Materi IPA Kelas 3 Tema 1 Subtema 2 tentang Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

Materi IPA Kelas 3 Tema 1 Subtema 2 “Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia”

Loading...

Halo jumpa lagi dengan modul BDR online untuk program pembelajaran individu. Kali ini kita akan mempelajari materi IPA Kelas 3 Tema 1 Subtema 2 dengan kajian tentang Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia. Manusia merupakan salah satu makhluk hidup.

Manusia memiliki ciri-ciri yang sama dengan makhluk hidup lainnya. Salah satu ciri manusia sebagai makhluk hidup adalah mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan manusia terjadi sejak di dalam kandungan.

Setelah lahir, pertumbuhan manusia bertambah besar dari bayi hingga dewasa. Setelah dewasa pertumbuhan manusia berhenti. Namun, perkembangan emosi dan pikiran manusia terus berkembang.

Pertumbuhan dan perkembangan dipengaruhi beberapa faktor. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia?

Melalu modul BDR online Materi IPA Kelas 3 Tema 1 Subtema 2 ini mari kita pelajari faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia.

Pertumbuhan Pada Manusia

Pertumbuhan manusia diawali dari bayi sampai dewasa. Sedangkan perkembangan adalah perubahan pada makhluk hidup. Yaitu perubahan makhluk hidup menuju kedewasaan.

Sebelum lahir manusia dalam kandungan ibu. Seorang ibu mengandung selama 9 bulan.

Setelah 9 bulan ibu melahirkan bayi. Bayi tumbuh menjadi balita. Dari balita tumbuh menjadi besar. Kemudian menjadi anak remaja.

Setelah beberapa tahun remaja menjadi dewasa. Setelah dewasa pertumbuhan manusia akan terhenti. Setelah dewasa manusia akan mengalami masa tua.

Bayi yang dilahirkan berukuran kecil. Bayi mengalami perubahan ukuran. Hal itu terjadi setelah beberapa bulan.

Berat dan tinggi bayi semakin bertambah. Bandingkan anak TK dengan orang dewasa. Tinggi dan berat badannya berbeda. Berat badan anak TK sekitar 14 kg. Tingginya kira-kira 100 cm. Berat badan orang dewasa 55 kg. Tingginya sekitar 165 cm.

Selama masa pertumbuhan badan selalu berubah. Sebagai contoh manusia. Tubuh selalu bertambah tinggi. Berat badan selalu bertambah. Ukuran badan juga semakin besar. Pertumbuhan berhenti setelah manusia dewasa.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Manusia

Pertumbuhan dan perkembangan manusia tidak sama. Satu sama lain terjadi perbedaan. Beberapa hal mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. Adapun yang mempengaruhi pertumbuhan pada manusia yaitu makanan, kesehatan, rekreasi, istirahat, dan olah raga.

1. Makanan bergizi

Sehari semalam kita makan tiga kali. Makanan adalah sumber energi bagi tubuh. Bagaimana caranya agar tubuh selalu sehat? Agar selalu sehat kita harus makan.

Apa makanan yang dapat menyehatkan? Tentu saja makanan yang baik bagi tubuh. Makanan yang baik adalah makanan bergizi. Makanan bergizi menjadikan tubuh sehat. Makanan bergizi bukanlah makanan yang lezat. Bukan pula makanan yang mahal.

Makanan bergizi harus mengandung protein, vitamin, dan mineral. Zat tersebut sangat dibutuhkan tubuh. Karena sangat baik untuk pertumbuhan. Terutama anak-anak usia 8 sampai 15 tahun, atau anak SD sampai SMP.

Makan dengan cukup menjadikan badan sehat. Makanan harus mengandung gizi seimbang. Artinya semua zat yang diperlukan bagi tubuh terpenuhi.

Menurut penjelasan ahli gizi. Makanan bergizi seimbang ada 5 macam. Lima macam makanan tersebut adalah:

  1. Makanan pokok: nasi, roti, gandum, sagu, dan singkong
  2. Lauk pauk : Ikan, ayam, daging, tahu, dan tempe
  3. Sayur-sayuran : wortel, bayam, sawi, dan kangkung
  4. Buah-buahan : jeruk, pisang, mangga, dan pepaya
  5. Susu.

Jika cukup gizi, badan akan sehat. Karena sehat, badan menjadi kuat. Kita harus makan makanan yang sehat. Yaitu makanan empat sehat lima sempurna.

Makanlah makanan tersebut setiap hari. Gizi sempurna jika kita minum susu. Susu berguna menyempurnakan kekurangan zat gizi. Makanan bergizi mengandung vitamin. Vitamin diperlukan setiap hari.

Vitamin dapat mencegah munculnya penyakit. Agar sehat makan sayur dan buah. Kurang makan sayur dan buah sangat berbahaya. Bisa menyebabkan kekurangan vitamin dan mineral.

Kekurangan vitamin menjadikan seseorang terkena penyakit. Penyakit karena kekurangan vitamin disebut avitaminosis.

Ada beberapa penyakit karena kekurangan vitamin. Berikut adalah penyakit karena kekurangan vitamin:

  1. Penyakit beri-beri kekurangan vitamin B. Vitamin B terdapat pada beras dan kacang tanah
  2. Penyakit sariawan karena kekurangan vitamin C. Vitamin C terdapat pada sayuran dan buah
  3. Penyakit mata karena kekurangan vitamin A. Vitamin A terdapat pada wortel, hati dan susu

2. Bahan Tambahan Makanan

Makanan juga mengandung zat yang lain. Zat itu bukan zat gizi. Zat makanan tersebut adalah bahan tambahan.

Apakah bahan tambahan makanan itu? Yaitu zat tambahan yang dicampurkan dalam makanan. Bahan tambahan makanan ada dua. Yaitu zat buatan atau zat alami.

Ada tiga macam bahan tambahan. Yaitu zat pengawet, penyedap, dan pewarna.

a. Bahan Pengawet Makanan

Bagaimana jika nasi didiamkan 3 hari? Pasti nasi tersebut akan membusuk. Jadi makanan alami tidak tahan lama. Agar tahan lama, makanan diberi pengawet. Contohnya gula dan garam.

Garam digunakan untuk mengawetkan ikan asin. Gula digunakan untuk mengawetkan manisan buah. Itulah bahan pengawet alami.

Ada pula bahan pengawet buatan. Yaitu zat kimia yang dibuat pabrik Bahan pengawet buatan mengandung zat kimia. Misalnya asam benzoat, natrium nitrit, asam sorbat dan sebagainya.

Ada beberapa makanan yang memakai pengawet buatan. Misalnya mie, kecap, sarden, dan sebagainya.

Bagaimana jika makanan basi kita makan? Jika dimakan tentu sangat berbahaya. Kesehatan tubuh menjadi terganggu.

Makanan basi mengandung bibit penyakit. Bibit penyakit disebabkan oleh mikroba. Makanan basi mengandung racun. Jangan sekali-kali memakan makanan basi.

Meskipun diberi pengawet, makanan bisa basi. Makanan bisa membusuk tapi waktunya lama.

Makanan tidak diberi pengawet cepat busuk. Makanan busuk disebabkan oleh mikroba. Bagaimana ciri-ciri makanan basi? Ciri-cirinya antara lain:

  1. Mengeluarkan lendir
  2. Warna berubah karena jamur
  3. Berbau tidak enak
  4. Makanan menjadi lunak
  5. Ditumbuhi jamur

b. Bahan Penyedap Makanan

Bahan penyedap digunakan untuk makanan. Bahan penyedap memberi rasa sedap. Juga membuat makanan menjadi lebih lezat.

Bahan penyedap dibagi menjadi dua. Yaitu bahan alami dan bahan buatan. Bahan penyedap alami berasal dari tumbuhan. Misalnya merica, bawang merah, serei, dan jinten. Bahan penyedap ini lebih aman dimakan.

Bahan penyedap buatan dibuat oleh pabrik. Bahan tersebut dibuat melalui reaksi kimia. Bahan penyedap buatan banyak digunakan. Ibu-ibu rumah tangga suka menggunakannya. Mengapa demikian? Karena praktis dan mudah didapatkan.

Penyedap makanan buatan sangat banyak macamnya. Misalnya esens, sakarin, vetsin, atau moto.

Halaman Selanjutnya……. (Materi IPA Kelas 3 Tema 1 Subtema 2)

Loading...
Pages ( 1 of 2 ): 1 2Lanjut »

One comment

Tinggalkan Balasan