Cara Mengatasi Anak Yang Kecanduan Game

Cara Mengatasi Anak Yang Kecanduan Game

Loading...

Cara Mengatasi Anak Yang Kecanduan Game – Perangkat teknologi seperti console, komputer dan smartphone memiliki segudang fitur yang menarik untuk banyak orang, salah satunya untuk bermain game. Memainkan game favorit memang menyenangkan baik untuk kalangan anak-anak sampai orang dewasa.

Manfaat dari bermain game untuk anak bisa bermacam-macam, meningkatkan logika, konsentrasi, kecepatan, meningkatkan kemampuan psikomotor dan lain sebagainya. Namun, manfaat ini tidak akan menjadi berguna bila anak kecanduan memainkan game sampai lupa waktu dan kesehatan.

Lalu jika sudah seperti itu, langkah seperti apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi anak kecanduan game, simak ulasan di bawah ini:

Batasi waktu bermainnya

Untuk mengatasi anak yang kecanduan bermain game, orang tua memberikan aturan yang tegas. Atur kesepakatan mengenai berapa lama anak boleh memainkan game, atur juga jenis game yang boleh dimainkan anak. Jadi ketika anak melanggar kesepakatan tersebut, berilah konsekuensi yang sudah ditaati dengan anak.

Namun perlu diingat, orang tua tidak boleh membuat aturan sepihak, karena kemungkinan besar tidak akan efektif. Harus ada kesepakatan antar orang tua dan anak. Kemudian jalankan aturan itu dengan baik.

Jenis game yang boleh dimainkan oleh anak juga sebaiknya dibicarakan dengan terbuka. Jangan main larang-larang saja, sebab anak jaman sekarang butuh penjelasan yang rasional. Beri alasan yang masuk akal menurut ukuran mereka, bukan ukuran kita.

Misalnya, anak dilarang main game yang mengandung unsur kekerasan. Beri mereka penjelasan bahwa hal ini bisa membawa dampak buruk pada mereka. Beri mereka informasi bahwa ada beberapa anak yang tidak mampu membedakan dunia game dan dunia nyata, yang akhirnya melukai orang yang dicintainya. Tidak perlu penjelasan yang terlalu tinggi, misalnya menggunakan teori-teori psikologi.

Saat anak sedang asyik bermain game, ingatkan akan batas waktu yang sudah disepakati. Kebiasaan ini akan menimbulkan kesadaran disiplin pada diri anak. Juga, cek secara berkala game-game apa yang mereka mainkan.

Jangan biarkan game membuat anak kecanduan

Cara mengatasi anak yang kecanduan game yang paling efektif adalah jangan sampai mereka kecanduan. Saat anak sudah kecanduan, akan lebih sulit untuknya untuk tidak bermain game. Semakin dilarang anak bisa saja memberontak dan memilih berbohong agar mendapatkan apa yang ia mau. Tentu hal ini tidak ingin terjadi pada anak kita.

Anak yang berbohong sebenarnya wajar saja, karena jelas mereka meniru lingkungan di sekitarnya. Namun, mereka harus mendapat penjelasan bahwa kebohongan yang mereka lakukan bisa sangat berbahaya.

Apalagi jika game yang dimainkan anak mengandung konten negatif. Orang tua memiliki peran penting untuk mengawasi anaknya. Memfilter anak dari konten-konten tidak mendidik. Orang tua juga wajib untuk melek teknologi agar bisa mengawasi anak secara maksimal.

Salah satu langkah efektif yang bisa diambil adalah menggunakan aplikasi Google Family Link. Aplikasi ini bisa mengontrol aplikasi apa saja yang bisa dibuka oleh anak, juga bisa membatasi waktu bermain mereka. Kita bisa mengatur jam bermain dan jam istirahat, serta mematikan hape anak dari jarak jauh sekalipun.

Tetap tegas pada aturan

Dalam praktiknya membatasi anak untuk tidak bermain game memanglah tidak mudah. Anak bisa saja marah dan menangis meminta orang tua agar bisa bermain game lagi. Kita sebagai orang tua harus tegas akan hal ini. Ini juga demi masa depan sang anak.

Walaupun si buah hati menangis, berilah alasan kenapa bermain game terlalu lama itu tidak baik. Beri juga mereka pilihan aktivitas lain yang sekiranya membuat anak melupakan keinginan untuk bermain game lagi. Seperti membuat permainan outdoor, piknik dan lain-lain.

Batasi perangkat game yang dimiliki

Anak bisa keranjingan game karena ada sebab salah satunya karena ada banyak consol game di rumahnya. Hal ini harus segera disadari orang tua. Jangan beri anak akses lebih dalam mengakses perangkat tersebut. Kita bisa menyembunyikannya atau menjualnya.

Jika anak bisa membagi waktu antara bermain game, belajar, beribadah hingga bersosialisasi tidak masalah untuk memberinya akses consol tentu dengan pengawasan orang tua.

Buat aktivitas yang membuat anak lupa bermain game

Kita sebagai orang tua jangan asal untuk melarang bermain game. Kadang mereka bisa kecanduan karena tak memiliki pilihan aktivitas lain yang mengasyikkan. Maka dari itu orang tua harus memikirkan solusi dan membuat aktif yang bisa membuat anak lupa akan kebiasaan tersebut.

Kenalkan anak tentang hobi lain seperti memasak, berkebun, mengunjungi teman dan lain-lain.

Jangan pegang gawai ketika bersama mereka

Anak banyak bermain game salah satunya adalah karena mereka tidak punya waktu yang menyenangkan, dan waktu yang menyenangkan bagi anak-anak adalah bersama orang tuanya. Jadi bila kita sedang bersama mereka maka jangan pegang gawai apa pun. Berkomunikasilah sama buah hati kita. Buatlah interaksi yang menarik dan mengasyikkan bagi mereka.

Jangan sampai kita justru jadi role model mereka. Tidak bisa lepas dari gawai atau hape. Kita lebih pusing bila tidak ada hape di dekat kita dari pada tidak ada anak di dekat kita. Nah, ini yang banyak sekali dilakukan banyak orang tua. Mereka sibuk melarang anaknya main hape, tapi dia sendiri tidak bisa lepas dari hape.

Nah, itu tadi beberapa cara mengatasi anak yang kecanduan game. Silakan terapkan dengan bijak dan konsisten. Bila cara-cara konvensional itu masih belum berhasil, masih ada satu lagi cara yang juga sudah saya terapkan untuk anak-anak saya. Saya menyebutnya strategi negatif.

STRATEGI NEGATIF

Kenapa saya menamakan strategi negatif? Ya karena banyak orang tua, seperti teman-teman dan saudara saya yang bilang bahwa apa yang saya lakukan tidak umum dan berkebalikan dengan apa yang dilakukan oleh banyak orang. Walaupun mereka hanya tahu di permukaannya saja sebenarnya.

Ya, strategi negatif yang saya maksud adalah di mana saya membebaskan anak saya main game apa pun dengan waktu yang sebebas-bebasnya. Saya juga sediakan berbagai console untuk kedua anak saya. Ada XBOX, Laptod, Tablet, dan tentu saja Hp.

Lho, kok bisa gitu? Gak takut mereka kebablasan. Saya jawab tidak, karena saya paham betul karakter kedua anak saya. Walaupun keduanya sangat berbeda, tetapi saya mengenal keduanya dengan sangat baik. Ya, karena sebagian besar waktu mereka memang bersama saya, tidak bersama orang lain, itu kuncinya.

Selanjutnya saya memberi mereka kebebasan adalah kebebasan yang bertanggung jawab. Mereka boleh main game sepuasnya tapi harus tahu tanggung jawabnya dan juga harus selesai.

Genre game juga begitu,  mereka boleh main game apa saja tapi harus bilang ke saya untuk game-game tertentu. Kita bicarakan bersama, kemudian bila sudah sepakat maka kita laksanakan kesepakatan itu.

Hasilnya? Mereka selalu komunikatif dan sering bercerita tentang pengalaman bermain game mereka. Seperti sampai level berapa, strategi apa, game apa yang sudah tidak dimainkan dan masih banyak lagi. Mereka juga konsekuen bila diingatkan.

Jadi, itu beberapa cara mengatasi anak yang kecanduan game dari saya. Ingat, anak adalah masa depan bangsa. Semoga bermanfaat dan terima kasih telah mampir di maglearning.id.

Loading...

Tinggalkan Balasan