Prinsip Komunikasi Dalam Pembelajaran

Prinsip Komunikasi Dalam Pembelajaran

Loading...

Prinsip Komunikasi Dalam Pembelajaran – Komunikasi adalah salah satu unsur penting dalam pembelajaran. Tanpa ada komunikasi bisa dipastikan tidak akan ada proses pembelajaran, karena proses pembelajaran sejatinya adalah proses komunikasi. Baik komunikasi yang bersifat satu arah maupun dua arah. Baik yang bersifat sinkron maupun asinkron.

Memahami apa itu prinsip-prinsip komunikasi dalam pembelajaran menjadi sangat penting, terutama bagi guru maupun calon guru. Menghadirkan komunikasi yang efektif dalam pembelajaran adalah modal penting untuk melaksanakan proses pembelajaran.

Komunikasi pembelajaran adalah proses penyampaian gagasan dari seseorang kepada orang lain supaya mencapai keberhasilan dalam mengirim pesan kepada yang dituju secara efektif dan efisien untuk kepentingan pembelajaran peserta didik. Terlepas apa pun media komunikasi yang digunakan dalam pembelajaran, pemahaman mengenai prinsip-prinsip komunikasi yang baik akan menentukan kualitas komunikasi tersebut.

Prinsip Prinsip Komunikasi Pembelajaran

Komunikasi pembelajaran adalah suatu proses penyampaian pesan yang berisi gagasan atau materi pembelajaran dari pengajar kepada pembelajar untuk dapat menghasilkan suatu tindakan atau perubahan perilaku. Hal ini menunjukkan bahwa erat kaitannya antara komunikasi dengan pembelajaran, yang mana untuk menghasilkan proses pembelajaran yang efektif maka diperlukan proses komunikasi yang efektif juga. Baik pengajar maupun pembelajar perlu menyamakan pandangan untuk mendapatkan kesamaan makna dan isi dari proses pembelajaran itu.

Selain itu, proses pembelajaran juga perlu memaksimalkan elemen dalam komunikasi serta menjalankan prinsip dasar komunikasi. Berikut adalah beberapa prinsip dasar komunikasi yang dapat dilakukan guna menghasilkan komunikasi pembelajaran yang efektif:

1. Menyamakan Persepsi

Dalam proses komunikasi pembelajaran, melakukan persamaan persepsi sangat penting. Hal ini supaya pengajar dan pembelajar sama-sama memiliki kesamaan pandangan, terutama terkait hal yang akan dipelajari. Kalau persepsi mereka terlalu berbeda, akan sulit menyampaikan isi pembelajaran yang dapat dipahami dan diterima dengan baik.

2. Melatih Komunikasi Verbal

Komunikasi verbal adalah salah satu komponen komunikasi yang banyak digunakan dan paling terlihat di antara komponen komunikasi lainnya. Orang-orang yang memiliki peran dalam proses pembelajaran, terutama para pengajar, perlu mengasah kemampuan komunikasi verbal mereka. Hal ini supaya apa yang mereka sampaikan dapat lebih dipahami oleh pembelajar, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman atau menyebabkan pemahaman yang tidak sesuai.

3. Melatih Komunikasi Non-Verbal

Selain komunikasi verbal, komunikasi non-verbal adalah komponen komunikasi yang teramat penting. Komunikasi non-verbal acapkali tidak terlihat dengan jelas, karena banyak berupa simbol dan isyarat tertentu. Karena itulah, semua pihak dalam proses komunikasi pembelajaran perlu mengasah lagi kemampuan komunikasi non-verbal mereka untuk mendukung kelancaran dan keefektifan pemahaman belajar.

4. Mendengarkan Dengan Baik

Mendengarkan adalah hal yang sangat penting dalam komunikasi secara keseluruhan, juga dalam komunikasi pembelajaran tentunya. Terutama bagi pembelajar, perlu untuk mendengarkan dengan baik supaya dapat memahami materi atau hal yang diajarkan oleh pengajar. Namun tentunya pengajar juga perlu mendengarkan dengan baik mengenai pendapat pembelajar, supaya dapat memahami bagaimana cara pengajaran yang efektif dan efisien.

5. Memberikan Respons dengan Baik

Selain mendengarkan, pembelajar juga perlu memberikan respons yang baik terhadap apa yang diterimanya. Respons yang baik bukan sekedar bilang paham atas apa yang diajarkan, namun juga menyatakan secara langsung kalau belum paham. Dengan begitu, pengajar dapat mengoreksi lagi caranya mengajarkan dan berusaha untuk menyampaikan dengan lebih baik.

Kelima prinsip komunikasi pembelajaran di atas penting untuk diperhatikan dalam setiap proses pembelajaran maupun dalam mengembangkan sebuah media pembelajaran atau bahan ajar.

Fungsi Komunikasi Pembelajaran

Setelah memahami mengenai prinsip komunikasi pembelajaran, sekarang kita akan membahas apa saja fungsi dari proses komunikasi pembelajaran itu sendiri. Komunikasi pembelajaran memiliki empat fungsi, yaitu:

1. Fungsi Sosial

Dalam fungsi sosial, komunikasi pembelajaran berperan sebagai elemen yang berpengaruh dalam kehidupan dan lingkup sosial masyarakat. Komunikasi pembelajaran membantu membentuk konsep diri, aktualisasi diri, serta membangun hubungan baik satu sama lain.

Fungsi sosial ini bukan hanya terjadi antara pengajar dan pembelajar, namun juga antara sesama pembelajar. Terlebih lagi mereka memiliki status dan pengalaman yang sama yaitu sebagai orang yang sedang belajar, tentunya proses hubungan sosial akan lebih terbentuk di antara mereka.

2. Fungsi Ekspresif

Komunikasi berperan untuk menjadikan manusia lebih ekspresif dalam mengungkapkan apa yang dipikirkan dan dirasakan. Komunikasi pembelajaran dalam konteks ini mendukung seseorang untuk lebih ekspresif dalam menyampaikan gagasan dan pemikiran-pemikiran yang dimilikinya, terutama dalam bidang pendidikan. Dengan begitu, akan terjalin proses berbagi atau sharing dalam pembelajaran yang dapat menambah pengetahuan dan pemahaman bagi semua pihak.

3. Fungsi Ritual

Komunikasi berfungsi sebagai proses ritual yang sering terjadi dalam masyarakat. Dalam konteks komunikasi pembelajaran, komunikasi memunculkan keberadaan ritual dalam pengajaran. Misalnya, pembelajar harus berlaku sopan dan menghormati para pengajar. Dalam hal ini, jelas terlihat dari proses komunikasi bagaimana cara pembelajar berbicara kepada pengajar, baik dari segi verbal maupun non-verbal.

4. Fungsi Instrumental

Fungsi instrumental dalam komunikasi adalah bagaimana komunikasi berperan untuk menyampaikan informasi dan memiliki aspek persuasif untuk membuat pendengar mempercayai apa yang disampaikan. Hal ini tentunya sejalan dengan peranan komunikasi pembelajaran yang bertujuan untuk menerangkan, memberi tahu, dan membuat paham si pembelajar. Fungsi instrumental ini banyak dilakukan oleh pengajar, karena pengajar ini yang lebih banyak memberikan informasi dan pengajaran kepada pembelajar.

Demikianlah bahasan kami tentang prinsip prinsip komunikasi dalam pembelajaran serta 4 fungsi komunikasi dalam pembelajaran. Semoga tulisan ini bermanfaat dan salam belajar dengan menyenangkan, kapan saja di mana saja (maglearning.id)

Loading...

Tinggalkan Balasan