Materi IPA Kelas 4 Tema 4 Subtema 2 “Dampak Pemanfaatan Teknologi Bagi Keseimbangan Alam”

IPA Kelas 4 Tema 4 Subtema 2 “Dampak Pemanfaatan Teknologi Bagi Keseimbangan Alam”

Loading...

Halo jumpa lagi dengan modul BDR online dari maglearning.id. Kali ini kita akan mempelajari materi IPA Kelas 4 Tema 4 Subtema 2 dengan kajian tentang Dampak Pemanfaatan Teknologi Bagi Keseimbangan Alam.

Kita awali dulu bahasan kajian tentang Dampak Pemanfaatan Teknologi Bagi Keseimbangan Alam ini dengan informasi manfaat hewan dalam kehidupan manusia. Hewan juga banyak dimanfaatkan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Bagian hewan yang dimanfaatkan misalnya daging, susu, telur, kulit, tulang, dan bulu hewan. Setelah mengalami pengolahan, bagian tubuh hewan dapat dibuat menjadi bahan pangan, sandang, dan produk kesehatan.

Bahan pangan

Bahan pangan yang berasal dari hewan antara lain:

  1. Susu berasal dari sapi dan kambing. Selain untuk diminum, susu juga dapat diolah menjadi keju.
  2. Daging berasal dari ayam, sapi, kambing, dan ikan.
  3. Telur berasal dari ayam, bebek, dan burung puyuh.

Bahan sandang

Bahan sandang yang memanfaatkan bagian tubuh hewan antara lain:

  1. Kain sutera berasal dari serat kepompong ulat sutera.
  2. Kain wol berasal dari serat rambut domba.
  3. Jaket, pelapis sofa, sepatu, tas, dan ikat pinggang terbuat dari kulit hewan (sapi, harimau, buaya).

Produk kesehatan

Berbagai bagian tertentu dari hewan dipercaya merupakan obat mujarab. Misalnya daging biawak untuk obat penyakit kulit.

Dampak Pemanfaatan Teknologi Bagi Keseimbangan Alam

Perkembangan teknologi dapat digunakan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada di lingkungan kita, sehingga sumber daya alam tersebut bermanfaat dan tepat guna untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Teknologi untuk Sumber Daya Alam Pertanian

Manusia memanfaatkan teknologi dalam pengolahan tanah dan pengolahan hasil pertanian.

a. Pengolahan tanah

Semula masyarakat petani mengolah tanah dengan alat sederhana menggunakan cangkul dan bajak. Sekarang, pengolahan tanah pertanian menggunakan teknologi modern, yaitu mesin traktor.

b. Teknologi pengolahan hasil pertanian

Dahulu, hasil pertanian diolah secara sederhana. Misalnya, padi ditumbuk dengan alat yang dinamakan lesung. Mengolah gabah menjadi beras dengan menumbuk menggunakan lesung memerlukan waktu yang lama.

Sekarang, untuk mengolah gabah menjadi beras dapat digunakan mesin penggiling padi. Mesin penggiling padi bekerja lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan lesung dan hasilnya pun lebih baik.

Teknologi untuk Sumber Daya Alam Laut

Sumber daya alam laut Indonesia sangat banyak, sebanding dengan luas lautan di Indonesia. Salah satu yang banyak dimanfaatkan manusia adalah ikan. Manusia menggunakan kemajuan teknologi untuk menangkap dan mengolah ikan.

a. Teknologi penangkapan ikan

Masyarakat nelayan tradisional menangkap ikan menggunakan perahu dengan alat yang sederhana seperti pancing dan jaring bermata besar. Dengan alat tersebut, ikan-ikan kecil tidak ikut tertangkap.

Dengan kemajuan teknologi, nelayan dapat menangkap ikan menggunakan alat penangkap ikan modern seperti jaring berukuran besar dan kapal bermesin. Hasil tangkapannya pun menjadi lebih banyak.

b. Teknologi pengolahan ikan

Ikan yang dihasilkan dari penangkapan dalam jumlah banyak akan cepat berbau dan membusuk jika tidak segera dikonsumsi. Agar ikan bertahan lama dan tidak bau, ada beberapa cara untuk mengawetkannya. Salah satunya dengan penggaraman yang menghasilkan ikan asin. Ikan yang diasinkan tidak mudah busuk.

Saat ini sesuai dengan perkembangan teknologi, pengawetan ikan dilakukan dengan kaleng dan disebut ikan kaleng. Ikan akan menjadi tahan lama, tidak berbau, dan sekaligus memiliki kemasan.

Teknologi untuk Sumber Daya Alam Hutan

Hutan merupakan tanah yang luas dan banyak ditumbuhi pepohonan. Manusia memanfaatkan pohon tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti membuat rumah, lemari, meja, dan kursi. Perkembangan teknologi dimanfaatkan untuk mengolah kayu atau pohon menjadi benda-benda yang tepat guna.

a. Teknologi penebangan kayu

Dahulu orang menebang kayu menggunakan kapak. Menebang kayu menggunakan kapak mempunyai banyak kelemahan karena ini, manusia menggunakan gergaji mesin untuk menebang kayu.

Gergaji mesin menghasilkan tebangan kayu yang berlipat banyaknya dibandingkan menggunakan kapak. Selain itu, tenaga yang diperlukan tidak banyak dan biaya yang diperlukan akan lebih murah.

b. Teknologi penggergajian kayu

Kayu merupakan bahan dasar bangunan dan berbagai perabot rumah tangga. Penggergajian kayu secara tradisional menggunakan sebilah gergaji yang ditarik-dorong oleh dua orang.

Sekarang ini, penggergajian kayu sudah menggunakan mesin untuk membelah kayu gelondongan menjadi lembaran dan potongan yang lebih kecil. Hasil penggergajian menggunakan mesin lebih banyak dan rapi.

c. Teknologi pembuatan kertas

Kayu selain digunakan untuk bahan dasar bangunan dan perabot rumah tangga, ternyata dapat digunakan untuk membuat kertas. Kayu memiliki banyak serat. Pembuatan kertas memanfaatkan serat-serat kayu untuk membuat lembaran kertas.

Proses pembuatan kertas dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. potongan kayu dikupas kulitnya,
  2. kayu dicampur dengan bahan kimia menjadi bubur kayu (pulp),
  3. bubur kayu dibersihkan dengan pemutih untuk menghasilkan kertas putih,
  4. kemudian bubur kayu dicampur dan dikocok dengan air, lalu ditambah bahan lain untuk meningkatkan mutu kertas,
  5. akhirnya bahan-bahan itu dimasak ke dalam mesin pembuat kertas.

Teknologi untuk Sumber Daya Alam Bahan Galian                           

Bahan galian adalah bahan dari alam yang didapat dengan cara menggali. Hasilnya berupa tanah, pasir, batu kapur, batu, dan lain-lain. Bahan-bahan tersebut sebagian besar digunakan untuk membuat bangunan atau rumah.

Dahulu pengambilan bahan galian cukup menggunakan cangkul. Sekarang telah digunakan alat pengeruk tanah dan pasir berupa ekskavator. Dengan alat ini, hasil penggalian menjadi berlipat ganda dibandingkan dengan cangkul.

Dampak Pengambilan Bahan Alam Terhadap Pelestarian Lingkungan

Semua bahan alam yang kita butuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup dapat diambil dari alam. Misalnya tanah, pasir, dan batu untuk membuat rumah.

Kita bisa mengambil hasil laut (ikan, rumput laut, kerang, dan sebagainya) karena Indonesia memiliki daerah perairan yang sangat luas. Negara Indonesia memiliki hutan yang cukup luas, maka pemerintah mengeluarkan hak pengolahan hutan bagi investor swasta.

Meskipun negara Indonesia kaya akan bahan alam yang bisa dimanfaatkan, tetapi kita tidak boleh menggunakan seenaknya. Pengambilan bahan tersebut harus disertai usaha pelestariannya.

Pengambilan bahan alam tanpa pelestarian akan mengakibatkan rusaknya alam, antara lain:

  1. Tanah longsor. Pengambilan tanah untuk bahan bangunan dengan melubangi tanah secara terus menerus dapat menyebabkan tanah longsor. Kesuburan tanah menjadi berkurang karena lapisan tanah atasnya menjadi rusak. Seharusnya penggalian tanah disertai dengan meratakan tanah yang sudah diambil. Hal ini menjaga tanah yang sudah diambil agar tidak terlalu miring (sedapat mungkin mengurangi kemiringan tanah).
  2. Bahan tambang mineral cepat habis. Penggunaan bahan tambang mineral yang terus-menerus menyebabkan bahan tambang tersebut cepat habis. Mineral tidak dapat diperbarui, maka penggunaannya harus benar-benar dihemat. Kita juga harus mencari energi alternatif yang dapat digunakan sehingga mineral yang ada tidak cepat habis.
  3. Rusaknya ekosistem hutan. Pengambilan kayu di hutan secara terus-menerus akan merusak ekosistem hutan. Tanah menjadi tandus karena pohon ditebangi, hewan menjadi kehilangan tempat tinggal, dan tumbuhan tidak bisa tumbuh dengan baik. Penebangan hutan harus diimbangi dengan penanaman tanaman baru sehingga pohon tidak habis.
  4. Mata air menjadi kering. Pengambilan air pada sumber air secara terus-menerus tanpa pemeliharaan akan menyebabkan sumber air menjadi cepat kering.
  5. Rusaknya ekosistem air. Penangkapan ikan menggunakan bahan peledak dan racun dapat menyebabkan kerusakan ekosistem air laut atau sungai.

Video Materi IPA Kelas 4 Tema 4 Subtema 2 “Dampak Pemanfaatan Teknologi Bagi Keseimbangan Alam”

Video pembelajaran tematik muatan Materi IPA Kelas 4 Tema 4 Subtema 2 tentang Dampak Pemanfaatan Teknologi Bagi Keseimbangan Alam di atas bisa kamu manfaatkan untuk memperjelas pemahaman kamu tentang materi ini. Jadi silakan pilih gaya belajar kamu ya….

Latihan Soal Materi IPA Kelas 4 Tema 4 Subtema 2 “Dampak Pemanfaatan Teknologi Bagi Keseimbangan Alam”

Setelah mempelajari materi modul BDR Materi Kelas 4 Tema 4 Subtema di atas silakan uji hasil belajar kamu menggunakan kuis online interaktif dengan link di bawah ini:

https://quizizz.com/join/quiz/5db785dde8df5d001ad29f81/start

Latihan Soal Materi IPA Kelas 4 Tema 4 Subtema 2 “Dampak Pemanfaatan Teknologi Bagi Keseimbangan Alam”

Bila Ingin membaca Buku Temanya silakan baca di sini:

E-Book Tema 4 Kelas 4

Download PDF buku tema 4 silakan klik DI SINI.

Demikianlah Materi IPA Kelas 4 Tema 4 Subtema 2 “Dampak Pemanfaatan Teknologi Bagi Keseimbangan Alam” yang bisa kami sajikan. Semoga bermanfaat, selamat belajar dengan menyenangkan (maglearning.id).

Loading...

Tinggalkan Balasan