Cara Mendidik Anak yang Baik Tanpa Kekerasan

Cara Mendidik Anak yang Baik Tanpa Kekerasan

Cara Mendidik Anak yang Baik Tanpa Kekerasan – Cara mendidik anak memang merupakan suatu yang paling penting di dalam sebuah keluarga, sebab kita tahu bahwa anak adalah penerus bagi orang tuanya serta yang akan membawa nama keluarga itu sendiri. Oleh sebab itulah mengapa pendidikan anak itu penting untuk diperhatikan, apalagi saat ini lingkungan anak merupakan faktor utama yang akan membentuk kepribadian anak tersebut.

Dengan demikian, inilah yang harus diperhitungkan oleh semua orang tua supaya tidak keliru dalam mendidik anak. Di bawah ini akan saya informasikan beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai cara mendidik anak yang benar dan baik serta tanpa kekerasan.

 

Ketegasan

Yang dimaksud ketegasan di sini bukan berarti galak, karena banyak orang yang salah mengartikan mengenai hal ini. Padahal yang benar tidak demikian, sebab anak sangat tidak suka ketika dibentak-bentak maupun dimarahi. Jadi sebaiknya buatlah perjanjian kepada anak, dan apabila anak melanggarnya maka akan mendapat hukuman tapi sifatnya harus mendidik.

Inilah yang dinamakan ketegasan, bila salah tetap harus dihukum dan sebaiknya hukuman itu sesuai dengan kesepakatan atau minimal telah dikomunikasikan terlebih dahulu. Dengan demikian anak sudah tahu risiko bila berbuat salah.

 

Komunikatif

Bangunlah komunikasi yang baik dengan anak anda, anggap saja anda ini seperti teman sebayanya. Jadi ketika mereka ada masalah, mereka bisa leluasa bercerita kepada orang tua dan dari situ anda bisa memberikan masukan-masukan yang bernilai positif untuk anak anda.

Jangan sampai anak “tidak mampu” mengutarakan isi hatinya kepada Anda. Jadilah orang yang kali pertama mendengar keluh kesahnya. Seringlah bertanya tentang apa saja yang mereka sukai, atau meminta cerita apa saja yang dilakukan hari ini di rumah atau di sekolah.

Semakin sering berkomunikasi maka akan semakin kuat ikatan emosional antara anak dan orang tua. Anak akan mampu bercerita tentang masalahnya kepada orang tua, sembari mencari solusi bersama.

 

Keteladanan

Seorang anak itu adalah refleksi dari sifat-sifat orang tuanya. Jadi kita sebagai orang tua maka kita harus ingat akan hal ini, kita harus bisa menjadi teladan untuk anak-anak kita. Sehingga anak akan mencontoh apa yang sudah kita lakukan.

Keteladanan adalah salah satu hal paling penting sebagai cara mendidik anak yang baik tanpa kekerasan. Ingat, bahasa non-verbal adalah bahasa yang paling jujur. Nasihat apa pun yang kita berikan kepada anak akan mentah bila ternyata perilaku kita justru “berkata” sebaliknya.

 

Mengenal dan Memahami

Seperti yang kita tahu bahwa sekarang ini tidak lagi zamannya orang tua bertindak otoriter. Saat ini yang namanya orang tua juga harus bisa mengenali dan juga memahami apa yang anak kita inginkan. Jadi kita harus bisa mengenali sifat dari anak kita dan kemudian bisa memahami kemauan anak kita.

Misalnya anak kita suka menyanyi dan menggambar, maka kita harus mendorong kemampuan tersebut dan bukan memaksanya untuk belajar hal yang tidak disukainya, karena hasilnya tidak akan maksimal.

 

No Labelling

Ada banyak orang tua yang secara tidak sadar suka melabeli anaknya dengan sebutan atau julukan tertentu yang sifatnya negatif. Contohnya saja karena anaknya tidak pandai, lantas mereka menyebut bahwa anaknya bodoh. Hal seperti inilah yang tidak patut untuk ditiru, sebab ini bisa menyebabkan anak krisis rasa percaya diri dan bisa membuat diri anak terasa di abaikan dengan julukan tersebut.

Jangan sekali-kali menganggap remeh kemampuan anak. Beri apresiasi pada setiap usahanya, pada setiap mimpinya, serta pada setiap capaiannya. Bila masih gagal berilah feedback yang positif untuk memperbaikinya tanpa harus merendahkannya.

 

Jadi, sebagai orang tua anda harus tahu cara mendidik anak yang baik dan benar serta tanpa kekerasan seperti yang telah dibahas di atas. Dengan begitu anak anda bisa tumbuh dan berkembang dengan bekal didikan yang benar. Semoga bermanfaat (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan