Bagaimana Melakukan Proses Pembelajaran Berkelanjutan Dalam Organisasi

Bagaimana Melakukan Proses Pembelajaran Berkelanjutan Dalam Organisasi

Loading...

Bagaimana Melakukan Proses Pembelajaran Berkelanjutan Dalam Organisasi – Setelah kita bahas mengenai mengapa manusia harus belajar sepanjang hayat atau melakukan pembelajaran berkelanjutan pada artikel sebelumnya, kali ini kita akan membahas bagaimana prosesnya. Dimana kita akan mendapatkan banyak manfaat baik manfaat pribadi maupun manfaat profesional yang secara langsung dan tidak langsung juga mendatangkan banyak keuntungan bagi organisasi perusahaan/organisasi.

Definisi Pembelajaran Berkelanjutan (Lifelong-Learning)

Sebelum membahas tentang bagaimana melakukan proses pembelajaran berkelanjutan dalam organisasi atau perusahaan, kita akan bahas definisinya dulu. Menurut Association of Talent Development (ATD), pembelajaran berkelanjutan (lifelong-learning) atau sering juga disebut dengan pembelajaran sepanjang hayat adalah “pencarian pengetahuan yang terus-menerus dan memotivasi diri untuk alasan pribadi atau profesional. Pembelajaran mungkin terjadi secara formal atau informal, sengaja, atau tidak sengaja”.

Pembelajaran berkelanjutan juga dikenal sebagai pembelajaran sepanjang hayat, pembelajaran gesit, atau dorongan belajar. Pelajar berkelanjutan memiliki motivasi diri yang kuat, memiliki rasa ingin tahu yang tak terpuaskan, dan mempraktikkan pengambilan risiko yang cerdas. Mereka terus mencari pengetahuan dan terbuka untuk mempelajari keterampilan baru.

Teori Pembelajaran Berkelanjutan (Lifelong-Learning)

Pembelajaran berkelanjutan dikaitkan dengan dua teori pembelajaran utama, yaitu: teori kognitivisme dan konstruktivisme. Teori Kognitivisme membahas pembelajaran yang terjadi ketika kita memahami hubungan antara apa yang kita ketahui dan apa yang kita pelajari. Sebaliknya, Teori Konstruktivisme mengusulkan bahwa pembelajaran berasal dari banyak sumber, termasuk pengalaman hidup, dan bahwa apa yang kita pelajari bergantung pada sifat-sifat kita sebagai manusia dan bagaimana kita menginternalisasi apa yang telah kita pelajari.

Bahasan secara lebih lengkap mengenai kedua teori belajar ini silakan buka laman bahasan kami tentang teori-teori belajar. Khusus yang terkait dengan teknologi, Anda bisa membaca teori-teori yang menjelaskan tentang penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi.

Proses Pembelajaran Berkelanjutan Dalam Organisasi

Organisasi Anda mungkin tertarik pada pembelajaran berkelanjutan bukan dari sudut pandang teoretis tetapi dari perspektif yang jauh lebih praktis. Memang, sebagian besar perusahaan cenderung mempunyai visi yang lebih praktis. Dan setiap pemimpin perusahaan juga setali tiga uang.

Organisasi Anda harus mengikuti perubahan teknologi, ekonomi, geografis, politik, dan demografis yang dihadapinya. Situasi ini yang menjadikan organisasi yang gesit dan responsif terhadap perubahan, jika tidak ingin tertinggal dalam persaingan.

Maka, tidak mengherankan jika para karyawannya juga harus gesit untuk mendukung kapabilitas organisasinya. Organisasi akan selalu mempelajari hal-hal baru. Jadi, karyawan juga harus mempelajari hal-hal baru. Pembelajaran berkelanjutan adalah keterampilan penting bagi organisasi karena pembelajaran dan ketangkasan adalah kunci untuk tetap kompetitif. Proses pembelajaran berkelanjutan dalam organisasi akan berlangsung setiap saat dan sepanjang masa, sampai organisasi atau perusahaan itu musnah.

Sebuah organisasi yang menghargai pembelajaran dan mempekerjakan karyawan yang menghargai pembelajaran berkelanjutan memiliki masa depan yang cerah dan kuat. Sebagai imbalannya, organisasi pembelajar yang membantu karyawannya membentuk arah masa depan karier mereka mendorong keterlibatan karyawan.

Organisasi saat ini berharap bahwa karyawan akan bertanggung jawab atas perkembangan mereka sendiri dan bahwa mereka akan mencari dukungan dan sumber daya yang mereka butuhkan. Karyawan juga harus menyadari bahwa proses pembelajaran berkelanjutan akan membawa manfaat bagi diri mereka sendiri sekaligus manfaat profesional mereka.

Apakah Anda seorang karyawan yang menghargai pembelajaran berkelanjutan? Jika demikian, Anda tidak sendiri. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa karyawan menginginkan kesempatan untuk belajar dan berkembang di tempat kerja. Mereka ingin manajer mereka melatih mereka dan menghargai mereka sebagai manusia dan karyawan, dan untuk membantu mereka memahami dan membangun kekuatan mereka.

Sebagai karyawan yang terampil, Anda ingin belajar dan mendapatkan keterampilan agar lebih berharga bagi organisasi Anda. Itu dimungkinkan oleh pembelajar berkelanjutan. Anda tahu bahwa Anda memiliki tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan pengembangan Anda. Langkah pertama adalah mengetahui apa yang diperlukan untuk menjadi pembelajar berkelanjutan (sepanjang hayat).

Lalu bagaimana Anda melakukannya? bagaimana Anda melakukan pembelajaran berkelanjutan? Beberapa hal berikut ini mungkin akan membantu Anda dalam proses pembelajaran berkelanjutan dalam organisasi.

  • Tetapkan tujuan dan tracking sampai di mana Anda. Silakan menetapkan waktu untuk menyelesaikan tujuan yang ingin Anda raih atau fokus pada daftar tujuan hidup atau karier dan melacak capaiannya secara berkala.
  • Buat rencana. Kita bisa membuat rencana setiap hari, mengikuti jadwal yang telah kita tetapkan, walaupun tidak harus detail, dan percaya pada manfaat rutinitas dan kebiasaan sehat.
  • Jadwalkan waktu untuk belajar. Silakan menjadwalkan waktu untuk belajar dengan bangun pagi-pagi dan membaca dan menulis setidaknya satu jam, terkadang membaca sepanjang malam sehingga dia bisa mengembalikan buku pinjaman, atau menyelesaikan buku yang telah kita beli dalam durasi waktu yang tidak terlalu lama.
  • Gabungkan pembelajaran berdasarkan pengalaman jika memungkinkan. Kita mengubah konsep dan hipotesis menjadi eksperimen yang menarik setiap hari.
  • Renungkan apa yang Anda pelajari. Kita bisa merenungkan apa yang kita pelajari secara berkala, juga bisa bertanya pada diri kita sendiri tentang hal baik apa yang telah dilakukan hari ini?
  • Seimbangkan hidup Anda dan dengan istirahat dan bersenang-senang yang cukup. Kita harus bisa menikmati tawa dan waktu senggang dengan teman dan keluarga, termasuk makan bersama dan sekedar nongkrong, namun tidak mengurangi waktu ibadah dan untuk belajar.

Nah, itulah tadi beberapa hal yang bisa kami sajikan proses pembelajaran berkelanjutan dalam organisasi, terutama sebagai karyawan yang merupakan aset paling berharga dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Semoga bermanfaat…… (maglearning.id)

Loading...

3 comments

Tinggalkan Balasan