Teori Perdagangan Internasional Modern

Teori Perdagangan Internasional Modern

Loading...

Dampak Perdagangan Internasional pada Lapangan Kerja

Perdagangan internasional berdampak kecil terhadap jumlah pekerjaan secara keseluruhan (global). Peningkatan perdagangan tidak menghambat penciptaan lapangan kerja secara keseluruhan atau berkontribusi pada peningkatan tingkat pengangguran secara keseluruhan

Keunggulan Komparatif Diperluas ke Banyak Produk dan Negara

  • Lebih dari Dua Produk. Ketika dua negara memproduksi barang dalam jumlah besar, pengoperasian keunggulan komparatif berdasarkan biaya komparatif. Setiap negara mengekspor produk yang memiliki keunggulan komparatif terbesar. Sebaliknya, setiap negara mengimpor produk yang memiliki kerugian komparatif terbesar.
  • Lebih dari Dua Negara. Ketika banyak negara terlibat dalam perdagangan internasional, negara asal kemungkinan besar akan merasa diuntungkan untuk melakukan hubungan perdagangan multilateral dengan sejumlah negara.

Keluar dari Penghalang

Menurut prinsip keunggulan komparatif, sistem perdagangan terbuka menghasilkan penyaluran sumber daya dari penggunaan produktivitas rendah ke penggunaan produktivitas tinggi. Persaingan memaksa pabrik berbiaya tinggi untuk keluar, hanya pabrik berbiaya rendah (efisien) yang masih mampu beroperasi dalam jangka panjang.

BUKTI EMPIRIS TENTANG KEUNGGULAN KOMPARATIF

Teori keunggulan komparatif Ricardo menyatakan bahwa setiap negara akan mengekspor barang yang tenaga kerjanya relatif produktif dibandingkan mitra dagangnya. Uji empiris pertama teori Ricardo tentang keunggulan komparatif dilakukan oleh MacDougall. Membandingkan pola ekspor Amerika Serikat dan Inggris, MacDougall menemukan angka upah dan produktivitas tenaga kerja itu penting determinan dari pola perdagangan internasional. Tes yang lebih baru dari model Ricardian, yang dilakukan oleh Golub, juga mendukung Ricardo.

Apakah Keunggulan Komparatif Berlaku untuk Job Outsourcing

Menurut kritikus, perubahan besar dalam ekonomi dunia disebabkan oleh tiga perkembangan, yaitu:

  • Sistem pendidikan yang kuat menghasilkan jutaan pekerja terampil di negara berkembang.
  • Teknologi internet yang tidak mahal memungkinkan banyak pekerja ditempatkan di mana saja.
  • Stabilitas politik baru memungkinkan teknologi dan modal untuk bergerak lebih bebas di seluruh dunia.

Keuntungan dari Outsourcing

Tidak semua orang setuju dengan klaim bahwa perdagangan bebas berdasarkan keunggulan komparatif. Menurut mereka, bukan pergerakan tenaga kerja tapi teknologi yang dapat menciptakan peluang baru  untuk perdagangan jasa dan tidak meniadakan kasus perdagangan bebas. Teknologi seperti internet telah membuat sektor jasa AS menjadi pendorong untuk outsourcing dalam skala global. Beberapa keuntungannya yaitu, mengurangi biaya dan meningkatkan daya saing, ekspor baru, dan penghasilan yang dipulangkan ke negara asal.

Outsourcing dan Industri Otomotif AS

Ketika perusahaan otomotif seperti Ford tidak mampu  memproduksi secara efisien dalam satu pabrik, maka saat itulah Ford melakukan outsourcing produksi. Perusahaan berusaha untuk tetap melakukan tugas-tugas dan produksi yang secara strategis dan penting, sementara tugas-tugas non-inti dibeli dari pemasok eksternal.

Beban Outsourcing

Outsourcing akan membuat orang akan kehilangan pekerjaan atau mencari gaji yang lebih rendah karena outsourcing asing. Upah pekerja di AS menurun baik secara riil maupun relatif terhadap upah pekerja. Dengan adanya perubahan teknologi outsourcing menyebabkan permintaan pekerja menurun.

Demikianlah bahasan singkat kami tentang teori perdagangan internasional modern. Semoga bermanfaat. Salam belajar kapan saja di mana saja (maglearning.id).

Tim Resume:

  1. Safira Intan Maulina
  2. Dani Kurniawati
  3. Agnes Natalia Dwi Ani
Loading...
Pages ( 2 of 2 ): « Balik1 2

One comment

Tinggalkan Balasan