Pembelajaran Sosial Model Paikem

Pembelajaran Sosial Model Paikem

Pembelajaran Sosial Model Paikem – Pada dasarnya manusia memiliki dua peranan dalam kehidupan yakni kehidupan sebagai individu yakni manusia yang memiliki kebebasan untuk mengatur hidup dan kehidupannya secara mandiri dan juga makhluk sosial yakni manusia yang harus selalu menggantungkan kehidupan yang dimilikinya bersama orang lain atau dengan kata lain makhluk yang tidak bisa hidup seorang diri dalam hal tertentu.

Menanggapi pernyataan di atas tentunya jika kita menghubungkan dengan kegiatan pembelajaran maka yang dapat diberikan oleh seorang tenaga pendidik pun ada dua yakni pembelajaran individual untuk mengetahui tingkat kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik dan juga pembelajaran sosial untuk mengingatkan kepada peserta didik akan perannya di masa depan sebagai makhluk yang tak lepas dari kehidupan sosial.

Nah kali ini yang akan kita bahas di sini adalah tentang jenis pembelajaran yang kedua yakni pembelajaran sosial. Ulasan selengkapnya akan saya hadirkan di bawah ini jadi luangkan waktu anda dan perhatikan dengan cara seksama.

 

Apa Itu Pembelajaran Sosial Model Paikem

Salah satu model pembelajaran sosial yang pernah dikembangkan di Indonesia adalah model pembelajaran Paikem. Model pembelajaran yang merupakan singkatan dari pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan ini dinilai memiliki kelebihan dalam mengembangkan kualitas kegiatan pembelajaran yang diterima oleh peserta didik.

Pertama kelebihan dari model pembelajaran yang satu ini adalah kegiatan pembelajaran yang diarahkan kepada peserta didik dirancang sedemikian rupa sehingga peserta didik menjadi lebih aktif. Kegiatan pembelajaran ini didasarkan pada alam sehingga peserta didik akan mengalami sendiri apa yang ada dalam kegiatan pembelajaran sehingga dengannya diharapkan akan meningkatkan pemahaman yang mereka miliki tentangnya.

Selain itu kegiatan pembelajaran yang berbasis di alam ini juga diupayakan akan meningkatkan kekreatifan yang dimiliki oleh peserta didik selain juga akan meningkatkan semangat belajar peserta didik tersebut karena kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh tenaga pendidik dikemas dan disajikan dengan cara-cara baru, inovatif yang akan membuat kegiatan pembelajaran lebih hidup dan menyenangkan.

Model pembelajaran ini sebenarnya bukanlah model yang sama sekali baru. Dulu pernah diterapkan model pembelajaran CBSA (cara belajar siswa aktif) di akhir tahun 1980an. Hanya saja saat itu sepertinya para siswa di Indonesia masih belum siap dengan model pembelajaran seperti itu.

Lalu, apakah saat ini para siswa di Indonesia sudah aktif ? Sudah berpusat pada siswa ? Dan sudahkah mereka kreatif ?

Jawabannya jelas masih akan simpang siur dan subyektif selama belum ada penelitian yang mampu menjawabnya. Namun, jelas karakteristik siswa di Indonesia saat ini sangat berbeda dengan kondisi 40 tahun lalu. Teknologi pendukung dan variasi sumber belajar juga sangat jauh berbeda.

Sekarang tinggal bagaimana guru mampu memanfaatkan semua fasilitas yang ada dalam menerapkan model pembelajarannya.

Dan demikian tadi beberapa ulasan yang dapat saya berikan untuk anda sekalian tentang pembelajaran sosial model paikem di atas. Semoga beberapa informasi yang telah saya berikan dapat menambah tabungan wawasan pengetahuan yang anda miliki. Sampai jumpa di ulasan menarik pada kesempatan berikutnya (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan