Perbedaan Komunikasi Verbal dan Nonverbal

Perbedaan Komunikasi Verbal dan Nonverbal

Loading...

Diantara komunikasi verbal dan nonverbal memiliki beberapa perbedaan. Beberapa ahli komunikasi pun telah mengidentifikasi beberapa perbedaan itu.

Menurut Atep Adya Barata komunikasi nonverbal adalah suatu jenis komunikasi yang diungkapkan lewat objek di setiap kategori lainnya (the object language), komunikasi yang menggunakan gerak (gesture) sebagai sinyal (sign language), serta komunikasi melalui tindakan atau gerakan tubuh manusia (action language).

Komunikasi nonverbal dianggap suatu komunikasi yang lebih jujur, kebanyakan orang percaya perilaku verbal dan non verbal yang tidak konsisten mereka cenderung akan menilai dari perilaku nonverbal. Perbedaan antara keduanya yaitu, komunikasi non verbal lebih banyak memiliki saluran, sedangkan komunikasi verbal terjadi dalam satu saluran.

Komunikasi verbal dan nonverbal merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, keduanya bekerja sama untuk menyampaikan perkataan yang sesuai dengan makna. Di antara kedua komunikasi tersebut memiliki beberapa perbedaan mendasar.

Apa saja Perbedaannya ?

Menurut don stacks, ada tiga perbedaan utama komunikasi verbal dan non verbal. Namun secara keseluruhan perbedaan antara komunikasi verbal dan nonverbal adalah sebagai berikut.

1. Kesengajaan (intentionality)

Perbedaan utama antaranya adalah persepsi mengenai niat (intent). Michel Burgoon dan Michael Ruffiner pesan verbal adalah komunikasi yang dikirimkan dengan sengaja dan diterima dengan sengaja, sedangkan komunikasi nonverbal dilakukan dengan tidak sengaja dan cenderung mengarah kepada norma-norma yang berlaku.

Contohnya adalah, cara dalam berpakaian apabila menghadiri acara formal gaya berpakaian yang cocok adalah menggunakan kemeja dan celana bahan serta bersepatu, dengan ini secara tidak langsung komunikasi nonverbal sedang berlangsung.

2. Perbedaan simbolik (symbolic differences)

Komunikasi verbal merupakan suatu bentuk komunikasi yang diantarai (mediated form of communication) mencoba mengambil kesimpulan terhadap suatu makna yang diterapkan pada suatu pilihan kata. Dimana kata-kata yang digunakan adalah abstraksi yang maknanya telah disepakati, sehingga komunikasi verbal bersifat internasional dan harus disebarkan diantara orang-orang yang terlibat dalam suatu komunikasi.

Komunikasi verbal lebih dipandang eksplisit dibandingkan dengan nonverbal yaitu implisit. Maksudnya adalah isyarat-isyarat verbal dapat didefinisikan melalui sebuah kamus yang eksplisit dan lewat aturan-aturan sintaks (kalimat) namun hanya penjelasan yang samar-samar dan informal mengenai signifikasi perilaku nonverbal.

3. Mekanisme pemrosesan (processing mechanism)

Perbedaan utama dalam pemrosesan adalah tipe informasi pada setiap belahan otak. Belahan otak kiri adalah tipe informasi yang tidak berkesinambungan dan berubah-ubah, sedangkan belahan otak sebelah kanan adalah tipe informasi yang berkesinambungan dan alami.

Pesan-pesan verbal dan non-verbal sangat berbeda dalam konteks struktur pesan, struktur komunikasi nonverbal kurang terstruktur dibandingkan dengan verbal. Aturan yang ada saat berkomunikasi nonverbal lebih sederhana dibandingkan dengan verbal yang memiliki persyaratan tata bahasa dan sintaksis.

4. Struktur dan nonstruktur

Komunikasi nonverbal memiliki aturan-aturan tata bahasa dan lebih terstruktur, sedangkan pada komunikasi nonverbal tidak memiliki struktur formal dikarenakan pada komunikasi nonverbal terjadi dengan tidak disadari.

5. Linguistik dan nonlinguistik

Linguistik mempelajari macam-macam segi komunikasi verbal seperti sistem dari lambang-lambang yang telah diatur maknanya, sedangkan pada komunikasi nonverbal sangat sulit memberikan makna pada suatu lambang dikarenakan tidak memiliki struktur.

6. Continous dan discontinous

Pada komunikasi verbal memiliki sifat terputus-putus, sedangkan komunikasi nonverbal bersifat kontinu dimana komunikasi tersebut akan berhenti ketika orang yang terlibat dalam komunikasi meninggalkan tempat tersebut. Pada komunikasi verbal cenderung memiliki titik awal dan akhir yang jelas.

7. Dipelajari dan didapat secara ilmiah

Komunikasi nonverbal tumbuh dari naluri manusia ketika dilahirkan dan tidak ada pelajaran yang pasti tentang bagaimana cara berkomunikasi secara non verbal, sedangkan komunikasi verbal adalah sesuatu yang harus dipelajari manusia selama masa hidupnya.

8. Pemrosesan bagian otak kiri dan kanan

Komunikasi atau stimulus nonverbal diproses dalam bagian otak kanan, sedangkan pada otak kiri memroses pada stimulus verbal yang berkaitan dengan penalaran dan analisis.

Banyak komunikasi nonverbal serta lambang-lambangnya yang bersifat universal. Sedangkan komunikasi verbal lebih banyak yang spesifik bagi suatu golongan tertentu. Pada komunikasi non verbal dapat dilakukan dengan beberapa tindakan dalam suatu waktu, sementara pada komunikasi verbal terikat pada urutan waktu. Komunikasi nonverbal dipelajari sejak seseorang tersebut dilahirkan.

Tabel perbedaan komunikasi verbal dan nonverbal

Jenis komunikasiVokalNonvokal
VerbalBahasa lisanBahasa tulisan
NonverbalNada Suara (tone of voice), Desah (sighs), Jeritan (screams), Kualitas vokal (vocal quality)Isyarat (gesture), Gerakan (movement), Penampilan (appearance), Ekspresi wajah (facial expression)

eModul Komunikasi Verbal dan Non Verbal

Bahasan selengkapnya tentang Perbedaan Komunikasi dapat Anda baca di eModul di bawah ini.

Demikianlah bahasan ringkas kami tentang Perbedaan Komunikasi Verbal dan Nonverbal. Semoga bermanfaat (maglearning.id)

Loading...

One comment

Tinggalkan Balasan