Sistem Persediaan Bisnis Jasa

Sistem Persediaan Bisnis Jasa (Teori Persediaan)

Loading...

Sistem Persediaan Bisnis Jasa – Teori persediaan mencakup beberapa aspek persediaan barang dan termasuk peranan yang dimainkan persediaan dalam operasi jasa. Karakteristik sistem persediaan yang beragam, dan biaya-biaya yang terkait dalam mengelola persediaan.

Kita akan membahasnya secara singkat di artikel ini. Silakan simak dan beri masukan di bagian komentar bila Anda tertarik untuk mendiskusikannya.

Peranan Sistem Persediaan dalam Bisnis Jasa

Persediaan memiliki beragam fungsi dalam bisnis jasa, seperti mendukung tahap-tahap dalam siklus distribusi, mengakomodasi permintaan musiman yang melonjak, dan mempertahankan persediaan barang sebagai penangkal kenaikan biaya. Kita akan membahas fungsi-fungsi tersebut dan selanjutnya fungsi lain secara terperinci; pertama-tama kita akan membedah sistem distribusi persediaan.

Gambar Sistem distribusi persediaan bisnis
Gambar Sistem distribusi persediaan bisnis

Decoupling inventory

Perhatikan sistem yang ditunjukkan oleh gambar di atas. Dua jenis aliran muncul dalam sistem tersebut. Salah satunya adalah aliran informasi yang dimulai dengan pelanggan dan kembali lagi ke sumber barang dan jasa, dan satunya lagi adalah pergerakan aktual barang dalam kasus ini, dari produsen ke konsumen dengan cadangan persediaan pada setiap tahap sistem tersebut.

Dengan mengikuti diagram tersebut, kita dapat melihat bahwa memberikan permintaan, dan untuk tujuan analisis kita, kita akan menganggap permintaan ini sebagai variabel acak dengan suatu distribusi probabilitas terkait. Misalnya, ketika permintaan akan sereal muncul di penjual grosiran, barang tersebut ditarik dari persediaan yang ada (baik dari rak maupun dari persediaan penjual).

Seiring dengan berlanjutnya permintaan, persediaan tersebut harus diperbaharui, dan pemesanan diberikan ke distributor. Meski demikian, mulai dari saat pemesanan dilakukan hingga pemesanan tersebut diterima, persediaan yang ada terus berkurang.

Rentang waktu ini disebut replenishment lead time, dan rentang waktu tersebut dapat bervariasi mulai dari satu hari hingga satu minggu. Rentang waktu tersebut dapat bervariasi dari satu periode ke periode lain. Aliran informasi ini diawali dengan permintaan konsumen diarahkan kembali sepanjang jalur distribusi ke produsen.

Jika kita mengikuti pergerakan barang itu sendiri, kita melihat bahwa barang tersebut membuat jalannya sendiri melalui jalur distribusi dengan pemberhentian di berbagai tempat-tempat persediaan di mana barang tersebut ditahan untuk persiapan perjalanan selanjutnya ke konsumen. Setiap tahap persediaan ini berperan sebagai area penyimpanan, yang memudahkan setiap perusahaan dalam sistem interdependen beroperasi secara independen dan tanpa interupsi.

Di sini, kita dapat melihat fungsi decoupling sistem persediaan. Penjual eceran, distributor, penjual partai pesar, dan pabrik merupakan tahap-tahap dalam sistem, stockout dalam setiap tahap akan memberikan konsekuensi instan dan drastis terhadap tahap-tahap lain.

Seasonal inventories (Persediaan musiman)

Beberapa jasa melibatkan permintaan musiman yang signifikan. Perhatikan toko-toko mainan dan liburan akhir tahun, penjual peralatan kemah di waktu musim liburan, atau toko-toko payung atau jas hujan di musim hujan. Jasa yang mengalami waktu-waktu permintaan tinggi bersiklus akan menimbun persediaan dalam jumlah besar sebelum musim permintaan tinggi untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya.

Speculative Inventories (Persediaan Spekulatif)

Suatu jasa yang mengantisipasi peningkatan biaya signifikan suatu barang akan lebih ekonomis jika menimbun dan mempertahankan persediaan dalam jumlah besar pada harga aktual, bukannya memperbaharui persediaan setelah peningkatan harga tersebut muncul. Strategi mempertahankan persediaan spekulatif disebut forward buying.

Cadangan strategi ini muncul pada musim semi 1996, ketika perusahaan-perusahaan minyak Amerika Serikat mengantisipasi kembalinya Irak ke pasar minyak internasional, yang akan menurunkan nilai pasar minyak tersebut. Perusahaan-perusahaan ini tidak ingin memiliki cadangan minyak mahal “pra-Irak” dalam jumlah besar ketika harga dunia turun; oleh karena itu, mereka membiarkan cadangan mereka (misalnya persediaan mereka) berkurang secara drastis  forwar hedging!

Cylical Inventories (Persediaan Bersiklus)

Istilah Persediaan bersiklus (cyclical inventory) merujuk pada variasi normal dalam tingkat persediaan. Dengan kata lain, tingkat persediaan dalam persediaan berada pada titik tertinggi setelah pemesanan diterima, dan tingkat persediaan tersebut turun ke titik terendah setelah adanya pemesanan baru.

In-transit Inventories

Sistem persedian bisnis jasa ini digunakan untuk persediaan yang telah dipesan namun belum datang.

Safety stock

Bisnis jasa yang efektif mempertahankan persediaan yang akan memenuhi permintaan yang diharapkan. Akan tetapi, jasa berjalan dalam lingkungan yang dinamis, yang berarti bahwa ketidaktentuan replenisment lead time dan permintaan selalu ada. Untuk mengatasi fluktuasi yang tidak diharapkan ini, banyak jasa mempertahankan kelebihan persediaan yang disimpan untuk memenuhi permintaan yang diharapkan. Kelebihan persediaan ini disebut sebagai safety stock.

Halaman Selanjutnya……. (sistem persedian bisnis jasa)

Loading...
Pages ( 1 of 2 ): 1 2Lanjut ยป

Tinggalkan Balasan