Kesalahan Umum Yang Sering Terjadi Dalam Penelitian Survei

Validitas sebuah penelitian adalah keniscayaan. Simpulan penelitian harus bisa dipertanggungjawabkan oleh peneliti. Artinya tidak boleh ada kesalahan yang tidak bisa ditoleransi dalam menyimpulkan hasil penelitian.

Penelitian survey pun demikian, dan justru penelitian ini sangat rawan kesalahan pengambilan simpulan. Ada beberapa hal mendasar yang tidak boleh terjadi, sehingga kita harus memberi perhatian tersendiri pada penyebab kesalahan ini.

Penelitian survey sangat terkait dengan responden dan pengambilan sampel. Meminimalisir potensi kesalahan di bagian ini wajib dilakukan, terutama pada faktor-faktor yang bisa kita kendalikan.

Sebenarnya ada banyak faktor yang bisa memicu kesalahan dalam penelitian, namun ada empat faktor utama yang harus kita waspadai. Faktor-faktor tersebut adalah:

1. Kesalahan pengambilan sampel. Jenis kesalahan ini muncul karena sangat tidak mungkin bahwa kita memiliki sampel yang benar-benar representatif, bahkan ketika metode sampling acak (random) digunakan.

Loading...

2. Kesalahan yang dianggap sebagai kesalahan terkait pengambilan sampel, atau sering disebut dengan kesalahan nonsampel (non-sampling error). kesalahan ini sangat terkait dengan proses pengambilan sampel dan masalah generalisasi atau validitas eksternal temuan. Contohnya adalah kerangka pengambilan sampel yang tidak akurat dan non-respons.

3. Kesalahan yang berhubungan dengan implementasi proses penelitian. beberapa ahli menyebut dengan istilah kesalahan pengumpulan data. Sumber kesalahan ini biasanya karena beberapa faktor seperti: pertanyaan yang buruk, kata-kata atau kalimat dalam kuesioner atau wawancara yang ambigu, teknik penyampaian yang tidak sesuai atau keterbacaan yang rendah karena tampilan yang kurang baik.

4. Kesalahan pemrosesan data. Kesalahan ini terjadi pada saat pengolahan data, khususnya, kesalahan dalam pengkodean jawaban atau kesalahan input.

Loading...

Sumber kesalahan ketiga dan keempat berhubungan dengan faktor-faktor yang tidak terkait dengan pengambilan sampel dan sebagai gantinya berhubungan lebih dekat dengan kekhawatiran tentang validitas pengukuran.

Hampir tidak ada penelitian yang benar-benar sempurna. Namun meminimalisir penyebab kesalahan adalah cara terbaik untuk mendapatkan simpulan yang dapat dipercaya. So, selamat meneliti dan semoga terhindar dari kesalahan-kesalahan di atas.

Tinggalkan Balasan