Pembelajaran Secara Hybrid

Pembelajaran Secara Hybrid: Apa maksudnya?

Loading...

Pembelajaran Secara Hybrid – Belakangan kita sering mendengar istilah hybrid learning, apalagi setelah pandemi Covid-19 meraja rela di sekitar kita. Pembelajaran tatap muka di ruang-ruang kelas sekolah hampir tidak mungkin lagi dilaksanakan secara normal lagi. Banyak sekali kemungkinan risiko yang mengancam kesehatan siswa dan guru.

Lalu apa yang dimaksud dengan pembelajaran hybrid? Pembelajaran secara hybrid adalah pembelajaran yang dilakukan dengan menggabungkan dua atau lebih metode pembelajaran. Ada juga yang menyatakan bahwa pembelajaran hybrid adalah pembelajaran yang mengombinasikan pembelajaran di luar kelas dan di dalam kelas. Inilah yang dimaksud dengan kelas hybrid.

Pengertian terakhir menurut banyak ahli adalah sama saja dengan blended learning. Sebenarnya kedua konsep ini memiliki kesamaan yang fundamental, yaitu mengambil kelebihan-kelebihan beberapa metode pembelajaran untuk menghilangkan kekurangannya masing-masing.

Yang paling umum adalah menggabungkan pembelajaran di dalam kelas dengan pembelajaran di luar kelas. Dengan demikian, maksud diselenggarakannya kelas hybrid adalah mengambil kelebihan dari pembelajaran di luar kelas untuk menutupi kelemahan pembelajaran di dalam kelas. Atau sebaliknya yaitu mengambil kelebihan pembelajaran di dalam kelas untuk menutupi pembelajaran di luar kelas.

Lembaga pendidikan yang telah lama menerapkan pembelajaran hybrid di Indonesia salah satunya adalah Universitas Terbuka (UT). Menurut saya konsep pembelajaran hybrid yang diterapkan di UT selama ini lebih pada konsep yang saya sebutkan terakhir. Yaitu memanfaatkan kelebihan pembelajaran di dalam kelas untuk melengkapi pembelajaran di luar kelas, karena konsep dasar pembelajaran di UT lebih mengarah pada pembelajaran mandiri jarak jauh. Jadi pembelajaran di dalam kelas adalah pelengkap dari pembelajaran di luar kelas.

Pembelajaran di dalam kelas lebih difokuskan pada hal-hal yang tidak bisa atau tidak maksimal bila pembelajaran dilakukan di luar kelas. Misalnya konsep-konsep yang sulit atau pembelajaran tingkat tinggi, atau untuk menjaga dorongan pembelajaran siswa agar setiap siswa melaksanakan pembelajaran dengan disiplin. Jadi pembelajaran secara hybrid ini sejatinya sudah lama diterapkan di Indonesia.

Tidak Sekedar Mengombinasikan

Maksud pembelajaran kelas hybrid adalah tidak sekedar menggabungkan atau mengombinasikan kelas tatap muka dengan kelas online atau pembelajaran di luar kelas. Salah satu contoh pembelajaran hybrid adalah filpped classroom. Di mana dalam filpped classroom, pembelajaran di mulai dari luar kelas kemudian di akhiri di dalam kelas.

Misalnya siswa diminta untuk membaca materi-materi tertentu, atau diminta mengerjakan sesuatu misalnya melakukan resume, atau pengamatan dan sebagainya. Kemudian ketika pembelajaran di dalam kelas akan dilakukan pendalaman dan membahas sesuatu yang tidak banyak di dapat dari pembelajaran di luar kelas.

Jadi, kelas hybrid tidak sekedar menggabungkan pembelajaran di luar kelas dengan pembelajaran di dalam kelas. Melainkan mengambil kelebihan dari masing-masing pembelajaran.

Berikut ini adalah beberapa kelemahan dan kelebihan dari masing-masing pembelajaran.

Kelemahan pembelajaran tatap muka

  • Relatif tidak student centered learning
  • Terlalu banyak akuisisi dibanding inkuiri
  • Sering lebih bergantung pada guru
  • Tidak konsisten, guru bisa saja lelah atau tidak mood dalam jam-jam tertentu
  • Daya jangkau yang terbatas dan pasti tidak efektif di kelas besar
  • Risiko keamanan, misalnya seperti kondisi pandemi atau bencana alam
  • Batasan waktu, di mana hanya beberapa jam di kelas
  • Tidak mengakomodasi kecepatan belajar siswa yang berbeda beda.

Kelebihan pembelajaran tatap muka

  • Biasanya relatif terjadwal dengan baik
  • Lebih mudah dikontrol
  • Komunikasi antara guru dan siswa yang hampir tanpa halangan
  • Siswa dan guru lebih siap karena tidak terganggu dengan lingkungan sekitar
  • Minim gangguan sebab terjadwal dan dilaksanakan dalam fasilitas yang sudah dipersiapkan
  • Dorongan belajar yang lebih kuat, baik dari guru maupun teman sebab ada interaksi langsung

Kelemahan pembelajaran di luar kelas

  • Siswa menentukan sendiri proses belajarnya, yang tidak disiplin akan tertinggal
  • Minim dorongan dari lingkungan, karena orang-orang di lingkungan siswa yang punya aktivitas sendiri
  • Membutuhkan fasilitas yang lebih banyak, misalnya gawai seluler, jaringan internet dan sebagainya
  • Literasi digital guru dan siswa yang masih relatif kurang untuk saat ini
  • Kontrol belajar yang kadang sulit dilakukan dari jarak jauh
  • Membutuhkan persiapan pengembangan materi dan perangkat ajar yang lebih banyak.

Kelebihan pembelajaran di luar kelas

  • Bisa diakses di mana saja dan kapan saja
  • Memicu pembelajaran berkualitas tinggi dalam kelas, karena materi dasar atau pengembangan bisa di lakukan di luar kelas
  • Risiko keamanan dan kesehatan yang rendah karena siswa tidak perlu keluar rumah untuk belajar
  • Pembelajaran yang berpusat pada siswa (pembelajaran bertanggung jawab)
  • Memicu inkuiri yang dilakukan siswa
  • Konten yang konsisten dan bisa terus berkembang
  • Guru menjadi lebih kreatif

Pembelajaran Secara Hybrid Akan Menjadi Trend Baru

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa pandemi Covid-19 belum juga usai sampai saat ini. Proses vaksinasi yang masih membutuhkan waktu setidaknya beberapa tahun ke depan baru bisa tuntas. Artinya risiko pembelajaran di dalam kelas asih tinggi.

Tidak ada jaminan bahwa pandemi ini akan benar-benar tuntas membuat pembelajaran secara hybrid akan menjadi pilihan yang sangat rasional. Di sisi lain, entah karena keterpaksaan ataukah karena sudah mulai banyak yang sadar akan manfaat penting dari maksud kelas hybrid sudah banyak yang mulai melaksanakan pembelajaran hybrid ini.

Jadi ke depan pembelajaran ini akan menjadi trend dan semakin familier di kalangan akademis dan lapisan pendidikan. Baik di dunia maupun di Indonesia. Nah, tidak ada salahnya bagi siapa saja untuk mengeksplorasi lagi tentang pembelajaran hybrid ini.

Siapa pun akan sangat senang dan menunggu-nunggu publikasi ilmiah hasil penelitian pada tema pembelajaran hybrid, karena akan semakin kaya dan berkembang. Terutama dalam penerapannya di seluruh pelosok dunia dan bagaimana menghadapi keterbatasan-keterbatasan yang di hadapi.

So, semoga pendidikan di Indonesia semakin berkembang. Salam belajar menyenangkan dari maglearning.id.

Loading...

One comment

Tinggalkan Balasan