definisi statistik serta pembagiannya

Pengantar dan Definisi Statistik Serta Pembagiannya

Loading...

Sebenarnya ada banyak versi tentang definisi statistik serta pembagiannya. Kali ini akan saya bahas sedikit dan secara umum saja. Semoga tulisan singkat ini bisa menambah informasi Anda tentang statistik.

Pada awalnya statistik banyak digunakan hanya untuk menggambarkan keadaan dan menyelesaikan problem-problem kenegaraan saja. Misalnya, perhitungan banyaknya penduduk beserta penggambarannya, pembayaran pajak, mencatat pegawai yang masuk dan keluar, membayar gaji pegawai, mencatat perkembangan produksi perkebunan atau pertanian negara dan lainnya.

Namun, seiring perkembangan zaman hampir semua bidang sudah menggunakan manfaat statistik. Misalnya: pendidikan, psikologi, administrasi, sosiologi, teknik, hukum, politik, bahkan olah raga.

Lihat saja bagaimana statistik pertandingan sepak bola yang sering disajikan pada saat jeda atau di akhir pertandingan. Statistik ini sebenarnya hanya ringkasan saja.

Setiap tim sebenarnya mempunyai tim statistik sendiri dengan data yang lebih lengkap. Tujuannya adalah data-data statistik ini akan digunakan sebagai dasar keputusan penentuan strategi bermain maupun perkembangan tim dan pemain untuk program latihan maupun strategi pertandingan berikutnya.

Nah, bila untuk olahraga saja sangat bermanfaat apalagi untuk ilmu pengetahuan, keputusan politik, maupun keputusan ekonomi. Jelaslah bahwa statistik, saat ini hampir ada di setiap sendi kehidupan manusia.

Definisi Statistik serta pembagiannya

Definisi statistik dalam perkembangannya untuk menyelesaikan suatu masalah dapat digunakan beberapa pendekatan. Antara lain statistik dalam arti sempit dan statistik dalam arti luas.

  1. Statistik dalam arti sempit yaitu statistik yang mendiskripsikan atau menggambarkan tentang data yang disajikan dalam bentuk tabel, diagram, pengukuran tendensi sentral (rata-rata hitung, rata-rata ukur dan sebagainya), pengukuran penempatan/penyebaran (median, mean, modus), pengukuran penyimpangan, angka indeks, serta mencari hubungan dua variabel dan sebagainya.
  2. Statistik dalam arti luas adalah suatu pengetahuan mengenai pengumpulan data, pengolahan, analisa, penarikan simpulan, serta pengambilan keputusan berdasarkan analisa yang telah dilakukan terhadap data tersebut.

Kegunaan Statistik

Kegunaan statistik tentu sangat luas, namun secara garis besar kegunaan statistik adalah sebagai alat bantu dalam hal-hal sebagai berikut :

  1. Menjelaskan hubungan antara variabel-variabel. Variabel atau peubah merupakan sesuatu yang nilainya tidak tetap, seperti harga, produksi, hasil penjualan, pendapatan. Dengan statistik, variabel-variabel tersebut dapat dijelaskan. Misalnya, hubungan antara permintaan produk dengan tingkat pendapatan. Analisa korelasi dan regresi mampu memberikan jawban yang baik.
  2. Membuat rencana dan ramalan. Dengan statistik, rencana pembuatan perumahan untuk lima tahun mendatang dari suatu pemerintahan kota yang dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti jumlah penduduk dan tingkat pendapatan masyarakat. Analisa data berkala mampu memberikan jawaban yang baik.
  3. Membuat keputusan yang lebih baik. Dengan statistik, keputusan yang baik dan rasional dapat dihasilkan, misalnya, seorang kepala bagian pemasaran sebuah perusahaan dihadapkan pada kondisi yang tidak menentu dari produk perusahaannya dimasa datang, apakah pemasaran produk itu akan tinggi, rendah atau sedang. Kepala bagian pemasaran harus dapat mengambil sikap atau tindakan tertentu, misalnya melakukan kapasitas produk yang ada. Teori keputusan dan uji hipotesis dapat membantu pelaksanaannya.

Fungsi Statistik

Fungsi-fungsi statistik diantaranya adalah:

  1. Menyediakan data untuk diolah dan diinterpretasikan agar dapat dipakai menerangkan keadaan yang perlu diketahui atau diungkap.
  2. Sebagai alat pembantu standarisasi dan sekaligus sebagai alat pengawasan.
  3. Merupakan suatu metode penganalisaan.
  4. Sebagai dasar penetapan kebijaksanaan dan langkah lebih lanjut untuk mempertahankan, mengembangkan organisasi, perusahaan, atau unit-unit lainnya.

Pembagian Statistik

Statistik dapat dibagi atas beberapa macam yang didasarkan atas kriteria-kriteria tertentu :

Berdasarkan Cara Pengolahan Datanya.

Statistik deskriptif yaitu bagian statistik  mengenai pengumpulan data, penyajian, penentuan nilai-nilai statistik sehingga dapat memberikan informasi yang berguna. Penarikan kesimpulan pada statistik deskriptif (jika ada) hanya ditujukan pada kumpulan data yang ada. Didasarkan atas ruang lingkup bahasannya statistik deskriptif mencakup hal berikut ini:

  • Grafik distribusi (histogram, poligon, dsb).
  • Ukuran nilai pusat (rata-rata/rerata, median, modus dsb).
  • Ukuran penyebaran.
  • Angka indeks.
  • Time series/deret waktu atau data berkala.

Statistik Induktif atau Inferensial yaitu bagian statistik yang berhubungan mempelajari mengenai penafsiran dan penarikan simpulan yang berlaku secara umum dari data yang telah tersedia. Statistik inferensi berhubungan dengan pendugaan populasi dan pengujian hipotesa dari suatu data atau keadaan.

Penarikan simpulan pada statistik inferensi ini merupakan  generalisasi dari suatu populasi berdasarkan data (sampel) yang ada. Didasarkan atas ruang lingkup bahasannya, maka statsitik inferensi mencakup :

  1. Distribusi teoritis
  2. Sampling dan distribusi sampling
  3. Pendugaan populasi atau teori populasi
  4. Uji hipotesis
  5. Analisis korelasi dan uji signifikansi, dan
  6. Analisis regresi untuk peramalan

Statistik inferensi sebenarnya merupakan kelanjutan dari statistik deskriptif. Berikut ini diagram alur mengenai statistik deskriptif dan statistik inferensi serta hubungan keduanya dalam sebuah penelitian. Untuk lebih jelasnya, perhatikan diagram berikut.

Pembagian statistik deskriptif dan inferensial
Diagram alur statistik deskriptif dan inferensi serta hubungannya dalam penelitian

Berdasarkan Bentuk Parameternya

Didasarkan atas bentuk parameternya (data yang sebenarnya), statistik dapat dibagi dua, yaitu :

Statistik Parametrik adalah bagian statistik yang parameternya dari populasinya mengikuti suatu distribusi tertentu, seperti distribusi normal, dan memiliki varians yang homogen. Apabila kondisi atau persyaratan itu tidak terpenuhi (biasanya karena jumlah observasinya sedikit atau tipe datanya nominal atau ordinal) dipakailah statistik parametrik.

Statistik Non-Parametrik adalah bagian statistik yang parameternya dari populasinya tidak mengikuti suatu distribusi tertentu atau memiliki distribusi yang bebas dari persyaratan, dan variannya tidak perlu homogen.

Terdapat bermacam-macam teknik analisa data yang dapat digunakan dalam penelitian khususnya dalam pengujian hipotesa berdasarkan jenis data dan pembagian statistik. Pedoman umum yang bisa digunakan seperti disajikan pada tabel berikut ini.

macam analisis statistik

OK, demikianlah bahasan saya tentang definisi statistik serta pembagiannya. Semoga bisa bermanfaat dan menambah semangat Anda untuk belajar statistik.

Loading...

Tinggalkan Balasan