. Dunia yang tanpa batas saat ini memungkinkan seseorang untuk berusaha meningkatkan taraf hidup dan keluarganya.

5). Komunikasi Semakin Cepat dan Mudah

Dahulu, mungkin orang tua kita membutuhkan waktu lama untuk berkomunikasi dengan kerabat atau sahabat yang berada di wilayah atau di negara lain. Media yang digunakan berkomunikasi saat itu melalui media surat-menyurat. Tetapi saat ini komonukasi sudah bergeser diantaranya dengan surat elektronik (e-mail), internet, telepon, media jejaring sosial, dan sebagainya. Saat ini media komunikasi tersebut lebih disukai masyarakat karena dianggap lebih cepat dan murah. Dalam hitungan detik pesan kita sudah tersampaikan.

6). Berkembangnya Dunia Pariwisata

Globalisasi berdampak positif bagi perkembangan dunia pariwisata di suatu negara, tak terkecuali di Indonesia. Tempat-tempat wisata di Indonesia semakin dikenal masyarakat dunia lewat berbagai teknologi seperti internet dan media sosial lainnya. Kesenjangan jarak tidak lagi menjadi masalah karena didukung dengan kemudahan sesama transportasi. Selain itu penyebaran informasi melalui media internet atau aplikasi smartphone menjadikan tempat-tempat wisata yang dikunjungi oleh wisatawan dengan mudah diketahui orang lain. Sehingga mereka kemudian tertarik untuk berkunjung pula di tempat tersebut.

7). Perkembangan Alat Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

Saat ini informasi beredar secara global dan cepat. Berita, kejadian, atau hal-hal yang ada di belahan dunia mana pun, dalam hitungan menit setelah peristiwa terjadi dapat kita peroleh informasinya. Informasi yang masuk dan keluar tidak bisa dibendung. Akses informasi semakin terbuka lebar, masyarakat bisa mendapatkan berbagai informasi dengan mudah dan cepat.

Apa Dampak Negatif dari Globalisasi ?

Selain dampak positif ada pula dampak negatif globalisasi. Globalisasi selain sebagai peluang ternyata dapat menjadi ancaman. Untuk mengetahui apa saja dampak negatif globalisasi, marilah kita ikuti pembahasan berikut!

1). Westernisasi

Makin cepatnya arus informasi yang diperoleh di era globalisasi menyebabkan berbagai macam pengaruh muncul dalam perubahan sosial budaya. Arus informasi yang berkembang cukup cepat menyebabkan interaksi masyarakat dengan masyarakat lain makin intensif.

Interaksi dengan dunia luar yang tidak disaring ataupun tidak terkendali dapat mempengaruhi perilaku masyarakat. Salah satunya adalah westernisasi. Westernisasi adalah suatu perbuatan seseorang yang mulai kehilangan nasionalisme dengan meniru atau melakukan aktivitas kebarat-baratan.

Westernisasi dilakukan di antaranya dengan cara meniru gaya hidup bangsa Barat seperti bangsa Eropa dan Amerika. Mengapa yang ditiru adalah Eropa dan Amerika? Bangsa Eropa dan Amerika dianggap sebagai bangsa yang lebih modern sehingga banyak anggapan bahwa meniru mereka akan disebut modern.

Padahal, kalau kita cermati, gaya hidup dan perilaku bangsa Barat belum tentu sesuai dengan budaya kita. Westernisasi dapat dilihat dari cara berpakaian, cara mengisi waktu luang, dan sebagainya.

Apa saja Faktor Penyebab Westernisasi ?

Faktor penyebab terjadinya westernisasi antara lain sebagai berikut!

  • Kurang penguasaan dan berkembangnya iptek.
  • Masyarakat yang bersifat konsumtif terhadap barang-barang luar negeri.
  • Maraknya budaya Barat dan akulturasi (percampuran) budaya.
  • Kurangnya kesadaran masyarakat memilah budaya yang baik atau buruk.
  • Munculnya keinginan untuk mencari kebebasan, seperti negara-negara Barat
  • Meniru gaya berbusana, rambut, serta gaya hidup ke barat-baratan.

Apa saja Dampak Positif Westernisasi ?

  • Dapat menguasai iptek.
  • Terjadi akulturasi (percampuran) budaya sehingga tidak mengalami kebosanan budaya karena masyarakat selalu menginginkan hal-hal yang baru.
  • Penggunaan bahasa lain dalam komunikasi meningkatkan wawasan dan pengetahuan.
  • 4) Munculnya ide-ide baru yang dapat membantu kemajuan IPTEK.

Apa saja Dampak Negatif Westernisasi ?

  • Lunturnya jiwa nasionalis dan jati diri bangsa.
  • Melunturkan semangat cinta akan bangsa dan budaya sendiri.
  • Gaya hidup yang bersifat konsumtif.
  • Mencari segala sesuatu yang instan.
  • Budaya Barat yang dikenal dengan konsep liberalisme, yang mengakibatkan munculnya pornografi, pergaulan bebas, dan sebagainya.

2). Demoralisasi

Globalisasi yang terjadi, menjadikan paham-paham barat masuk secara leluasa ke Indonesia. Paham-paham tersebut belum tentu sesuai dengan nilai yang dimiliki bangsa Indonesia. Hal ini menyebabkan nilai-nilai sosial masyarakat memudar.

Masyarakat mulai meninggalkan nilai dan norma sosial mereka. Memudarnya nilai dan norma sosial ini pada akhirnya dapat menyebabkan munculnya dekadensi moral atau demoralisasi. Dekadensi moral atau demoralisasi adalah menurunnya atau merosotnya akhlak atau moral seseorang.

Ciri dari penurunan moral ini salah satunya ditunjukkan dari perilakunya yang bertentangan dengan nilai dan norma dalam masyarakat. Demoralisasi yang banyak kita jumpai saat ini antara lain pembunuhan, pencurian, korupsi, dan pergaulan bebas. Akibat selanjutnya dari demoralisasi adalah meningkatnya kriminalitas dalam masyarakat.

3). Kesenjangan Sosial Ekonomi

Kesenjangan sosial ekonomi yang terjadi salah satunya sebagai dampak negatif dari globalisasi. Kesenjangan sosial ekonomi adalah perbedaan yang tajam antara satu kelompok dengan kelompok lain dalam bidang sosial dan ekonomi.

Kesenjangan sosial ekonomi dapat terjadi karena pembangunan dan modernisasi sebagai dampak positif globalisasi, namun tidak dilaksanakan secara merata dan berimbang. Ketidakmerataan pembangunan menyebabkan hasil pembangunan yang diterima masyarakat belum merata.

4). Kriminalitas

Globalisasi ternyata juga dapat menciptakan kejahatan atau kriminalitas lintas negara. Kejahatan lintas negara dipandang sebagai salah satu ancaman serius dalam keamanan global. Selain kejahatan lintas negara, kriminalitas juga terjadi sebagai akibat dari kehidupan di era globalisasi. Kriminalitas adalah segala bentuk tindakan yang melanggar norma hukum. Tindakan kriminal yang dilakukan makin bervariasi.

Faktor penyebab terjadinya kriminalitas adalah:

  • pertentangan dan persaingan,
    • perbedaan ideologi politik,
    • kepadatan dan komposisi penduduk,
    • perbedaan kekayaan dan pendapatan, dan
    • mentalitas yang labil.

Akibat dari kriminalitas di antaranya adalah:

  • merugikan pihak lain baik material maupun imaterial,
  • merugikan masyarakat secara keseluruhan,
  • merugikan negara, dan
  • mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.

5). Pencemaran Lingkungan

Masuknya perusahaan asing dan pembangunan sebagai proses dari globalisasi telah membawa perubahan pula dalam lingkungan alam. Berbagai kemudahan telah kita rasakan sebagai dampak dari globalisasi. Namun demikian proses globalisasi yang tidak dibarengi dengan analisis masalah dan dampak lingkungan (AMDAL) sering menimbulkan malapetaka, yakni berupa pencemaran lingkungan.

6). Kenakalan Remaja

Vandalisme dan tawuran merupakan salah satu gejala kenakalan remaja yang banyak ditemukan di sekitar lingkungan. Hal ini sebagai bentuk dari makin memudarnya nilai budaya bangsa yang dimiliki oleh remaja akibat dari globalisasi.

Kenakalan remaja atau juvenile delincuency sebagai gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Adapun salah satu faktor penyebab kenakalan remaja adalah demonstration effect, yaitu pola hidup memperlihatkan penampilan yang tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya demi diperolehnya gengsi atau prestise. Dalam pola hidup semacam ini remaja berusaha menampilkan sikap dan pola hidup seolah-olah kaya, maju, modern dan sebagainya.

7). Individualisme yang Semakin Tinggi

Individualisme bisa disebut sebagai perilaku yang mementingkan diri sendiri dan tidak mau tahu urusan atau kepentingan orang lain. Di kota besar, sikap individualisme tampak jelas, bahkan dengan jarak tetangga yang berdekatan belum tentu saling mengenal. Hal tersebut terjadi karena sosialisasi yang dilakukan berdasarkan kepentingan semata.

Kalangan generasi muda di desa juga mulai memiliki sikap individualis yang tinggi. Kepedulian terhadap sesama tampak mulai memudar sebagai salah satu gejala dari perilaku ini. Perilaku gotong royong dan tolong-menolong yang dulu menjadi ciri khas masyarakat desa, perlahan juga mulai luntur seiring dengan kebersamaan yang mulai memudar.

Video Pembelajaran Dampak Positif dan Negatif Globalisasi

Silakan simak video pembelajaran berikut ini.

Soal Asesmen Materi Pembelajaran

Setelah belajar jangan lupa berlatih menggunakan latihan soal online berikut ini.

https://quizizz.com/join/quiz/5dde098bce3040001b4a2ca1/start

Soal Asesmen Dampak Positif dan Negatif Globalisasi

Demikianlah rangkuman materi apa saja dampak positif dari globalisasi dan apa saja negatif globalisasi untuk siswa SMP kelas 9 yang bisa kami sajikan. Semoga bermanfaat dan selamat belajar. Sampai jumpa lagi di lain kesempatan (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan