Strategi Membangun Hubungan Khalayak Humas

Strategi Membangun Hubungan Khalayak Humas (Public Relations)

Loading...

Strategi membangun hubungan khalayak humas merupakan salah satu kunci dalam keberhasilan pencapaian tujuan public relations suatu organisasi. Ada beberapa tahapan generik dalam membangun strategi humas atau public relations eksternal.

Untuk membangun hubungan dengan perusahaan lain, Public Relations perlu menggunakan beberapa strategi atau cara profesional. Hal ini dilakukan agar perusahaan lain yang ingin menjadi relasi merasa tertarik dan percaya terhadap kinerja sebuah perusahaan.

Public Relations harus mampu mengemas kerja sama dengan baik dan memberikan informasi yang relevan. Berikut tujuh tahapan strategi Public Relations dalam membangun hubungan khalayak humas serta dengan perusahaan lain.

  1. Tahap pemangku kepentingan: Sebuah organisasi atau perusahaan akan berhubungan dengan publik ketika perusahaan tersebut memiliki pengaruh terhadap pemangku kepentingan atau sebaliknya. Seorang Public Relations harus melakukan survei untuk terus membaca perkembangan lingkungan, perilaku organisasinya, serta menganalisis konsekuensi yang akan timbul. Komunikasi yang berkesinambungan dengan pemangku kepentingan akan membantu perusahaan tetap stabil.
  2. Tahap publik: Publik terbentuk ketika organisasi atau perusahaan menyadari adanya masalah tertentu. Publik bukanlah massa biasa. Publik sangat lah terpengaruh terhadap suatu kepentingan dan masalah tertentu. Oleh karena itu, Public Relations perlu terus mengidentifikasi publik yang muncul dari berbagai masalah. Hal ini biasanya dilakukan melalui wawancara mendalam dalam suatu kelompok diskusi.
  3. Tahap isu: Seorang Public Relations perlu mengantisipasi dan bersikap responsif terhadap isu-isu publik. Pada tahap ini, media memegang peranan penting karena media mampu memperluas isu bahkan membelokkannya sesuai persepsinya. Tahap ini perlu dilakukan secara cepat dan simultan, yaitu dengan melibatkan komunikasi personal dan komunikasi dengan media massa.
  4. Public Relations perlu mengembangkan tujuan formal, seperti komunikasi, akurasi, pemahaman, persetujuan, dan perilaku tertentu terhadap program-program kampanye komunikasinya.
  5. Public Relations harus mengembangkan program resmi dan kampanye komunikasi yang jelas untuk menjangkau tujuan di atas.
  6. Public Relations, khususnya para pelaksana, harus memahami permasalahan dan dapat menerapkan kebijakan kampanye komunikasi.
  7. Public Relations harus melakukan evaluasi terhadap efektivitas pelaksanaan tugasnya untuk memenuhi pencapaian tujuan dan mengurangi konflik yang dapat muncul di kemudian hari.

Tahap satu sampai tiga di atas adalah tahap strategis, sedangkan empat tahap selanjutnya merupakan tahap reguler yang biasanya dilakukan oleh praktisi Public Relations dalam menentukan strategi membangun hubungan khalayak humas (PR).

PERENCANAAN PUBLIC RELATIONS (HUMAS)

Sebelum menjalankan fungsinya, bagian Public Relations harus merencanakan setiap kegiatan yang akan dilakukan personil PR. Hal ini bertujuan agar mereka mendapatkan dukungan dari manajemen. Aspek yang paling penting bagi Public Relations praktis adalah menetapkan tujuan yang jelas, serta sasaran dan target bagi sasaran taktis.

Kegiatan PR tidak ada artinya jika dirancang untuk mencapai tujuan yang memerlukan tindakan tertentu saja. Alasan perencanaan Public Relations adalah:

  • menetapkan target Public Relations,
  • memperhitungkan jumlah jam kerja dan biaya,
  • menyusun skala prioritas, dan
  • merumuskan pencapaian tujuan.

Menurut Soemirat (2010), berikut hal-hal yang perlu direncanakan oleh Public Relations:

  1. Lingkungan. Yaitu lingkungan internal dan eksternal organisasi. Terutama lingkungan internal organisasi haruss dikondisikan dengan baik, serta dalam kontrol organisasi.
  2. Sasaran bisnis. Tujuan atau sasaran bisnis organisasi atau perusahaan harus sudah ditetapkan. Tujuan itu harus kongkret dan terukur.
  3. Sasaran PR. Sasaran public relation akan sangat terkait dengan sasaran bisnis. Pada akhirnya adalah untuk membantu pencapaian sasaran bisnis. Sasaran public relation ini farus dirumuskan dengan baik, juga harus terukur.
  4. Strategi PR. Strategi dalam hal ini adalah pilihan strategi yang digunakan untuk pencapaian sasaran public relations. Startegi PR ini meliputi serangkaian keputusan dan tindakan mendasar yang dibuat oleh penanggungjawab PR dan diimplementasikan oleh seluruh elemen PR dalam organisasi dalam rangka pencapaian sasaran PR yang telah ditentukan tersebut.
  5. Program atau taktik PR. Yaitu pelaksanaan teknis dari strategi yang ditetapkan. Program dan taktik ini merupakan turunan dari strategi yang dipilih dan siap untuk diimplementasikan. Artinya adalah petunjuk teknis eksekusi dari strategi yang telah dirancang.

Media Pembelajaran Interaktif Public Relations

Anda bisa belajar dengan mudah secara offline menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis Android yang telah kami sediakan di Android Play Store. Silakan unduh aplikasinya di SINI.

belajar manajemen dan strategi humas

Cukup sekian dulu pembahasan kami tentang strategi membangun hubungan khalayak humas (PR). Semoga bermanfaat. (maglearning.id)

Loading...

Tinggalkan Balasan