Materi IPA Kelas 9 Pembelahan Sel (Bahan Ajar Online)

Loading...

Bahan ajar online BDR Materi IPA Kelas 9 ini membahas tentang Pembelahan Sel, sebagai bagian dari BAB Sistem Reproduksi pada Manusia. Pada awalnya, manusia berasal dari satu sel, selanjutnya sel tersebut mengalami pembelahan secara terus menerus, sehingga pada saat dewasa manusia memiliki sekitar 200 triliun sel.

Sel-sel tersebut mengalami perubahan bentuk dan fungsi. Sel-sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama bergabung menjadi suatu kesatuan untuk membentuk suatu jaringan.

Pembelahan Sel

Sebelum mempelajari sistem reproduksi kita akan belajar terlebih dahulu materi tentang pembelahan sel. Pembelahan sel itu sangat penting bagi kelangsungan hidup semua makhluk hidup. Setidaknya ada tiga alasan mengapa sel mengalami pembelahan, yaitu untuk pertumbuhan, perbaikan, dan reproduksi.

Berikut ini dijelaskan masing-masing alasan pentingnya sel mengalami pembelahan.

  • Alasan pertama sel mengalami pembelahan adalah untuk pertumbuhan. Makhluk hidup dapat tumbuh karena sel-selnya bertambah banyak. Semakin banyak sel pada makhluk hidup, maka semakin besar ukuran makhluk hidup itu.
  • Alasan kedua adalah untuk perbaikan. Misalnya ketika ada bagian tubuh yang mengalami luka, setelah beberapa lama bagian tubuh yang luka tersebut dapat menutup seperti semula. Pada bagian tubuh yang mengalami luka tersebut terjadi kerusakan jaringan. Nah, perbaikan jaringan yang rusak pada tubuh tersebut adalah hasil dari proses pembelahan sel.
  • Alasan ketiga, sel mengalami pembelahan untuk reproduksi. Reproduksi atau perkembangbiakan adalah ciri lain dari makhluk hidup. Pada proses reproduksi seksual, diperlukan sel kelamin untuk membentuk individu baru (anakan). Proses pembentukan sel kelamin ini dilakukan dengan cara pembelahan sel.

Menurut teori sel, semua sel hidup berasal dari sel yang sudah ada sebelumnya (omnis cellula e cellula). Teori ini dinyatakan oleh Rudolf Virchow pada tahun 1855. Pembentukan sel-sel baru atau anakan dari sel yang sudah ada sebelumnya dapat terjadi melalui proses pembelahan sel. Pembelahan sel dibedakan menjadi pembelahan mitosis dan meiosis.

Pembelahan mitosis terjadi pada sel-sel tubuh (sel somatik) makhluk hidup. Pada pembelahan ini, dihasilkan sel anak yang mempunyai kromosom yang jumlahnya sama dengan jumlah kromosom sel induk. Kromosom adalah materi genetik yang berperan dalam pewarisan sifat.

Pembelahan meiosis hanya terjadi pada sel-sel kelamin. Pembelahan ini berfungsi untuk menghasilkan sel gamet (sel telur atau sel sperma). Melalui pembelahan ini akan dihasilkan sel anak yang mempunyai jumlah kromosom setengah dari jumlah kromosom sel induk.

Pembelahan Mitosis

Pembelahan mitosis adalah tipe pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anakan yang mempunyai karakter identik secara genetik dengan sel induk. Artinya, kedua sel anakan yang terbentuk mempunyai susunan genetika yang sama dengan induknya, termasuk jumlah kromosom.

Jika sel induk memiliki kromosom 2n (diploid), maka jumlah kromosom yang dimiliki oleh sel anakan juga 2n (diploid). Misalnya sel induk memiliki jumlah kromosom 23 pasang atau 46 buah, maka sel anakan juga memiliki jumlah kromosom 23 pasang atau 46 buah.

Sel diploid adalah sel-sel yang kromosomnya dalam keadaan berpasangan.

Pembelahan mitosis merupakan proses yang berkesinambungan yang terdiri atas empat fase pembelahan, yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase.

Setiap fase pembelahan tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda.

Pembelahan Mitosis

Profase :

  • Kromosom sudah mengganda, kemudian memadat.
  • Membran inti mulai rusak menjadi bagian-bagian kecil (fragmen).

Metafase :

  • Kromosom berjajar pada bidang pembelahan.

Anafase :

  • Kromosom bergerak menuju kutub yang berlawanan.
  • Pada akhir anafase kedua kutub sel memiliki kromosom yang jumlahnya sama.

Telofase :

  • Membran inti mulai kembali bergabung.
  • Terbentuk dua sel anakan yang bersifat diploid.

Pada tahap akhir dari pembelahan mitosis yaitu fase telofase, umumnya selalu diikuti dengan pembelahan sitoplasma yang disebut dengan sitokinesis. Pada saat sitokinesis, terbentuk cincin pembelahan yang berfungsi membagi sitoplasma sehingga terbentuk dua sel anakan.

Pembelahan Meiosis

Pembelahan meiosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan empat sel anakan yang masing-masing sel anakan hanya memiliki separuh dari jumlah kromosom sel induk.

Pembelahan Meiosis

Profase I :

  • Membran inti mulai rusak menjadi bagian-bagian kecil (fragmen)
  • Kromosom sudah mengganda, kemudian memadat

Metafase I :

  • Kromosom berjajar pada bidang pembelahan

Anafase I :

  • Kromosom bergerak menuju ke kutub-kutub yang berlawanan

Telofase I :

  • Kromosom homolog memisah dan bergerak ke kutub-kutub yang berlawanan
  • Membran inti mulai terbentuk kembali
  • Terbentuknya dua sel anakan yang bersifat haploid

Profase II :

  • Membran inti mulai rusak menjadi bagian-bagian kecil

Metafase II :

  • Kromosom berjajar pada bidang pembelahan

Anafase II :

  • Kromosom bergerak menuju ke kutub-kutub yang berlawanan

Telofase II :

  • Membran inti terbentuk kembali
  • Terbentuk empat sel anakan yang bersifat haploid

Jumlah kromosom yang dimiliki oleh sel anakan adalah n atau disebut dengan haploid. Oleh karena itu, meiosis disebut sebagai pembelahan reduksi.

Berbeda dengan mitosis, pembelahan meiosis berlangsung dalam dua tingkat yaitu meiosis I dan meiosis II. Meskipun demikian, fase-fase pembelahan meiosis mirip dengan fase-fase pembelahan mitosis.

Video Pembelajaran Materi IPA Kelas 9 Pembelahan Sel

Berikut ini adalah bahan ajar video yang bisa dimanfaatkan siswa untuk melengkapi pengetahuan program pembelajaran individunya.

Asesmen Online Materi IPA Kelas 9 Pembelahan Sel

Setelah belajar secara individu maupun kelompok, silakan cek hasil belajar tersebut menggunakan asesmen online berikut ini.

https://quizizz.com/join/quiz/5da57a7c8c70ec001b0fe062/start

Asesmen Online Materi IPA Kelas 9 Pembelahan Sel

Demikianlah bahan ajar online Materi IPA Kelas 9 Bab 1 Sistem Reproduksi pada Manusia, subbab Pembelahan Sel yang bisa kami sediakan. Semoga bermanfaat, sampai jumpa lagi di lain kesempatan (maglearning.id).

Loading...

One comment

Tinggalkan Balasan