Pengertian dan Bentuk Bentuk Struktur Organisasi

Pengertian dan Bentuk Bentuk Struktur Organisasi

Loading...

Pengertian dan Bentuk Bentuk Struktur Organisasi – Sebelum membahas bentuk-bentuk struktur organisasi marilah kita tinjau beberapa pengertian organisasi oleh beberapa pakar. Sebenarnya ada banyak sekali pakar organisasi yang memberikan definisi atau pengertian tentang apa itu organisasi. Namun beberapa pakar berikut ini adalah yang paling banyak dirujuk.

Menurut Oliver Seldon (1923), Organisasi adalah proses penggabungan pekerjaan yang para individu atau kelompok-kelompok yang harus melakukan dengan bakat-bakat yang diperlukan untuk melakukan tugas-tugas, sedemikian rupa, memberikan saluran terbaik untuk pemakaian yang efisien, sistematis positif, dan terkoordinasi dari usaha yang tersedia.

Chester I. Barnad (1938) memberikan definisi organisasi sebagai suatu sistem tentang aktivitas-aktivitas kerja sama dari dua orang atau lebih sesuatu yang tak berwujud dan tak bersifat pribadi, sebagian besar mengenai hal hubungan-hubungan. Sedangkan Cyrl Soffer (1973) berpendapat bahwa organisasi adalah perserikatan orang-orang yang berkelompok bersama-sama sekitar pencapaian tujuan tertentu.

Sedangkan dalam kamus administrasi disebutkan bahwa organisasi adalah suatu sistem usaha kerja sama dari pada sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi sebagai ”A Group of people” yaitu perhimpunan tertentu dari sejumlah orang-orang yang bekerja sama melaksanakan suatu usaha.

Organisasi  sebagai A system of authority, yaitu organisasi sebagai sistem wewenang yang memberikan kekuatan bagi setiap pejabat dalam melaksanakan tugasnya. Sedangkan organisasi sebagai A System of function yaitu sebagai sistem distribusi tugas, sehingga masing-masing pejabat memegang tugas tertentu.

Terakhir dan yang paling terkenal saat ini, Stephen P. Robbins berpendapat bahwa organisasi adalah kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan. Orang-orang di dalam sebuah organisasi mempunyai suatu keterikatan yang terus-menerus. Rasa keterikatan ini bukan berarti bukan berarti keanggotaan seumur hidup.

Unsur-unsur Organisasi

Setelah membahas beberapa pengertian organisasi tersebut di atas kita akan membahas bentuk bentuk struktur organisasi. Namun, kita harus tahu terlebih dahulu apa yang menjadi unsur unsur organisasi.

Organisasi timbul apabila ada dua orang atau lebih yang bekerja sama atau bersama-sama menjalankan pekerjaan untuk mencapai tujuan yang dikehendaki bersama. Bertitik tolak pada rumusan ”organisasi adalah sistem kerja sama sekelompok orang-orang guna mencapai tujuan bersama”, maka dari rumusan ini dapat diketahui atau dapat ditemukan apa saja yang menjadi unsur organisasi.

Unsur unsur organisasi terdiri atas :

  1. Tujuan. Merupakan suatu yang hendak diwujudkan serta hendak didapat, Tujuan merupakan pangkal otak dari segala kegiatan dan sumber dari segala sumber aktivitas atau kegiatan, karena tanpa tujuan sukar dimungkinkan adanya usaha-usaha yang teratur, berkesinambungan. 
  2. Kelompok/ himpunan orang-orang. Merupakan konsekuensi logis dari adanya tujuan yang hendak dicapai, mengingat tujuan melahirkan adanya berbagai macam dan jenis pekerjaan yang perlu dan harus ditangani bila menghendaki tujuan menjadi kenyataan.
  3. Kerja sama. Merupakan unsur yang menentukan, sebab betapa pun jelas tujuan yang hendak dicapai, dan telah ditanganinya masing-masing tugas oleh masing-masing orang yang betul-betul capable dan acceptable, atau merupakan jaminan tercapainya tujuan yang dikehendaki tanpa dukungan oleh adanya kerja sama yang baik dan harmonis di antara mereka yang bekerja di bidang tugas pekerjaannya.

Faktor-faktor terpenting dalam organisasi adalah orang-orang sebagai faktor pembentuk organisasi. Sedang yang termasuk faktor kerja yang menentukan berjalannya organisasi adalah :

  1. Daya manusia yang terdiri dari:
    • kemampuan untuk bekerja
    • kemampuan untuk mempengaruhi orang lain
    • kemampuan untuk melaksanakan asas-asas organisasi
  2. Daya bukan manusia yang meliputi alam, iklim, udara, cuaca, air, dan lain-lain.

Bentuk bentuk Struktur Organisasi

Bila kita lihat organisasi saat ini memiliki karakteristik yang heterogen, hal ini bisa kita lihat dari klasifikasi organisasi berdasarkan bentuknya yang kurang lebih digambarkan sebagai berikut:

Pengertian dan Bentuk Bentuk Struktur Organisasi
  1. Bentuk Organisasi Tunggal. Merupakan organisasi yang pucuk pimpinannya ada ditangan seorang. Sebutan jabatan untuk bentuk tunggal antara lain; Presiden, Direktur, Kepala, Ketua
  2. Bentuk Organisasi Jamak. Organisasi yang pucuk pimpinannya ada ditangan beberapa orang sebagai satu kesatuan, misalnya Presidium, Direksi, Direktorium, Dewan, Majelis.
  3. Bentuk Organisasi Jalur. Organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinannya dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam semua bidang pekerjaan, baik pekerjaan pokok maupun pekerjaan bantuan.
  4. Bentuk Organisasi Jalur dan Staf. Organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi.
  5. Bentuk Organisasi Fungsional. Organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu pimpinan tiap bidang berhak memerintah kepada semua pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang pekerjaannya.
  6. Bentuk Organisasi Fungsional dan Staf. Organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu, pimpinan tiap bidang kerjanya, dan tiap-tiap satuan pelaksana ke bawah memiliki wewenang dalam semua bidang kerja dapat memerintah kepada semua pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang kerjanya, tiap-tiap satuan pelaksana ke bawah memiliki wewenang dalam semua bidang kerja.
  7. Bentuk Organisasi Jalur, Fungsional dan Staf. Bentuk Organisasi jalur, fungsional dan staf adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu, pimpinan tiap bidang berhak memerintah kepada semua pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang kerjanya, dan tiap-tiap satuan pelaksana ke bawah memiliki wewenang dalam bidang diangkat pejabat yang tidak memiliki wewenang komando tetapi hanya dapat memberikan nasihat tentang keahlian tertentu.

Demikianlah bahasan kami tentang pengertian dan bentuk bentuk struktur organisasi. Semoga bermanfaat dan salam sehat selalu. Ikuti terus artikel artikel manajemen dari maglearning.id.

Loading...

Tinggalkan Balasan