Cara Menggali Potensi Anak Sejak Kecil

Cara Menggali Potensi Anak Sejak Kecil, Ini Rahasianya!

Loading...

Cara Menggali Potensi Anak Sejak Kecil, Ini Rahasianya! – Setiap anak yang lahir di dunia ini, pasti diberikan oleh Tuhan yang namanya bakat dan minat yang positif. Bakat adalah kemampuan, pembawaan yang sudah ada sejak anak dilahirkan. Dan bakat tiap anak itu berbeda-beda.

Sementara minat adalah ketertarikan anak terhadap suatu hal ia sukai, yang ia akan dalami tanpa disuruh oleh orang lain. Jadi, minat itu adalah sebuah penentuan pilihan, biasanya apa yang disukai dan dianggap bermanfaat di masa yang akan datang adalah yang dipilih.

Tidak ada anak yang bodoh, semua anak diberikan kemampuan dan kecerdasan yang bermacam-macam. Ada yang menonjol di bidang kognitif, ada yang punya hafalan kuat, ada yang cerdas dalam berkomunikasi, dan masih banyak lagi.

jika masih ada stigma yang mengotak-kotakkan kemampuan anak maka itu harus diluruskan. Terutama orang tua, karena peran orang tua sangat dominan pada perkembangan anak. Jangan sampai orang tua punya pandangan sempit tentang kecerdasan dan kemampuan anak.

Peran orang tua adalah mengarahkan anak sesuai dengan bakat dan kemampuannya. Mengetahui cara menggali potensi anak sejak kecil adalah hal penting. Semakin cepat dia berkembang sesuai dengan bakat minatnya maka kemungkinan besar akan mempunyai kematangan karier yang lebih baik.

Secara spesifik anak sudah mulai memiliki spesialisasi kemampuan pada saat umurnya menginjak 10 tahun. Dan orang tua bisa menggali potensi sang anak pada waktu tersebut. Lalu bagaimana caranya? Berikut ini beberapa tips dari maglearning.id:

Lihat Kebiasaan Anak

Mengetahui kemampuan anak bisa dilihat dari kebiasaannya sehari-hari. Apa yang anak lakukan untuk menghabiskan waktu. Apakah anak suka bereksperimen, menggambar, bersosialisasi dengan temannya dan hal lainnya. Dari sini kita bisa tahu anak memiliki kecenderungan potensi di bidang apa.

Faktor kepribadian anak juga bisa jadi acuan. Jika anak lebih suka tampil di depan umum, ia bisa saja cocok untuk jadi presenter, mubaligh, atau anggota dewan. Jika anak lebih pendiam anak mungkin cocok untuk berada di bidang akutansi, ilmuwan, programmer dan lainnya.

Jika sudah diketahui potensinya, ayah-bunda bisa mengarahkan potensi tersebut. Anak bisa ikut komunitas atau kursus-kursus yang bisa menambah skillnya. Memang tidak ada yang instan, semua kesuksesan bergantung proses belajar berkelanjutan.

Bebaskan anak untuk bereksplorasi

Cara menggali potensi anak sejak kecil selanjutnya adalah dengan memberi mereka ruang eksplorasi. Untuk memperjelas potensi anak, orang tua bisa membebaskan anaknya untuk bereksplorasi. Di bidang apa pun, selama itu positif. Beri mereka masukan preferensi, namun tidak perlu sampai memaksakan kehendak.

Mencoba sesuatu yang belum pernah ia lakukan, supaya anak lebih tahu akan kelebihan dan kelemahannya. Cara ini efektif untuk menemukan potensi terpendam anak, yang mungkin masih belum disadari oleh anak dan kita sebagai orang tua.

Tidak perlu takut akan kegagalan, karena kegagalan itu perlu, bahkan wajib. Siapa pun di dunia ini yang sukses pasti mengalami kegagalan yang lebih banyak dibanding dengan kesuksesannya.

Lebih dekat dengan sang anak

Untuk lebih mengenali anak, kita memang perlu waktu. Sebagai orang tua yang baik, kita harus dekat dengan buah hati agar chemistry terbentuk. Dan nantinya Orang tua bisa lebih maksimal dalam mendidik anak.

Bangunlah komunikasi positif dengan anak, saat anak menunjukkan apa bakatnya kita harus menghargai itu. Jangan pernah membandingkan anak dengan orang lain. Karena setiap anak punya kemampuan yang berbeda, mimpi berbeda. Komunikasi positif juga bisa berbentuk dukungan moril, motivasi saat anak belajar memperdalam bakat dan minatnya.

Belajar untuk Open minded

Sebagai orang tua yang baik kita juga perlu belajar memiliki pikiran terbuka. Karena anak zaman sekarang tentu memiliki karakteristik yang berbeda dengan anak yang dulu. Sekarang ini eranya digital, anak-anak kita jauh lebih andal menguasai teknologi dibandingkan kita.

Teknologi apa pun akan menghadapi peluang-peluang baru yang mungkin di zaman dulu Belum ada. Seperti menjadi Gamer profesional, youtuber, pialang saham dan sebagainya. Jangan memaksa prinsip kita agar dilakukan oleh anak, rangkul mereka dan dukun potensi yang mereka miliki selama itu baik.

Ada banyak sisi positif yang memang sulit dilihat orang tua, karena jaman yang berbeda. Misalnya selama ini kita sering mengambinghitamkan game online padahal sebenarnya orang tua yang sudah tidak punya kontrol pada anak. Bila orang tua punya komunikasi yang baik dan kontrol yang kuat pada mereka, maka semua bisa dikomunikasikan dan diarahkan dengan baik, lalu kemudian mengambil sisi positif dari game online tersebut.

Nah, demikianlah tulisan kami mengenai cara menggali potensi anak sejak kecil yang perlu menjadi perhatian oleh orang tua jaman sekarang. Semoga tulisan singkat ini bermanfaat, salam sehat selalu dan belajar dengan cara yang menyenangkan (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan