Saluran Saluran Mobilitas Sosial Kelas 8

Saluran Saluran Mobilitas Sosial Kelas 8

Loading...

Saluran Saluran Mobilitas Sosial Kelas 8 – bagaimana caranya agar mobilitas sosial terjadi? Setiap orang dapat mewujudkan mobilitas sosial di lingkungan atau instansi tempat ia sedang berkarya.

Sebagai contoh, bagi seorang guru yang sedang bertugas di lembaga pendidikan, ia dapat mewujudkan mobilitas sosial di lembaga pendidikan tersebut. Seorang politikus di partai politik dapat melakukan mobilitas sosial di partai politik yang ia ikuti.

Apa saja saluran saluran mobilitas sosial

Berikut ini merupakan contoh saluran saluran mobilitas sosial.

a. Pendidikan

Pendidikan merupakan saluran bagi mobilitas vertikal yang sering digunakan karena melalui pendidikan orang dapat mengubah statusnya. Lembaga-lembaga pendidikan pada umumnya merupakan saluran yang konkret dari mobilitas vertikal ke atas, bahkan dianggap sebagai social elevator (perangkat) yang mengangkat seseorang dari kedudukan yang rendah ke kedudukan yang lebih tinggi.

Pendidikan memberikan kesempatan pada setiap orang untuk mendapatkan kedudukan yang lebih tinggi. Contoh, seorang anak dari keluarga miskin mengenyam sekolah sampai jenjang perguruan tinggi. Setelah lulus, ia memiliki pengetahuan dagang dan menggunakan pengetahuannya itu untuk berusaha. Setelah ia berhasil menjadi pedagang, secara otomatis status sosialnya juga meningkat.

b. Organisasi Politik

Banyak contoh orang yang meniti perjuangan karier di organisasi politik dari tingkat rendah sampai tingkat tinggi. Sebagai contoh, Presiden Republik Indonesia pertama Ir Sukarno. Ketika mendirikan Partai Nasional Indonesia, Sukarno tidak memiliki jabatan di pemerintahan. Namun, melalui perjuangan politiknya, Sukarno semakin dikenal rakyat dan penjajah. Pada saat kemerdekaan, Sukarno dipilih menjadi Presiden Republik Indonesia.

Presiden Jokowi pun demikian beliau maju menjadi kepala daerah karena mendapat dukungan dari organisasi politik yaitu partai politik, kemudian selanjutnya sampai menjadi Presiden Republik Indonesia yang dipilih secara demokratis.

Seorang anggota partai politik yang profesional dan punya dedikasi tinggi juga kemungkinan besar akan cepat mendapatkan status yang semakin tinggi dalam partainya sampai akhirnya menjadi anggota dewan legislatif.

c. Organisasi Ekonomi

Organisasi yang bergerak itu antara lain dalam bidang perusahaan ataupun jasa umumnya memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi seseorang untuk mencapai mobilitas vertikal. Organisasi ekonomi itu antara lain koperasi dan badan usaha. Melalui organisasi koperasi, kesejahteraan anggota dapat diperjuangkan. Keberhasilan perjuangan koperasi mencerminkan keberhasilan perjuangan anggota-anggotanya.

d. Organisasi Profesi

Contoh organisasi profesi lainnya yang dapat dijadikan sebagai saluran mobilitas vertikal adalah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dan organisasi profesi lainnya. Kalian dapat menemukan berbagai organisasi profesi yang ada di Indonesia.

Bagaimana organisasi profesi dapat menjadi sarana saluran mobilitas vertikal? Karena organisasi profesi merupakan himpunan orang-orang yang memiliki profesi yang sama sehingga mereka akan lebih kompak dan kuat memperjuangkan profesinya.

Sebagai contoh, organisasi profesi guru Persatuan Guru Republik Indonesia merupakan salah satu sarana perjuangan para guru dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan guru. Selain memperjuangkan pendidikan di Indonesia, PGRI juga memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru. Perjuangan PGRI tentu diperhatikan oleh pemerintah Indonesia sehingga kesejahteraan guru di Indonesia terus mengalami peningkatan.

Dampak Mobilitas Sosial

Setelah mempelajari apa saja yang menjadi saluran saluran mobilitas sosial, kita akan mempelajari apa dampak terjadinya mobilitas sosial? Ada 3 (tiga) kemungkinan mobilitas sosial, yakni ke bawah, ke atas, dan ke samping. Karena itulah, kalian perlu memahami bahwa dampak terjadinya mobilitas sosial bersifat positif dan negatif.

Dampak positif terjadinya mobilitas sosial

Berikut ini beberapa dampak positif terjadinya mobilitas sosial.

  1. Mendorong Seseorang untuk Lebih Maju. Terbukanya kesempatan untuk pindah dari strata ke strata yang lain menimbulkan motivasi yang tinggi pada diri seseorang untuk maju di berbagai bidang.
  2. Mempercepat Tingkat Perubahan Sosial. Mobilitas sosial akan lebih mempercepat tingkat perubahan sosial masyarakat ke arah yang lebih baik.
  3. Meningkatkan Integrasi Sosial. Terjadinya mobilitas sosial dalam suatu masyarakat dapat meningkatkan integrasi sosial. Ia akan menyesuaikan diri dengan gaya hidup, nilai-nilai, dan norma-norma yang dianut oleh kelompok orang dengan status sosial yang baru sehingga tercipta integrasi sosial.

Dampak negatif terjadinya mobilitas sosial

Berikut ini beberapa dampak negatif terjadinya mobilitas sosial.

  1. Terjadinya Konflik. Mobilitas sosial merupakan salah satu perjuangan manusia dan kelompok sosial untuk mencapai posisi sosial yang semakin tinggi. Dalam hal ini, sangat wajar kalau kemudian timbul persaingan, dan dapat memicu konflik.
  2. Gangguan Psikologis. Seseorang yang memiliki jabatan kadang khawatir kehilangan jabatan. Bahkan pada saat jabatan yang dimiliki sudah lepas, kadang ia tidak rela melepaskan jabatan tersebut. Banyak orang kemudian menjadi mudah gelisah. Individu yang mengalami keadaan seperti ini termasuk mengalami gangguan psikologis.

Video Pembelajaran IPS Kelas 8

Berikut ini adalah Video Pembelajaran IPS kelas 8 materi Saluran Saluran Mobilitas Sosial.

Soal Asesmen Saluran Saluran Mobilitas Sosial Kelas 8

Setelah belajar, jangan lupa lakukan latihan menggunakan latihan soal berikut ini

https://quizizz.com/join/quiz/5dc04eabfb9b74001b3ac12f/start

Soal Asesmen Saluran Saluran Mobilitas Sosial Kelas 8

Demikianlah rangkuman materi Saluran Saluran Mobilitas Sosial Kelas 8 disertai dengan video pembelajaran dan latihan soal online yang bisa kami sajikan. Semoga bermanfaat dan selalu semangat dalam belajar (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan