Lembaga Keuangan

Lembaga Keuangan: Pengertian, Karakter, dan Fungsi

Lembaga keuangan (financial Institution) adalah lembaga yang kegiatan utamanya mengumpulkan dan menyalurkan dana dari pihak yang memiliki kelebihan dana (unit surplus) kepada pihak yang membutuhkan dana (unit defisit). Kegiatan mengumpulkan dana disebut dengan istilah funding. Sedangkan kegiatan menyalurkan dana disebut lending.

Sebagai Lembaga Intermediasi

Fungsi utama dari lembaga keuangan adalah intermediasi keuangan, yakni proses pembelian surplus dana dari sektor usaha, pemerintah, maupun rumah tangga, untuk disalurkan kepada unit ekonomi yang defisit. Fungsi intermediasi keuangan muncul sebagai akibat dari mahalnya biaya monitoring, biaya likuiditas dan risiko harga (price risk).

Hal ini disebabkan karena adanya informasi asimetris antara pihak pemilik dana (household atau net savers) dengan perusahaan pengguna dana (corporations / net borrowers) sehingga dibutuhkan pihak perantara (intermediary) yang mampu mengakomodir kebutuhan kedua belah pihak. Ilustrasi fungsi intermediasi lembaga keuangan bisa dilihat melalui gambar di bawah ini.

Fungsi Intermediasi Lembaga Keuangan
Fungsi Intermediasi Lembaga Keuangan
Loading...

Unit surplus adalah pihak-pihak yang memiliki dana yang untuk jangka waktu pendek (≤ 1 tahun) ataupun jangka panjang (> 1 tahun) belum menggunakan uangnya. Pihak-pihak yang dimaksud adalah rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan luar negeri. Unit rumah tangga akan memiliki kelebihan dana jika total pendapatannya per periode tertentu lebih besar dari pengeluarannya. Dengan demikian mereka mampu menabung, walaupun dalam jumlah yang relatif sedikit.

Selain gaji, ada juga yang memiliki penghasilan non gaji, seperti menyewakan barang modal, deposito, maupun surat berharga lainnya. Sedangkan unit usaha memiliki kelebihan dana dari hasil penjualan baru yang akan digunakan untuk membayar utang beberapa bulan atau tahun kemudian. Pemerintah juga memiliki dana yang belum digunakan, seperti penerimaan pajak yang baru akan digunakan untuk memberikan subsidi atau membayar bunga obligasi dan utang luar negeri beberapa bulan atau tahun kemudian.

Selain bisa menjadi unit surplus, unit rumah tangga juga dapat mengalami kekurangan dana sehingga menjadi unit defisit. Rumah tangga membutuhkan dana untuk membiayai kegiatan konsumsi atau kegiatan-kegiatan yang diharapkan dapat memberi manfaat pada saat ini dan atau di masa mendatang.

Perusahaan juga dapat mengalami kekurangan dana karena dana yang harus dikeluarkan diperkirakan lebih besar dari dana yang diperkirakan akan diterima. Pada saat inilah perusahaan merupakan unit defisit.

Karakteristik Lembaga Keuangan

Kegiatan utama lembaga keuangan adalah menjadi perantara antara unit surplus dengan unit defisit, sehingga karakteristik dari lembaga keuangan berbeda dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor riil atau sektor yang memproduksi barang dan jasa.

Karakteristik ini amat penting untuk diperhatikan, karena menjadi sumber keberhasilan sekaligus kegagalan operasionalnya. Karakteristik tersebut antara lain:

  1. Sangat mengandalkan kepercayaan. Bisinis financial Institution adalah bisnis kepercayaan. Jika suatu lembaga keuangan tidak mendapatkan kepercayaan masyarakat, maka fungsi utama dari lembaga keuangan itu tidak akan terwujud.
  2. Dominannya aktiva dan pasiva finansial. Perbedaan perusahaan yang bergerak di bidang keuangan dengan perusahaan yang memproduksi barang dan jasa adalah pada neraca perusahaan dimana pada perusahaan keuangan didominasi oleh aktiva dan pasiva finansial, sedangkan perusahaan yang memproduksi barang dan jasa di dominasi oleh aktiva dan pasiva non finansial.
  3. Beroperasi berdasarkan prinsip transformasi aset. Yang dimaksud dengan transformasi aset adalah lembaga keuangan mengubah kewajiban yang diperoleh akibat menawarkan produknya menjadi aktiva produktif. Kewajiban lembaga keuangan berupa dana masyarakat yang dikumpulkan dalam bentuk deposito atau bentuk simpanan lain, kemudian disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk kredit.
  4. Persaingan non harga. Dalam pasar keuangan, harga jasa keuangan yang ditawarkan (tingkat bunga) bukanlah satu-satunya daya tarik, melainkan ada faktor kepercayaan yang lebih memiliki daya tarik bagi pengguna jasa lembaga keuangan.
  5. Membutuhkan sumber daya manusia berkualitas tinggi. Pengelolaan lembaga keuangan penuh dengan resiko-resiko dari kesalahan pengelolaan. Oleh karena itu diperlukan SDM yang berkualitas tinggi, sehingga dapat mengurangi resiko kesalahan pengelolaan tersebut.
  6. Beroperasi dalam pasar berstruktur non persaingan sempurna. Karena kompleksitas manajemen dan persaingan non harga, maka jarang sekali ada lembaga keuangan yang berstruktur pasar persaingan sempurna, biasanya beroperasi dalam pasar oligopoli atau bahkan monopoli.
  7. Beroperasi dalam pasar yang sangat penuh regulasi. Meskipun berlandaskan kepercayaan, industri keuangan adalah industri yang sangat penuh regulasi. Hal ini di satu sisi membatasi gerak langkah lembaga-lembaga keuangan, namun di sisi lain sangat dibutuhkan untuk mencegah dan mengurangi tindakan-tindakan kecurangan yang disengaja dan atau kesalahan pengelolaan. Hal ini karena dana yang dikelola sangat besar dan ketidakstabilan sektor keuangan dapat mengganggu stabilitas perekonomian.

Peranan Dalam Perekonomian

Loading...

Pihak-pihak yang membutuhkan dana dapat melakukan transaksi tanpa ada lembaga keuangan. Mereka dapat bertemu langsung dengan pihak yang memiliki dana dan melakukan kesepakatan-kesepakatan. Namun cara ini memiliki kelemahan karena berbagai alasan. Lembaga keuangan akan membantu mengatasi kelemahan ini.

Manfaat adanya financial Institution dalam perekonomian adalah:

  1. Mengatasi masalah double concidence of want.
  2. Menurunkan biaya informasi dan transaksi.
  3. Bagi para pemilik dana, adanya lembaga keuangan dapat membantu mengatasi masalah likuiditas, keamanan, kenyamanan, dan meningkatkan berbagai pilihan bentuk penyimpanan dana dan sistem balas jasanya.
  4. Memungkinkan para pihak yang membutuhkan dana untuk memperoleh dana sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan, serta berbagai pilihan jangka waktu pelunasan dan sistem pembayaran.
  5. Karena lembaga keuangan beroperasi berdasarkan motivasi memperoleh laba, maka mereka akan terus meningkatkan efisiensi dan inovasi keuangan untuk dapat bertahan dalam pasar keuangan.

Media Interaktif Belajar Ekonomi Moneter

Silakan gunakan salah satu platform media interaktif Ekonomi Moneter yang sudah saya sediakan di bawah ini. Ada yang berbasis HTML dan berbasis Google presentation. Bila Anda ingin menggunakan dalam versi Android juga sudah saya sediakan unduhan file APK-nya di bagian bawah tulisan ini.

EkoMon Versi Web:

Bila sulit dibuka silakan gunakan Yang INI.

EkoMon Versi Android:

One comment

Tinggalkan Balasan