Kerja sama Ekonomi Internasional

Kerja sama Ekonomi Internasional

Loading...

Kerja sama ekonomi internasional adalah kerja sama yang dilakukan suatu negara dengan negara lain atau dengan beberapa negara sekaligus.

Manfaat kerja sama ekonomi internasional

  • Memajukan perekonomian. Semakin tinggi nilai ekspornya maka devisa negara akan semakin banyak.
  • Tingginya permintaan barang akan menekan harga pokok per unit produksi.
  • Meningkatkan kualitas tenaga kerja karena banyaknya barang yang diekspor maka menuntut tenaga kerja untuk meningkatkan kreativitas, kecerdasan dan keterampilannya.
  • Membuka lapangan kerja baru sehingga akan menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan.
  • Negara dapat mengimpor barang jika barang tersebut lebih mahal ketika diproduksi sendiri.
  • Memudahkan negara dalam memperoleh bahan baku maupun bahan penolong.
  • Perekonomian berkembang karena masuknya modal asing.
  • Dapat memperkuat posisi Indonesia dalam mata dunia.
  • Membantu mengurangi ketimpangan antara negara maju dan berkembang.

Berbagai Model Kerja Sama Ekonomi Internasional

  1. Free Trade Association. Tidak ada batasan bagi negara anggota baik pembebanan tarif, kuota ekspor, impor ataupun bea masuk/cukai.
  2. Custom Union. Antar negara anggota tidak terdapat tarif-tarif tertentu atau pembatasan namun tarif-tarif atau pembatasan berlaku bagi negara non-anggota.
  3. Tariff Community. Ada common external tarif dan lowered internal tarif.
  4. Economic Union. Gabungan antara negara-negara yang memiliki letak geografis yang berdekatan dengan tujuan untuk mengatasi masalah-masalah perekonomian secara bersama-sama.
  5. Free Port. Suatu wilayah atau pelabuhan bebas yang memberi ijin masuknya berbagai barang/jasa secara bebas.
  6. Suppra National Union. Kerja sama di bidang ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan serta keamanan antara negara -negara yang memiliki letak geografis yang berdekatan.
  7. Free Zone. Daerah wilayah untuk keperluan pengembangan ekspor yang terletak di pelabuhan laut maupun pelabuhan udara dan dilengkapi dengan fasilitas serta sarana yang mendukung.
  8. Entreport. Pelabuhan laut dan pelabuhan udara yang dijadikan sebagai transit dengan fasilitas dan sarana yang menunjang.
  9. Bonded Warehouse. Daerah wilayah pergudangan yang ada di pelabuhan untuk menampung barang-barang yang datang maupun yang berangkat terutama barang- barang yang sedang dalam penyelesaian administrasi.

Bentuk-Bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional

  1. Kerja sama ekonomi Bilateral. Kerja sama ekonomi yang terjadi antara dua negara. Contoh : Indonesia Dan Korea Selatan.
  2. Kerja sama ekonomi regional. Kerja sama antara beberapa negara dalam suatu wilayah/kawasan tertentu. Contoh : ASEAN dan AFTA.
  3. Kerja sama ekonomi multilateral. Kerja sama antar beberapa negara yang tidak dibatasi oleh wilayah tertentu. Contoh : ILO dan IMF.
  4. Kerja sama ekonomi antar regional. Kerja sama antara beberapa lembaga-lembaga ekonomi regional. Contoh : ASEAN Uni Eropa.
  5. Kerja sama ekonomi berdasarkan tujuan dan lapangan usaha. Kerja sama ekonomi yang tidak terbatas pada wilayah dan hubungan internasional saja, tetapi juga kerja sama yang terbentuk atas dasar tujuan dan lapangan usaha.

Lembaga-Lembaga Ekonomi Internasional

Benelux

Benelux merupakan nama uni ekonomi di tiga negara monarki yaitu Belanda, Belgia, dan Luksemburg yang didirikan pada tahun 1944 dengan nama Benelux Custom Union. Tujuan didirikannya Benelux adalah tarif community, custom union, dan full economic union.

Pasar Bersama Eropa

Pasar Bersama Eropa adalah organisasi yang didirikan oleh enam negara Eropa dengan tujuan merealisasikan terbentuknya European Economic Community (EEC) atau komunitas Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE).

APO (Asian Productivity Organization)

Kerja sama negara-negara Asia dengan tujuan meningkatkan produktivitas negara anggotanya.

ASEAN (Association of South East Asian Nations)

ASEAN merupakan bentuk kerja sama regional antara negara-negara Asia Tenggara yang didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967. ASEAN memiliki 11 negara anggota yaitu: Brunei Darussalam, Myanmar, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam dan Timor Leste.

Tujuan didirikannya ASEAN adalah meningkatkan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan sosial budaya antar negara anggotanya.

Pada tahun 1992 disepakati pembentukan AFTA yang merupakan kesepakatan perdagangan bebas antarnegara yang bergabung dalam ASEAN.

Tujuan AFTA yaitu:

  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi antar negara anggota dan mencapai keseimbangan.
  • Meningkatkan kegiatan produksi antar anggota
  • Meningkatkan jumlah ekspor antar anggota
  • Meningkatkan investasi antar anggota

APO (Asian Productivity Organization)

Kerja sama negara-negara Asia dengan tujuan meningkatkan produktivitas negara anggotanya.

APEC (Asian Pacific Economic Coorperation)

APEC merupakan bentuk kerja sama ekonomi regional antar negara di kawasan Asia-Pasifik yang didirikan pada tahun 1989 dengan jumlah anggota saat ini adalah 21 negara. Tujuan utama APEC adalah melakukan liberalisasi perdagangan dan investasi serta meningkatkan pemanfaatan SDA dan kualitas SDM untuk meningkatkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Pasifik.

Word Bank (Bank Dunia)

Bank dunia bertugas memberikan bantuan ekonomi untuk perbaikan usaha-usaha dalam bidang pertanian, industri, jalan raya dan perhubungan negara-negara dunia.

EU (European Union)

EU didirikan dengan tujuan untuk menciptakan wilayah perdagangan bebas antar negara Eropa.

EFTA (European Free Trade Association)

EFTA merupakan komunitas dagang alternatif untuk negara-negara Eropa yang tidak bergabung dalam EEC (sekarang EU)

ITO (International Trade Organization)

ITO ditandatangani oleh 53 negara yang bertujuan untuk memajukan perdagangan internasional.

ILO (International Labour Organization)

Tujuan ILO adalah mendorong terciptanya peluang memperoleh pekerjaan yang layak bagi perempuan dan laki-laki, mempromosikan berbagai hak tenaga kerja di tempat kerja.

OPEC (Organization Of Petroleum Exporting Countries)

OPEC adalah organisasi negara pengekspor minyak. OPEC didirikan dengan tujuan untuk menentang penurunan harga minyak dan mengusahakan keseragaman harga minyak dipasaran dunia.

IMF (International Monetery Fund)

IMF berdiri pada tahun 1949. IMF merupakan salah satu organisasi ekonomi di bawah PBB dengan tujuan sebagai berikut:

  • Memberikan pinjaman/kredit kepada negara anggota untuk memperbaiki neraca perdagangannya yang tidak seimbang.
  • Memberikan pinjaman/kredit kepada negara anggota untuk memperbaiki neraca perdagangannya yang tidak seimbang.
  • Meningkatkan perdagangan internasional.

Liga Arab

Liga Arab beranggotakan 22 negara. Kerja sama antar negara di Liga Arab meliputi bidang-bidang sebagai berikut:

  1. Ekonomi dan keuangan
  2. Perhubungan
  3. Kebudayaan dan sosial
  4. Kebangsaan, pemberian visa dan paspor, penyerahan para pelanggar pidana dan soal hukuman.

NAFTA (North American Free Trade Agreement)

NAFTA adalah organisasi kerja sama multilateral regional yang dibentuk untuk kawasan perdagangan bebas yang beranggotakan Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat. NAFTA membebaskan bea masuk pada perdagangan produk-produk asli negara anggotanya dengan kata lain internal tarif sebesar 0% sedangkan masing-masing negara anggota memiliki eksternal tarif.

IDB (Islamic Development Bank)

IDB beranggotakan beberapa negara Islam maupun negara yang memiliki mayoritas penduduknya memeluk agama Islam dengan tujuan untuk membantu pembangunan di bidang sosial ekonomi.

IFC (International Finance Corporation)

IFC adalah badan yang memberikan kredit kepada para pengusaha swasta melalui bantuan modal dan manajemen.

IDA (International Development Association)

IDA adalah badan pembangunan internasional untuk memperoleh kredit dari Bank Dunia.

ADB (Asian Development Bank)

ADB bergerak dibidang pembangunan di negara Asia yang sedang melakukan pembangunan. Tujuannya yaitu memberi pinjaman dana serta bantuan teknik. ADB berdiri tanggal 19 Desember 1966 di Filipina dan ditandatangani oleh 31 negara.

ICSID (International Centre for Settlement of Investation Disputes)

ICSID merupakan salah satu badan dari Bank Dunia yang memberi jasa dibidang penanaman modal.

UNDP (United Nations development programme)

Merupakan badan dari Bank Dunia yang memberi bantuan-bantuan teknis dan pembangunan di dunia khususnya untuk negara berkembang.

WTO (Word Trade Organization)

WTO merupakan organisasi perdagangan dunia yang berdiri pada 1 Januari 1995 dengan tujuan mengatur kelancaran perdagangan dunia dan menghindari kerugian-kerugian pada perdagangan internasional. Markas WTO berada di Jenewa, Swiss.

Terdapat empat kubu besar yang memegang peranan penting dalam pengambilan keputusan WTO yaitu AS, Jepang, Kanada dan Uni Eropa. Kesepakatan yang dibuat merupakan paksaan WTO kepada negara anggotanya lainnya untuk tunduk kepada WTO. WTO membuat peraturan-peraturan yang membuat pemerintah sulit untuk mengaturnya. Semua peraturan yang diberlakukan WTO wajib dilaksanakan oleh anggotanya dan akan mendapatkan sanksi jika melanggar.

ECAPE (Economic Commission for Asia and the Far East)

ECAPE bertujuan untuk mengembangkan bidang sosial ekonomi untuk negara-negara di Asia Timur.

Media Pembelajaran Ekonomi Berbasis Android

Pelajari materi-materi ekonomi kelas 11 Semester 2 lainnya di aplikasi buku saku berbasis Android yang telah kami sediakan di bawah ini.

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.omkikikmedia.busakekxi2&hl=id

Demikianlah rangkuman materi tentang Kerja sama ekonomi internasional untuk SMA kelas XI. Semoga belajar Anda semakin menyenangkan. Pantau terus maglearning.id agar bisa belajar kapan pun dan di mana pun, untuk siapa saja.

Loading...

One comment

Tinggalkan Balasan