Tips Membuat Logo Brand Yang Baik dan Benar

Tips Membuat Logo Brand Yang Baik dan Benar

Loading...

Tips Membuat Logo Brand Yang Baik dan Benar – Logo merupakan karya grafis yang merepresentasikan profil baik individu, organisasi dan bisnis. Logo dalam bisnis memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan kekuatan brand produk yang kita jual. Jadi logo adalah salah satu komponen terpenting dalam sebuah branding.

Walaupun persepsi apa pun tentang perusahaan, baik itu layanan, kualitas produk, jaminan dan segala macamnya tidak serta merta dibangun dari logo yang menarik dan keren, namun logo harus mampu menghadirkan dan mencerminkan segala apa yang dimiliki perusahaan. Artinya logo adalah visualisasi utama dari stimulus yang diberikan perusahaan pada stakeholdernya.

Logo bisa saja sangat sederhana namun mencerminkan seluruh aset perusahaan. Lihat saja logo dari produk Nike yang “hanya” sebuah “centang” bila dilihat secara harfiah. Namun, apa pun yang ditempeli “centang” itu menjadi sangat berharga.

Di sinilah peran logo itu. Secara visual harus didesain secara menarik, keren, dan yang terpenting adalah mencerminkan apa yang diwakilinya.

Oleh karena dalam membuat logo, kita harus memenuhi syarat tertentu. Di artikel ini akan dibahas tentang tips membuat logo yang baik dan benar, semoga bisa membantu:

Sederhana

Logo yang sederhana, tidak neko-neko akan lebih mudah diingat konsumen-konsumen baru kita. Mudah diingat adalah indikator yang harus dimiliki dari sebuah logo. Karena semakin mudah diingat akan membuat peluang tersebarnya bisnis kita semakin lebar.

Ingat bahwa ingatan manusia ada batas durasi dan kuantitasnya. Pada umumnya, manusia biasa hanya mampu mengingat sampai maksimal 7 merek saja untuk kategori produk yang sama.

Saat kita membuat logo yang simpel, berarti kita sudah menyampaikan identitas kita secara efektif dan efisien. Ingat bahwa prinsip komunikasi itu berlangsung dalam berbagai tingkat kesengajaan. Bila dalam kesengajaan tinggi maka logo yang cukup rumit bisa tersampaikan dengan baik, namun sebaliknya, sering kali logo muncul di hadapan konsumen potensial dalam tingkat kesengajaan yang rendah.

Dalam membuat logo disarankan tidak menggunakan kombinasi lebih dari 3 warna dan memiliki bentuk yang unik. Logo yang simpel bisa dilihat dari warna yang digunakan, pemilihan kata dan gambar.

Khusus soal warna, sebaiknya menggunakan panduan teori warna yang tepat, Anda bisa gunakan panduan Color Wheel yang sudah banyak disediakan secara online secara gratis. Warna yang simpel juga akan berdampak pada biaya produksi yang efisien.

Unik

Logo yang bagus adalah logo yang memiliki keunikan dan berbeda dari logo-logo lain. Membuat logo yang unik sangat diperlukan untuk mencitrakan usaha kita berbeda dengan kompetitor lain. Logo harus bisa mendeskripsikan apa kelebihan dari produk yang kita jual, jangan kita membuat logo yang generik.

Mulai mencoba untuk berpikir kreatif, mencari ide yang anti-mainstream. Kita perlu menjadi unik untuk bersaing dengan kompetitor. Jika kita terjun diusaha minuman kopi, logonya tidak harus melulu bergambar cangkir dan kopi. Kita bisa membuat logo bergambar lain namun tetap memberikan esensi yang sama tentang usaha kita.

Tidak Mudah Ketinggalan Zaman

Satu lagi hal yang harus dipenuhi dari sebuah logo adalah daya bertahannya. Logo itu bukan sebatas gambar, yang bisa tentukan dengan sembarang. Logo itu sebuah investasi. Buatlah logo yang desainnya mampu bertahan bukan hanya 1-2 tahun tapi ratusan tahun.

Logo yang baik akan tetap terlihat elegan dan tak ketinggalan zaman walau sudah berusia puluhan tahun. Jangan terpaku pada trend dalam membuat logo, tapi buatlah riset tentang bentuk-bentuk logo yang mampu bertahan lintas zaman.

Mudah Diterapkan

Logo yang dibuat dengan baik akan mudah diterapkan dalam berbagai media. Logo akan terlihat ikonik walau diletakkan di berbagai bidang seperti profil media sosial, aksesoris, baliho, pamflet, baju dan lain sebagainya.

Untuk membuat logo yang mudah diterapkan perhatikan poin-poin seperti: kemudahan mencetaknya, kecerahan warnanya, detailnya jika ditempatkan pada media gelap dan terang dan lain sebagainya.

Mencerminkan Keseluruhan

Logo harus mampu mencerminkan suatu keseluruhan tentang perusahaan, organisasi, atau bahkan individu. Persepsi konsumen yang diinginkan oleh perusahaan tentang dirinya secara keseluruhan harus mampu diwakili oleh logo ini.

Bila ingin menciptakan kesan dinamis, maka jangan menggunakan logo yang banyak sudutnya. Jika ingin menciptakan kekuatan maka buat logo dengan garis-garis yang tegas.

Jika logo yang dibuat sudah bisa menjawab poin-poin di atas bisa dikatakan bahwa logo tersebut sudah layak disebut sebagai logo yang baik dan benar. Walaupun semua itu tetap saja relatif dan butuh proses yang panjang, sebab logo bukan sekedar grafis tapi ada “keseluruhan” yang diwakilinya.

Demikianlah ulasan ringkas kami tentang cara membuat logo brand yang baik dan benar. Semoga bermanfaat, sampai jumpa di lain kesempatan yang lebih baik (maglearning.id).

Loading...

One comment

Tinggalkan Balasan