Investasi Menurut Ajaran Islam

Investasi Menurut Ajaran Islam

Loading...

Investasi Menurut Ajaran Islam – Jika diartikan secara bahasa, maka investasi adalah penanaman modal atau uang ke sebuah perusahaan ataupun proyek demi mendapatkan keuntungan. Dalam menjalankan proses investasi, tentu pihak yang menjadi pemodal dapat memberikan dana berapa pun yang ia inginkan ke perusahaan-perusahaan yang diprediksi akan berkembang terus.

Karena itulah, tak heran jika saat ini kamu sering sekali mendapatkan tawaran untuk berinvestasi. Ia kan? Mulai dari investasi kecil-kecilan hingga yang memang besar-besaran. Hal ini karena investasi menjadi sebuah tabungan yang paling tepat dan terbilang cukup menguntungkan.

Dengan melihat pengertian investasi secara bahasa tersebut, lantas bagaimana sebenarnya investasi dalam Islam? Apakah halal? Mubah? Makruh? Atau malah haram? Nah, sebenarnya, investasi dalam Islam dapat dikatakan sangat berbeda dengan investasi yang saat ini dipraktikkan oleh berbagai pihak.

Di dalam Islam sendiri, investasi mewajibkan bagi investor dengan penerimanya agar menerapkan satu prinsip, yakni prinsip bagi hasil dan juga bagi rugi. Sehingga dapat kamu lihat, bahwa sistem investasi dalam Islam sama sekali tidak ingin ada yang dirugikan,  jika memang rugi satu pihak, maka tidak sah, karena keduanya harus sama-sama rugi, begitu pun jika mendapatkan keuntungan.

Nah, sebelum kamu memutuskan untuk berinvestasi, cobalah untuk mengetahui prinsip-prinsip dasar berikut.

Halal

Langkah pertama yang harus kamu perhatikan ketika akan berinvestasi adalah dengan memperhatikan halal tidaknya sebuah bisnis. Kamu meski memastikan bahwa sektor bisnis yang nantinya akan kamu tanamkan modal bergerak pada bidang-bidang yang memang diperbolehkan, atau halal.

Apabila ternyata kamu ingin mendapatkan untung yang sangat besar dan dalam waktu yang sangat cepat, lalu kamu mencoba untuk berinvestasi ke tempat-tempat yang berkaitan dengan dunia malam, seperti alkohol, hiburan malam, narkoba, dan sebagainya, tentu saja ini sangat-sangat jauh dari nilai-nilai Islam, dan sudah tentu jauh dari hukum halal.

Investasi menurut Islam harus halal. Kamu bahkan harus memperhatikan hal lain, yakni niat dan juga motivasi dari perusahaan yang akan kamu tanamkan modal. Agar investasi yang kamu tanamkan adalah termasuk dalam investasi halal, maka pilihlah tempat yang memang mempunyai motivasi berbagi kebaikan, membantu orang lain, memudahkan urusan orang lain, dan hal-hal baik lainnya, karena apabila kamu malah melakukan hal sebaliknya, maka investasi yang kamu lakukan bisa saja bernilai haram.

Karena memang Islam ya seperti itu, selalu mengedepankan kepentingan pemeluknya, bahkan di dalam masalah bisnis. Jadi jangan anggap justru malah ribet dan menyulitkan, karena justru hal ini akan menyelamatkan siapa saja dari kerugian dunia dan akhirat.

Memiliki Manfaat

Islam adalah agama yang memang benar-benar mengatur dengan detail kegiatan-kegiatan yang meski dilakukan oleh pemeluknya, bahkan untuk masalah investasi. Mungkin memang tidak begitu spesifik, namun dalam Islam, segala kegiatan yang dilakukan harus berlandaskan dengan menebarkan manfaat kepada siapa pun.

Maka, baik kamu sebagai investor atau penerima investasi, harus sama-sama merasakan manfaat. Bagi seorang pemodal, maka kamu akan memperoleh keuntungan yang insya Allah berkah, sementara bagi yang menerima modal, tentu ia akan merasa sangat membantu, karena bisa mengembangkan bisnisnya dan bisa mendapatkan keuntungan juga sesuai dengan kesepakatan di awal.

Bahkan, manfaat dari investasi tak hanya sebatas dirasakan oleh investor dengan penerima modal saja, tapi juga bisa dirasakan oleh sekitarnya. Misalnya, dengan usaha yang dibantu tadi, ia bisa mengembangkannya hingga bisa membuka lowongan pekerjaan. Pada akhirnya manfaat investasi tidak hanya dirasakan oleh investor dan perusahaan saja, melainkan juga bermanfaat bagi seluruh kehidupan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Sudah sangat jelas ya, bahwa investasi dalam Islam sama sekali tidak mempersoalkan keuntungan yang akan kamu peroleh dari investasi yang kamu lakukan, namun lebih jauh daripada itu, yakni seberapa besar manfaat yang dapat dihasilkan dari kegiatan tersebut.

Investasi menurut Islam akan menjamin keadilan investasi kamu dan perusahaan, juga keadilan kehidupan masyarakat. Karena semua pihak mengambil tanggung jawab sesuai dengan peluang keuntungan dan risiko yang didapatkan.

Demikianlah bahasan kami tentang investasi menurut ajaran agama Islam. Semoga bermanfaat salam sukses dari maglearning.id.

Loading...

Tinggalkan Balasan