Akibat Revolusi Industri (1750 – 1840)

Akibat Revolusi Industri (1750 – 1840)

Akibat Revolusi Industri (1750 – 1840) – Revolusi Industri adalah perubahan radikal dalam cara pembuatan atau memproduksi barang-barang dengan menggunakan mesin-mesin, baik untuk tenaga penggerak maupun untuk tenaga pemroses. Dengan digunakannya mesin-mesin menjadikan tenaga manusia tidak terpakai lagi, sehingga terjadi peningkatan kualitas dan kuantitas produksi barang, termasuk perubahan dalam cara kerja dan pemasarannya.

Tentu saja revolusi industri ini mempunyai dampak yang teramat hebat pada kehidupan manusia di seluruh dunia ini. Apa saja dampak akibat dari revolusi industri ini ? marilah kita bahas secara ringkas di sini.

 

Dampak Revolusi Industri Dalam bidang Ekonomi

Akibat yang ditimbulkan Revolusi Industri salah satunya adalah keuntungan yang berlipat karena biaya produksi yang tidak besar, sehingga harga menjadi lebih murah. Selain itu kemampuan untuk berproduksi menjadi lebih cepat dan banyak, dengan kualitas yang baik.

Pengaruhnya bagi dunia adalah perkembangan perdagangan menjadi ramai, karena dapat memenuhi kebutuhan konsumen tidak hanya di Inggris. Selain itu adalah munculnya golongan “kapitalis”, yaitu individu yang mempunyai kekuasaan ekonomi yang besar karena mereka memiliki modal yang kuat.

Muncul paham kapitalisme, yaitu suatu paham dalam sistem perekonomian dengan sifat individualisme yang diusahakan oleh swasta, merupakan tonggak dimulainya era mencari untung yang sebesar-besarnya oleh pihak pengusaha pemilik modal, sementara para pekerjanya (karyawan atau buruhnya) tidak memiliki perusahaan itu (mereka hanya menerima upah atau gaji sesuai kerja kerasnya).

 

Dampak Revolusi Industri Dalam bidang Sosial

Dalam bidang sosial Revolusi Industri melahirkan urbanisasi secara besar-besaran akibat dari para petani kehilangan tanah garapannya, sehingga kota menjadi padat karena banyak yang mencari pekerjaan sebagai buruh di pabrik-pabrik. Hal ini menjadikan upah buruh menjadi kecil, dan kehidupan mereka semakin susah, sedangkan para pemilik modal semakin kaya karena keuntungan yang terus bertambah.

Dampaknya adalah munculnya kesenjangan antara buruh dengan majikan sebagai pemilik modal, maka muncullah gerakan buruh berupa pemogokan-pemogokan yang menentang kesewenang-wenangan majikan. Dari fenomena inilah muncul paham sosialis yang tujuannya adalah untuk memperjuangkan hak-hak buruh. Selain itu, di Inggris kriminalitas semakin merajalela yang diakibatkan oleh munculnya pengangguran.

 

Dampak Revolusi Industri Dalam bidang Politik

Dampak dari perkembangan kapitalisme adalah lahirnya paham baru yaitu liberalisme. Dalam kaitannya dengan ekonomi, paham ini menginginkan agar pemerintah tidak terlalu jauh ikut campur tangan dan sebanyak mungkin diserahkan kepada swasta.

Perkembangan dari kapitalisme dan liberalisme adalah tuntutan untuk meluaskan daerah jajahan, sehingga muncullah konsep kolonialisme dan imperialisme modern, yang menjadikan ekonomi sebagai satu-satunya motif.

 

Itulah ringkasan sederhana kami mengenai akibat revolusi industri (1750 – 1840). Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di ringkasan berikutnya. Selamat belajar dengan cara yang menyenangkan (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan